Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

MENTERI PPPA APRESIASI HUNIAN DARURAT MUHAMMADIYAH

KABUPATEN CIANJUR -- Pos Pelayanan (Posyan) MDMC-Lazismu Wilayah Jawa Tengah untuk gempa Cianjur mendapatkan kunjungan istimewa. Kali ini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengunjungi Posyan yang berada di Dusun Barukaso, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kedatangan Menteri PPPA untuk melihat secara langsung keberadaan hunian darurat yang dibangun oleh relawan Muhammadiyah Jawa Tengah di tempat tersebut.

Kunjungan Menteri PPPA disambut oleh H. M. Noer Agoes Hidayat dan Imron Rosyidi mewakili Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Tengah. Selain itu, Divisi Program Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Nasrul Fauzi juga turut mendampingi bersama beberapa relawan yang ditugaskan. Pada kunjungan yang berlangsung Kamis (08/12) ini, Menteri PPPA mengapresiasi hunian darurat yang telah dibangun.

Bintang, sapaan Menteri PPPA menyebutkan, tenda-tenda yang dibangun tersebut layak untuk menjadi hunian darurat. Ini merupakan bentuk apresiasi Muhammadiyah. "Hari ini kita lagi melihat partisipasi kehadiran MDMC-Muhammadiyah, ini tenda-tenda yang saya pikir sangat amat layak untuk yang namanya hunian darurat, rumah singgah yang aman, nyaman bagi keluarga yang mengalami musibah," ungkapnya.

Harapannya, ujar Bintang, akan ada banyak pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana di Cianjur yang dapat digerakkan oleh Muhammadiyah. "Mudah-mudahan tenda-tenda yang sangat representatif untuk keluarga ini bisa menjadi inspirasi bagi para relawan lainnya untuk membuat tenda yang sangat ramah terhadap keluarga, perempuan, serta juga anak-anak," terangnya.

Kementerian PPPA melalui Bintang juga mengajak Muhammadiyah untuk bekerja sama dalam pembuatan lokasi pendampingan ibu dan anak seperti TK atau PAUD yang nantinya akan diberikan bantuan berupa permainan untuk anak. Terkait pembentukan atau penataan nantinya akan diserahkan kepada relawan Muhammadiyah yang ditugaskan di lokasi penanganan dampak gempa Cianjur.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
17 Desember 2022

PERKUAT AKTIVITAS PENANGANAN DAMPAK GEMPA CIANJUR, LAZISMU LAKUKAN MONITORING

KABUPATEN CIANJUR -- Kegiatan monitoring terus dilakukan oleh Lazismu Wilayah Jawa Tengah terhadap aktivitas penanganan dampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur. Selama beberapa hari pada awal bulan Desember 2022, H. M. Noer Agoes Hidayat dan Imron Rosyidi mewakili Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Tengah bersama Divisi Program Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Nasrul Fauzi mengunjungi titik-titik aktivitas Muhammadiyah Jawa Tengah di Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Dalam kunjungannya, H. M. Noer Agoes Hidayat menyampaikan, proses penanganan pasca bencana di Kabupaten Cianjur akan membutuhkan waktu yang cukup lama. "Melihat situasi dan kondisi pasca gempa di Cianjur, Pemerintah Indonesia membutuhkan waktu yang panjang untuk melakukan penanganan bencana, mulai dari penanganan pasca bencana hingga pemulihan di berbagai sektor, seperti bangunan, pasokan listrik, irigasi, jalan, dan lain sebagainya yang dibutuhkan untuk aktivitas masyarakat," terangnya.

Muhammadiyah Jawa Tengah, ujar Agoes, melalui Lazismu dan MDMC Jawa Tengah terpanggil untuk ikut andil dalam membantu negeri meringankan beban, mencarikan solusi, dan sekaligus mengurai masalah dengan adanya gempa tersebut. "Ada beberapa poin yang dilakukan oleh Muhammadiyah Jawa Tengah yang sementara terfokus di Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, di antaranya meliputi pengiriman relawan, pembangunan hunian darurat dengan target 500 unit, pembangunan MCK, pengiriman tenaga Psychological First Aid (PFA), tenaga medis, dan tenaga kesehatan, membuat dapur umum, masjid darurat, hingga sekolah darurat," sebutnya.

