

KABUPATEN LUMAJANG -- Berlangsung di 2 tempat di Kabupaten Lumajang yaitu Gedung Dakwah Muhammadiyah dan Bumi Perkemahan Glagah Arum, Lazismu Wilayah Jawa Timur menggelar kegiatan Kopdar dan Apel Siaga Ambulans Lazismu se-Jawa Timur tahun 2023. Kegiatan yang mengangkat tema "Mengkukuhkan Diri Sebagai Layanan Ambulans Lazismu yang Semakin Sigap dan Peduli di Jawa Timur" ini berlangsung selama 2 hari, Sabtu-Ahad (04-05/11).
Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk koordinasi bagi para kru ambulans di mana pun mereka berada. Selain itu, acara ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para kru ambulans Lazismu. Lazismu Wilayah Jawa Timur juga berkesempatan ingin memberikan ilmu mengenai Standard Operating Procedure (SOP) yang mencakup kesiapsiagaan serta pelatihan keterampilan dalam kegawatdaruratan kepada segenap kru ambulans.
Muhammad Masrukh, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur, acara ini diikuti oleh sekitar 100 personil kru ambulans Lazismu se-Jawa Timur. Para peserta ini merupakan pengelola, pengemudi, maupun pendamping, bersama dengan 40 unit armadanya.
"Kegiatan Kopdar dan Apel Kesiapsiagaan ini nantinya insyaAllah akan diikuti oleh sekitar 100 personil ambulans yang terdiri dari pengelola, pengemudi, juga pendampingnya yang datang bersama 40 unit armada," terang Masrukh.
Dalam kegiatan Kopdar dan Apel Siaga Ambulans kali ini akan diisi dengan penyampaian materi P3K, Emergency Disaster dan SOP Layanan Ambulans Lazismu, Lomba P3K, Forum Silaturrahim Kru Ambulans se-Jawa Timur dan Outbound, serta Baksos Kesehatan dan Stunting. Selain itu akan berlangsung acara inti Apel Siaga Ambulans dan Pawai atau Konvoi Ambulans.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DKI Jakarta, Lambang Saribuana menuturkan bahwa penghimpunan yang dilakukan oleh pihaknya terus meningkat. Saat ini Lazismu Wilayah DKI Jakarta telah mencapai angka perolehan penghimpunan dana kemanusiaan untuk Palestina hingga menuju angka 500 juta rupiah. Hal ini disampaikan saat menerima hasil penghimpunan dana kemanusiaan untuk Palestina dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Matraman, Jakarta Timur.
Bantuan senilai Rp. 2,5 juta ini diserahkan oleh Eko Purwanto selaku perwakilan PCM Matraman kepada Danial Ramli, Wakil Ketua Badan Pengurus Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu Wilayah DKI Jakarta. Penyerahan bantuan dilakukan di sela-sela rapat rutin Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta pada Jumat (03/11).
"Penghimpunan kita ada beberapa cara. Pertama adalah yang konvensional yaitu ke masjid-masjid Muhammadiyah dan setiap Jumat melakukan penggalangan di sana dengan melibatkan IMM dan Pemuda Muhammadiyah. Yang kedua kita juga turun ke jalan-jalan, metode ini yang menjalankan adalah Pemuda Muhammadiyah dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)," terang Lambang yang menyaksikan langsung penyerahan donasi tersebut.
Metode lainnya, lanjut Lambang, Lazismu bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PWM DKI Jakarta dan pihak perguruan tinggi untuk masuk ke ruang kelas guna melakukan penggalangan dana. Lazismu juga menghimbau kepada unsur majelis, lembaga, dan ortom di lingkungan PWM, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), PCM, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA), serta Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) untuk aktif menghimpun dana dan menyalurkannya melalui Lazismu.
"Terakhir adalah dengan metode digital. Yang pertama dengan menggunakan media sosial baik instagram maupun website. Yang kedua adalah dengan memanfaatkan jaringan dan grup-grup di whatsapp," imbuh Lambang.
