

KOTA PALEMBANG -- Sejumlah pekerja yang berada di jalanan mendapatkan sarapan gratis dari Lazismu Kota Palembang. Profesi yang mereka jalani di antaranya sebagai tukang sapu jalan, ojek online, tukang becak, dan berbagai jenis pekerjaan lainnya. Bantuan sarapan gratis tersebut dilaksanakan pada Jumat (19/01) sebagai bagian dari program Lazismu Kota Palembang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kota Palembang, Diky Wijayanto menyampaikan, aksi ini dilakukan untuk membantu para pekerja tersebut dalam memenuhi kebutuhan hidup. Sarapan gratis tersebut diharapkan dapat membantu mereka agar dapat memulai hari dengan lebih bersemangat. "Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pekerja yang telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan ini merupakan bagian dari program Pilar Sosial Dakwah," ungkapnya.
Sarapan gratis tersebut terdiri dari nasi dan lauk pauk. 150 paket sarapan pun dibagikan di beberapa titik yang ada di Kota Palembang, yaitu di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Kapten A. Rivai. Para pekerja yang menerima sarapan gratis mengaku sangat senang dan berterima kasih atas bantuan dari Lazismu Kota Palembang. Sarapan gratis ini sangat membantu untuk memulai aktivitas mereka.
"Saya sangat senang sekali. Sarapan ini sangat membantu saya untuk memulai hari saya, kami lah kenal nian dengan Lazismu ini dari Muhammadiyah," tutur salah satu penerima manfaat.
Aksi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk peduli terhadap mereka yang membutuhkan. Lazismu Kota Palembang pun mengajak warga untuk berpartisipasi dengan menghubungi nomor layanan 081271660008 atau dapat datang langsung ke Gedung Dakwah Muhammadiyah Palembang yang berada di Balayudha Simpang Polda.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Andi Wijaya]

KABUPATEN BELITUNG -- Kaum lansia menjadi salah satu prioritas Lazismu Kabupaten Belitung dalam menjalankan program-programnya. Kali ini, program "Senyum Lansia" kembali digelar sebagai bagian dari upaya sosial untuk memberikan dukungan kepada kaum lansia. Kegiatan ini berlangsung di kantor Lazismu Kabupaten Belitung yang dihadiri oleh 31 lansia sebagai penerima manfaat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh H. Muntasis Irsyad. Tema yang diangkat adalah ketakwaan manusia di hadapan Allah. Para penerima manfaat pun diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Tausiyah ini menjadi momen yang penuh makna bagi para lansia. Selain itu, siraman rohani pada kegiatan yang berlangsung Jumat (11/01) tersebut memberikan inspirasi dan motivasi untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh ketakwaan.
Setelah sesi tausiyah, acara dilanjutkan dengan penyaluran beras dan uang kepada lansia. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kehidupan para lansia serta memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan mereka.
Program "Senyum Lansia" yang dijalankan oleh Lazismu Kabupaten Belitung menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih kepada para lansia yang membutuhkan dukungan ekstra. Kelanjutan program ini pun diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Belitung.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BELITUNG -- Capaian gemilang diraih oleh Lazismu Kabupaten Belitung saat menutup tahun 2023. Dana sebesar Rp. 4.347.328.810,- berhasil dicapai pada tahun tersebut. Angka ini merupakan nilai penghimpunan, sementara penyaluran dana mencapai Rp. 3.691.703.450,- yang tidak hanya menunjukkan kesuksesan dalam mencapai target, tetapi juga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZISKA (zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya).
Manajer Lazismu Kabupaten Belitung, Muhammad Nadhirin menegaskan, pencapaian yang diungkap saat tutup tahun 2023 pada Jumat (29/12) ini tidak terlepas dari kerja sama dan kepedulian luar biasa dari masyarakat Belitung. "Proses closing akhir tahun ini merupakan wujud tanggung jawab Lazismu Belitung kepada masyarakat dalam memberikan informasi yang transparan mengenai pencapaian target penghimpunan dana pada tahun ini," ujarnya.
Pencapaian ini didukung oleh Partisipasi aktif dari 7.698 donatur yang tercatat turut mendukung keberhasilan pencapaian tersebut. Hal ini menunjukkan kesadaran pentingnya berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan. Dana yang terhimpun telah disalurkan dengan tepat sasaran kepada 4.401 penerima manfaat yang terbagi dalam beberapa kategori, asnaf zakat, dan beberapa pilar seperti kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, pendidikan, dan sosial dakwah.