Agoes yang menjabat sebagai Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Tengah ini menambahkan, "Seperti yang biasa dilakukan oleh Muhammadiyah Jawa Tengah dalam menangani bencana, tentu tidak hanya membantu dalam pembangunan secara fisik tapi juga diiringi dengan pendampingan, seperti peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui pemberdayaan masyarakat, pemulihan ekonomi, sehingga kondisi masyarakat yang terdampak dapat beraktivitas seperti sedia kala, meski dengan situasi dan kondisi yang berbeda."

Selain itu, Imron Rosyidi yang juga sebagai Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Tengah mengungkapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mengamanahkan bantuannya melalui Lazismu. "Alhamdulillah apa yang diamanahkan oleh para donatur sudah kami sampaikan kepada yang berhak menerima melalui kegiatan dari Lazismu Jawa Tengah dan MDMC yang terpusat di Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur yang merupakan daerah binaan kita, yaitu pembangunan hunian darurat, pembagian kebutuhan pokok sembako, trauma healing yang dikomandani tim Psikologi UMP, dan pengobatan gratis yang diberikan kepada mereka yang terdampak telah berjalan dengan baik," ungkapnya.

Imron kemudian menambakan, pihaknya akan terus melakukan pembangunan hunian sementara yang ditargetkan berjumlah 500 unit. Pembangunan hunian ini dilakukan oleh tiga tim relawan dari Kabupaten Magelang, Temanggung, dan juga Kendal. Agar masyarakat tetap bisa menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pihaknya akan segera membuat MCK setiap blok dengan jumlah sekitar 33 unit yang disiapkan untuk para keluarga terdampak gempa. Sementara untuk layanan kesehatan, pihaknya juga telah mengerahkan tim dari Rumah Sakit Aisyiyah Muntilan dan Rumah Sakit Cempaka Putih.

"Untuk tim kesehatan yang ada di sektor kita itu dari RS Aisyiyah Muntilan dan dari RS Cempaka Putih. Setiap hari dari pagi sampai sore tim medis yang terdiri dari dokter serta perawat ini berkeliling ke rumah-rumah warga atau ke tenda-tenda untuk memberikan pelayanan pengobatan, baik itu pemeriksaan, perawatan luka, penyediaan obat dan juga konsultasi kesehatan. Di lokasi juga tersedia ambulans yang sewaktu-waktu bisa dipakai, seperti kemarin ada kejadian saat pagi, ada warga yang harus dirujuk ke rumah sakit karena bekas luka yang dirawat ada pendarahan. Akhirnya oleh teman-teman dibawa ke rumah sakit dengan ambulans yang selalu ada di lokasi," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
17 Desember 2022

SEKOLAH FUNDRAISING, IKHTIAR LAZISMU TINGKATKAN KAPASITAS AMIL

KOTA SEMARANG -- Sebagai bentuk ikhtiar dalam mengoptimalkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta untuk meningkatkan kapasitas amil memiliki semangat juang yang tinggi dan bermental baja dalam perjuangannya, Lazismu Wilayah Jawa Tengah menggelar kegiatan Sekolah Fundraising Tahun 2022. Kegiatan ini mengusung tema "Kerja Cerdas Target Melampaui Batas" dan dibuka oleh Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Suparman Syukur. Para peserta berasal dari perwakilan Lazismu Daerah dan Kantor Layanan di wilayah Jawa Tengah.

Para fundraiser atau penghimpun dana sebanyak 50 orang mendapatkan pembekalan dari Lazismu Wilayah Jawa Tengah pada pelatihan yang berlangsung Kamis-Sabtu (1-3/12) di Hotel Candi Indah ini. Fundraising lembaga filantropi merupakan kegiatan pengumpulan dana zakat, infak, sedekah, dan sosial keagamaan lainnya (ZISKA) dari para muzakki atau munfiq (donatur) yang akan diserahkan kepada mustahik (penerima zakat). Dengan adanya pembekalan dalam pengelolaan ZIS ini diharapkan penyalurannya pun akan berjalan amanah dan efektif.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Dodok Sartono saat membuka kegiatan ini memaparkan bahwa ada beberapa pondasi Lazismu yang harus dipegang teguh dan diimplementasikan oleh amil-amil Lazismu. Di antaranya adalah kualitas program, servis atau pelayanan, serta tampilan dan inovasi yang harus selalu diperbaiki. Hal ini penting untuk meningkatkan jumlah penghimpunan.