Sementara itu, Eko Purwanto mewakili PCM Matraman menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan tersebut merupakan donasi tahap pertama yang dihimpun oleh PCM Matraman. Pihaknya akan terus melakukan penggalangan, terutama kepada amal usaha Muhammadiyah berbasis pendidikan seperti sekolah serta mengoptimalkan jamaah masjid Muhammadiyah yang ada di lingkungannya.
"Ini adalah donasi tahap pertama dari PCM Matraman. InsyaAllah ke depannya akan dilakukan penggalangan lagi kepada murid dan wali murid serta masjid yang ada di wilayah PCM Matraman," tutur Eko.
Donasi yang diserahkan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi pada hari Jumat sepekan sebelumnya di Masjid At Takwa Matraman. Masjid tersebut merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah yang ada di lingkungan PCM Matraman.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

JAKARTA -- Lazismu terus mendapatkan kepercayaan dari para donatur untuk menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina. Bertempat di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat pada Selasa (07/11), Danone menyerahkan bantuan senilai 1 miliar rupiah kepada Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Vera Galuh Sugijanto selaku VP General Secretary Danone Indonesia kepada Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais.
Dalam keterangannya, Vera Galuh Sugijanto menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Danone kepada Palestina. Sekecil apapun bantuan yang diberikan akan memberi arti dari sisi kemanusiaan, terlebih dari panggilan hati nurani.
"Danone dijiwai talenta Indonesia, hati nuraninya Indonesia. Ini aspirasi karyawan kami untuk bisa menjadi bagian dari kepedulian terhadap Palestina sehingga kami bisa kontribusi sebesar 1 miliar," ungkap Vera.
Lazismu dipilih menjadi mitra yang dipercaya bukan tanpa alasan. Pihak Danone meyakini bahwa bantuan akan sampai tepat sasaran kepada penerima manfaat di Palestina. "Kami percaya Lazismu yang punya akses dan jaringan. Semoga bisa sampai ke penerima manfaat," ujarnya.
Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais menyampaikan bahwa tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina telah menyita perhatian seluruh dunia. Berbagai aksi kepedulian telah dilakukan, baik di dalam maupun luar negeri. "Kita tahu bersama beberapa waktu lalu Indonesia melakukan gerakan solidaritas di Jakarta yang juga dilakukan oleh masyarakat seluruh dunia sebagai bentuk solidaritas," sebutnya.
Rais pun menambahkan, Lazismu telah menyalurkan bantuan berupa RendangMu dan Family Kit kepada rakyat Palestina. Ia pun mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Danone Indonesia yang telah menyalurkan bantuan ini melalui Lazismu. "Kontribusi dan donasi dari Danone Indonesia merupakan bentuk kepedulian terhadap Palestina dan Lazismu sebagai mitra yang terpercaya," pungkas Rais.
Pada kesempatan serah terima bantuan ini, pihak Danone juga diwakili oleh Karyanto Wibowo selaku Sustainable Development Director Danone Indonesia dan Arif Wahyudin. Sementara dari Lazismu mendampingi Ahmad Imam Mujadid Rais turut hadir Direktur Utama Edi Suryanto, Upik Rahmawati selaku Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan, serta Edi Muktiono selaku Direktur Penghimpunan dan Kerja Sama.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA YOGYAKARTA -- Masyarakat Indonesia terus menunjukkan respons atas aksi kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Berbagai lembaga kemanusiaan pun aktif untuk mengajak masyarakat agar peduli dengan Palestina, seperti halnya Lazismu. Di Kota Yogyakarta, Lazismu Wilayah DI Yogyakarta turut ke jalan untuk menunjukkan empati atas penderitaan rakyat Palestina. Aksi ini berlangsung pada Jumat (03/11).
Manajer Area Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Marzuki menuturkan bahwa aksi bela Palestina ini dilatarbelakangi keinginan untuk memberitahukan kepada masyarakat luas agar peduli atas konflik yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. "Lazismu ingin memberitahukan kepada masyarakat bahwa kita juga peduli kepada mereka dengan menggaungkan aksi pada hari ini," ungkapnya.