Dalam proses tutup akhir tahun tersebut, seluruh amil yang ada dalam berbagai divisi seperti keuangan, pendistribusian, pendayagunaan, dan penghimpunan turut serta melakukan pengecekan kelengkapan dokumen serta sinkronisasi data. Proses ini dilakukan agar semua pekerjaan rumah pada tahun 2023 telah selesai dan tidak menghambat aktivitas yang dilakukan pada tahun 2024.
Dengan adanya capaian ini menggambarkan semangat gotong-royong dan kepedulian yang tumbuh di masyarakat Belitung. Bantuan yang diberikan dipastikan dapat meraih dampak signifikan bagi penerima manfaat. Lazismu Kabupaten Belitung diharapkan akan lebih konsisten dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas di daerah tersebut pada tahun 2024.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN CILACAP -- PT PLN Indonesia Power Jawa Tengah 2 Adipala PGU melakukan pemasangan rambu kebencanaan di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dalam menghadapi bencana, khususnya tsunami. Pemasangan rambu kebencanaan yang berjumlah 12 unit tersebut mendapatkan dukungan Lazismu dan Lembaga Resiliensi Bencana atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Cilacap.
12 rambu yang berisi informasi peringatan tsunami dan arah evakuasi tersebut tersebar di beberapa titik strategis, mulai dari kawasan pantai hingga daerah yang lebih aman di sisi utara. Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power Adipala, Imam Siswo Utomo pada acara peresmian rambu kebencanaan yang dipusatkan di Pantai Cemara Sewu, Bunton, Selasa (19/12) berharap agar rambu-rambu tersebut dapat meminimalisir dampak dari bencana yang terjadi.
"Ketika terjadi bencana, harapannya masyarakat bisa mengetahui rute evakuasi dan mengetahui rambu-rambu apa yang harus diikuti supaya dampak dari bencana tersebut dapat kita minimalisir," jelas Imam.
Kabupaten Cilacap berada di garis pantai sisi selatan Jawa dan berhadapan langsung dengan zona tumbukan antara lempeng Samudra Hindia dan lempeng Eurasia yang rawan terjadi gempa dan tsunami. Ancaman tersebut perlu disadari dan diantisipasi secara serius oleh masyarakat untuk meminimalisir risiko, terlebih karena bencana datang tanpa peringatan sebelumnya. Masyarakat harus mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana, seperti mengidentifikasi titik kumpul, mengetahui rute evakuasi, maupun rencana pengungsian.
Manajer Lazismu Kabupaten Cilacap, Budi Santoso berharap, sinergi yang dijalin antar berbagai pihak ini dapat berkelanjutan dan memiliki kontribusi pada kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana. "Rambu kebencanaan dipasang di tempat yang strategis untuk memudahkan warga memperoleh informasi dan petunjuk yang tepat dan akurat ketika terjadi bencana," jelasnya.
Pemasangan rambu kebencanaan oleh PT PLN Indonesia Power ini disambut baik oleh UPT BPBD Kroya mengingat pada peristiwa tsunami tahun 2006, Desa Bunton termasuk wilayah yang terdampak cukup parah. Bahkan Kasubag Tata Usaha UPT BPBD Kroya, Mijan berharap, pemasangan rambu kebencanaan dapat diperluas ke beberapa daerah lain di Adipala, karena terdapat tiga kecamatan di Adipala yang rawan tsunami.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BELITUNG -- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2024 sukses dilaksanakan oleh Lazismu Kabupaten Belitung. Dengan tema "Penguatan Inovasi Sosial untuk Pencapaian SDGs", sinergi bersama majelis, lembaga, dan ortom pun terus dijalin. Tujuannya adalah agar Lazismu Kabupaten Belitung dapat mencapai tujuan-tujuan mulia pada masa yang akan datang.
Manajer Lazismu Kabupaten Belitung, Muhammad Nadhirin menyampaikan laporan realisasi penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZISKA) pada tahun 2023. Selain itu, perencanaan matang juga disusun untuk menetapkan target penghimpunan dan penyaluran dana ZISKA pada tahun 2024 ini. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh Kantor Layanan yang ada di bawah Lazismu Kabupaten Belitung. "Alhamdulillah semuanya hadir," ungkapnya.
Pentingnya pelayanan di setiap kecamatan tergambar jelas dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada Kantor Layanan Lazismu yang ada di beberapa titik, seperti Sijuk, Membalong, Badau, dan daerah lainnya. Penyerahan SK tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Belitung, Agus Sulistiadi. Hal ini pun menandai komitmen Lazismu untuk memperluas cakupan layanan.