"Standar kompetensi SDM kita bentuknya marketing atau fundraising di Lazismu, karena fundraising ini adalah tulang punggung utama Lazismu dalam indikator kinerja utama. Oleh karenanya kita selalu meningkatkan kapasitas SDM kita, strategi-strategi marketing baik online maupun offline sehingga ikhtiar kita untuk terus meningkatkan jumlah penghimpunan bisa tercapai," tegas Dodok.

Unsur pembekalan yang disampaikan dalam kegiatan Sekolah Fundraising meliputi materi Penanaman Jiwa dan Ruh Pribadi Muhammadiyah, Mentalitas Fundraiser, Spiritual Fundraiser, Fundraising dengan Hati, Jurus Meluluhkan Hati Donatur, Fiqh Praktis Fundraiser, SOP Fundraiser Lazismu, Groming Greating Fundraiser, dan Role Play Fundraiser. Selain mendapatkan pembekalan dalam bentuk materi, kegiatan Sekolah Fundraising ini juga mengajak para peserta untuk mengikuti praktik lapangan pada hari terakhir. Harapannya, para peserta dapat mengimplementasikan apa yang telah didapatkan selama pembekalan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
17 Desember 2022

PERINGATAN HARI PAHLAWAN BERSAMA DAI PEDALAMAN LAZISMU DI PEGUNUNGAN MERATUS

KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN -- Hari Pahlawan 10 November tak hanya diperingati oleh warga di perkotaan. Di kawasan pedalaman Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, peringatan Hari Pahlawan ditandai dengan beragam lomba. Digagas oleh dai pedalaman Lazismu, siswa-siswi Sekolah Dasar yang ada di Dusun Bumbuyanin, Desa Kamawakan, Kecamatan Loksado mengikuti lomba-lomba dengan tema "Pahlawan". Acara ini berlangsung pada Kamis (10/11) yang juga dimeriahkan oleh warga sekitar.

Menurut Iim Restu Adi, dai pedalaman Lazismu yang mengajar di Dusun Bumbuyanin, kegiatan lomba ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat Dusun Bumbuyanin untuk lebih memahami dan mengenal para pahlawan negeri ini. Selain itu, wawasan masyarakat tentang perjuangan para pahlawan untuk kemerdekaan Indonesia juga akan terus bertambah. "Yang terpenting adalah anak-anak dan masyarakat mampu memahami, mengenal para pahlawan, dan menambah wawasan sehingga mereka mampu menerapkan sifat-sifat kepahlawanan dalam kehidupan mereka, seperti memiliki sifat rela berkorban, ikhlas, berani, dan bersatu dalam kebhinekaan.

Meskipun berada di atas Pegunungan Meratus yang tentunya jauh dari perkotaan namun tidak menurunkan semangat masyarakat Dusun Bumbuyanin untuk tetap mengingat para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat dan siswa-siswi SD yang sangat antusias mengikuti lomba-lomba. Salah satunya adalah mewarnai gambar pahlawan serta menyanyikan lagu adat dari Kalimantan selatan.

Selain untuk siswa-siswi SD, lomba memasak juga digelar untuk ibu-ibu Desa Kamawakan dengan mengolah jengkol yang merupakan salah satu masakan khas desa tersebut. Ada pula lomba yang tak kalah menarik yaitu olahraga futsal dengan menggunakan gawang mini. Tentunya ini akan menjadi sesuatu yang baru dan menarik bagi masyarakat dalam memperingati Hari Pahlawan.