Aksi ini merupakan bagian dari serangkaian kampanye Lazismu dengan tema #MemberiUntukPalestina. Puncaknya adalah pada saat acara Muhammadiyah Jogja Expo (MJE) #3 yang akan diselenggarakan pada tanggal 24 November 2023. Diikuti serentak oleh Lazismu se-DI Yogyakarta, aksi ini tersebar di sejumlah 20 titik, di antaranya 7 titik di Kota Yogyakarta, 4 titik di Kabupaten Bantul, 3 titik di Kabupaten Sleman, 2 titik di Kabupaten Kulon Progo, dan 2 titik di Kabupaten Gunungkidul. Sementara 2 titik lainnya dilakukan oleh Lazismu Wilayah DI Yogyakarta.
Ikap mewakili Divisi Penghimpunan Lazismu Wilayah DI Yogyakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini bersifat informatif untuk mengajak masyarakat membantu rakyat Palestina. "Kegiatan dengan membagikan flayer dan juga stiker dengan isian mengajak untuk membantu Palestina. Fokus aksi ini memberikan informasi kepada masyarakat untuk lebih peduli, tidak ada menggalang dana secara langsung dan tidak ada kotak infak yang disebarkan," jelasnya.
Penghimpunan donasi untuk Palestina oleh Lazismu Wilayah DI Yogyakarta telah mencapai angkat 2 miliar rupiah. Bantuan ini disalurkan terpusat melalui program Muhammadiyah Aid melalui Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Total bantuan yang disalurkan sejak dari tahun 2018 hingga tahun 2023 lebih dari 40 miliar rupiah. Pada krisis kemanusiaan yang terjadi saat ini, pengiriman bantuan berkoordinasi dengan Pemerintah Republik Indonesia secara terpadu.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Rizal Firdaus]

JAKARTA -- Bantuan kemanusiaan untuk Palestina dilepas oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (04/11) di Pangkalan TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pelepasan bantuan ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun. Selain itu, perwakilan organisasi donor juga turut berhadir. Muhammadiyah diwakili oleh Ketua Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional, Dr. Imam Addaruqutni.
Presiden Jokowi mengatakan, pengiriman bantuan tahap pertama yang akan dibawa menggunakan tiga pesawat ini berisi bantuan seberat 51,5 ton. Bantuan ini terdiri dari bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan barang-barang logistik lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Gaza. "Alhamdulillah pada pagi hari ini bantuan Indonesia untuk rakyat Palestina akan segera diberangkatkan menuju ke Bandara El Arish di Mesir, kemudian akan diteruskan dan disalurkan ke Gaza," ujarnya.
Pengiriman bantuan tahap selanjutnya untuk Palestina, sambung Presiden Jokowi, juga sedang dipersiapkan. Pengiriman bantuan ini merupakan wujud solidaritas Indonesia kepada bangsa Palestina serta kepedulian terhadap kemanusiaan. "Ini merupakan wujud solidaritas Indonesia, wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap kemanusiaan, karena tragedi kemanusiaan yang ada di Gaza tidak dapat diterima dan harus sesegera mungkin dihentikan," imbuhnya.
Presiden Jokowi juga kembali menegaskan bahwa Indonesia akan terus bersama dalam perjuangan bangsa Palestina. "Indonesia akan terus bersama perjuangan bangsa Palestina," tegasnya.
Terkait bantuan yang diberikan, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa bantuan ini berasal dari berbagai pihak. Ia pun berharap agar ke depan semakin banyak bantuan yang dapat diberikan untuk rakyat Palestina.
"Bantuan ini bukan hanya dari pemerintah namun juga dari masyarakat, dari dunia usaha, yang disalurkan melalui berbagai lembaga kemanusiaan. Ada yang dari Baznas, dari IHA, dari PMI, dari Kitabisa, dan juga dari pemerintah, TNI, dan Polri. Yang selanjutnya, kita harapkan akan semakin banyak bantuan-bantuan dari masyarakat dan dunia usaha," jelas Presiden Jokowi.