Rakerda Lazismu Kabupaten Bangka Belitung kemudian diakhiri penyampaian materi oleh Rifki Hanif Setiawan selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Bangka Belitung mengenai potensi amil dalam menghimpun, mengelola, serta menyalurkan dan ZISKA untuk masa mendatang. Salah satu catatan penting yang menjadi sorotan adalah target yang dipatok untuk menghimpun dana ZISKA sebesar 5 miliar rupiah pada tahun 2024. Hal ini menandakan keingingan besar untuk mendukung program-program sosial yang lebih luas.
Hanif juga mengingatkan bahwa Lazismu Kabupaten Belitung adalah yang terbaik di Kepulauan Bangka Belitung. Oleh karena itu, para amil harus mampu berinovasi untuk mencapai SDGs melalui program-program pemberdayaan bagi masyarakat miskin. "Saya yakin Lazismu Belitung akan lebih terpercaya dan masyarakat Belitung tidak akan ada yang meragukan dana zakatnya dikelola oleh Lazismu Belitung," ujar Hanif.
Rakerda Lazismu Kabupaten Belitung dilaksanakan di Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Tanjung Pandan pada Sabtu (23/12). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Belitung, Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Dinas Sosial Kabupaten Belitung, BAZNAS Belitung, dan tamu undangan lainnya.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA PANGKALPINANG -- Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas mustahik dari status fakir atau miskin menjadi munfiq bahkan muzakki, Lazismu Wilayah Bangka Belitung menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2024 yang berlangsung di Asrama Haji Pangkalpinang. Pada agenda tahunan ini Lazismu menyusun strategi inovatif yang menjanjikan. Tema yang diangkat adalah "Penguatan Inovasi Sosial untuk Pencapaian SDGs" dengan menjalin sinergi bersama majelis, lembaga, dan ortom di lingkungan persyarikatan.
Pada kegiatan ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Fadillah Sabri menjadi narasumber pada bidang pendayagunaan ZISKA (zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya). Dalam paparannya, Fadillah mengingatkan peluang Lazismu dalam melakukan sosialisasi zakat. Hal ini dapat dicapai jika terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
"Banyak masyarakat yang belum tahu tentang kewajiban menunaikan zakat. Ini bisa menjadi peluang bagi Lazismu untuk memberikan pengertian betapa pentingnya menunaikan zakat melalui mimbar, pengajian, atau ketika salat Jumat, yaitu bekerja sama dengan perusahaan, instansi, perguruan tinggi, dan pemerintah," papar Fadillah.
Sementara itu, Dewan Pengawas Syariah Lazismu Wilayah Bangka Belitung, M. Tohir mengingatkan pentingnya pengelolaan dana zakat dengan baik agar dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat. "Lazismu ini adalah lembaga zakat yang pernah mendapatkan penghargaan Indonesia's SDG's Action Award 2022. Dana zakat yang dikelola Lazismu harus sesuai dengan syariah dan tepat sasaran (8 asnaf) agar masyarakat Bangka Belitung dapat sejahtera sebagai cerminan rahmatan lil alamin," tegasnya.
Mewakili Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Elyusra Muallimin yang turut hadir dalam acara ini mengatakan, Lazismu Wilayah Bangka Belitung memiliki semangat yang sangat hebat. Hal ini dapat dibutuhkan dengan raihan prestasi di kancah nasional dengan kategori Pertumbuhan ZISKA Terbaik serta nominasi Amil Terbaik dalam gelaran Rapat Kerja Nasional 2024 di Kota Palembang.
"Saya juga berharap dan yakin Lazismu Bangka Belitung akan berkembang pesat apabila Lazismu Daerahnya ikut mendukung program-program Lazismu Wilayah. Kami Lazismu Pusat akan menargetkan Lazismu Wilayah beserta Daerah se-Bangka Belitung wajib audit eksternal tahun 2023 agar tingkat kepercayaan masyarakat terus meningkat," ujar Elyusra pada acara yang berlangsung Sabtu-Ahad (16-17/12) ini.
Elyusra bersyukur bahwa dua Lazismu tingkat daerah di Bangka Belitung sudah mengikuti audit yang dilaksanakan oleh Lazismu PP Muhammadiyah bersama Kantor Akuntan Publik Abdul Hamid dan Rekan. Keduanya pun mendapatkan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Capaian ini membuktikan bahwa Lazismu di Bangka Belitung serius dalam mengelola dana zakat.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