Muhammadiyah merupakan bagian dari Indonesian Humanitarian Alliance (IHA). IHA merupakan organisasi yang menaungi lembaga-lembaga kemanusiaan di Indonesia untuk bersama-sama mengatasi dampak dari krisis global. Atas dasar kemanusiaan, IHA bersama 16 anggota mengecam segala pelanggaran Israel terhadap Hukum Humaniter Internasional.
Bantuan yang diberikan oleh Muhammadiyah dikemas melalui program Muhammadiyah Aid dengan Lazismu sebagai lembaga penghimpun dana. Bantuan ini berupa Family Kit dan makanan siap saji RendangMu. Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan bantuan melalui Muhammadiyah. Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk keprihatinan Muhammadiyah.
"Kami sekali lagi memaklumatkan bahwa pengumpulan dana Palestina merupakan bentuk keprihatinan Muhammadiyah. Kami harapkan berbagai pihak terus melakukan gerakan yang sama," ajak Haedar.
Sebelumnya, Muhammadiyah telah aktif memberikan bantuan kepada rakyat Palestina. Berbagai bantuan tersebut digelontorkan melalui program Muhammadiyah Aid, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun pada saat momen Idul Fitri dan Idul Adha. Hal ini berlangsung sejak 2018 hingga kini dan Muhammadiyah telah mengalokasikan dana lebih dari 40 miliar rupiah melalui penyediaan barang yang dibutuhkan hingga program kemanusiaan yang menjadi prioritas.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

Relawan Lazismu sedang membagikan air minum untuk peserta Aksi Bela Palestina || Dok. Lazismu
Pagi itu, Ahad 5 November 2023, banyak masyarakat berbaju putih atau hitam dengan tambahan syal bergambar bendera Indonesia dan Palestina memenuhi transportasi umum baik KRL maupun Busway.
Tidak hanya itu, kendaraan pribadi banyak bergerak menuju satu tempat yang sama, ya Lapangan Monas tempat diselenggarakan Aksi Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina untuk solidaritas mendukung kemerdekaan Palestina.
Stasiun hingga jalan menuju Monas seketika berubah menjadi lautan manusia berbaju putih dan hitam, kabarnya yang hadir dalam kegiatan tersebut lebih dari satu juta orang sehingga kontras jika di lihat dari atas warna putih sangat mendominasi.
Lazismu yang berkantor di Menteng dan dekat dengan Monas ikut mengambil bagian, ratusan air mineral dan nasi dipersiapkan untuk sarapan para mujahid yang ikut dalam aksi tersebut.
Karena diketahui, Monas sudah dipenuhi oleh peserta aksi sejak subuh, dan acara dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Tujuan mereka hanya satu, untuk menunjukkan solidaritas dan membantu Palestina.
Tidak hanya masyarakat, sejumlah pejabat dan publik figur juga hadir dalam kegiatan tersebut, terlihat Menko PMK, Menteri Luar Negeri, Ketua DPR hingga para ulama hadir berbicara di Panggung.
Lazismu selain membantu para peserta aksi, tetapi sudah mengirimkan bantuan kepada masyarakat Palestina pada Sabtu lalu, 13 Miliar sudah dikirimkan oleh Lazismu dan Muhammadiyah untuk membantu warga Palestina.
Lalu 600 paket Family Kit beserta 2400 kaleng rendangmu turut dikirimkan untuk membantu korban krisis kemanusiaan di Gaza dan meringankan kebutuhan hidup masyarakat di sana agar mereka dapat melakukan aktivitas.
Hingga saat ini, Lazismu masih terus membuka kesempatan masyarakat untuk membantu warga Palestina melalui Lazismu dengan mengeklik >> https://lazismu.org/bantupalestina?ref=rPbl5