Ucapan terima kasih sebesar-besarnya juga disampaikan oleh pihak penyelenggara kepada Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan yang telah mendukung kegiatan dengan memberikan bantuan demi kelangsungan perlombaan ini. Selain itu ucapan terima kasih juga diberikan kepada para donatur yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini guna mencerdaskan dan mencerahkan dakwah Muhammadiyah di Pegunungan Meratus.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Johansyah]

SELENGKAPNYA
16 Desember 2022

MUHAMMADIYAH DI YOGYAKARTA SALURKAN 2,2 MILIAR RUPIAH UNTUK BANTU CIANJUR

KOTA YOGYAKARTA -- Dalam rangka memberikan informasi aktivitas relawan Muhammadiyah DI Yogyakarta yang berada di Kabupaten Cianjur untuk penanggulangan dampak bencana gempa bumi, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta yang terdiri dari Lazismu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), dan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) menyelenggarakan acara Sarasehan dan Konferensi Pers "Respons Bencana Gempa Bumi Cianjur Relawan Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta". Acara ini berlangsung secara hybrid pada Sabtu (10/11) di Aula gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta.

Cahyono, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta dalam laporannya menyebutkan, donasi yang telah dihimpun sampai acara tersebut mencapai 2,2 miliar rupiah. Dana tersebut dihimpun oleh seluruh kantor Lazismu semua tingkatan yang ada di wilayah DI Yogyakarta. "Sampai hari ini update donasi gempa Cianjur dan kebencanaan lainnya yang dihimpun oleh Kantor Layanan Lazismu se-DI Yogyakarta telah mencapai 2,2 miliar. Klausul yang digerakkan untuk kebencanaan sehingga laporan yang diberikan berupa penanganan dampak bencana," terangnya.

Terkait relawan yang telah diberangkatkan, Sekretaris MDMC DI Yogyakarta, Fauzi menjelaskan, tugas yang diemban antara lain dalam layanan pembangunan hunian sementara, logistik, psikososial, layanan kesehatan, dapur umum, hingga air bersih. "Di awal pemberangkatan pertama untuk pendampingan posko dan dapur umum, kemudian pemberangkatan selanjutnya tenaga medis dan tenaga pendirian huntara (hunian sementara)," jelasnya.

Fauzi menambahkan, huntara yang dibangun telah mencapai sekitar tujuh puluh unit dengan target seratus unit huntara. Ke depannya, pihaknya akan mendirikan satu tempat ibadah dan pusat kegiatan masyarakat seperti klinik kesehatan, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA). Selain itu rencananya juga akan didirikan Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat.

Aktivitas relawan di lokasi bencana bukan tanpa kendala. Hal ini diakui oleh Afik, salah satu relawan Muhammadiyah DI Yogyakarta yang terjun langsung ke lapangan. Ia mengungkapkan, kendala yang dialami dalam respons bencana yaitu sulitnya akses jalan dan kualitas air yang kurang baik. Namun demikian, percepatan tanggap bencana terus dilakukan oleh berbagai pihak, seperti dari Universitas Ahmad Dahlan yang telah memberikan layanan psikososial serta PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta dan PKU Muhammadiyah Bantul yang memberikan layanan kesehatan.

Ucapan terima kasih kepada para donatur disampaikan oleh Badan Pengawas Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Arif Jamali Muis. Menurutnya, sudah menjadi tugas Muhammadiyah untuk membantu pemerintah. Ia berharap, jika ada bantuan lebih dapat disalurkan untuk membangun rumah tahan gempa. "Donasi yang terkumpul mencapai 2,2 miliar oleh Lazismu DI Yogyakarta, ucapan terima kasih kepada donatur. Muhammadiyah terus berupaya membantu kebencanaan di daerah-daerah lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWM DI Yogyakarta, Gita Danuprata menegaskan, Muhammadiyah telah bekerja keras yang berdampak manfaat kepada masyarakat. Hal ini dibingkai dengan kerja yang terstruktur melalui konsep One Muhammadiyah One Response. "Teologi Al Maun yang sudah terlihat nampak, kerja yang terstruktur lewat One Muhammadiyah One Response dibutuhkan masyarakat banyak. PWM DI Yogyakarta secara persyarikatan untuk melayani dan memfasilitasi kebutuhan umat," ungkapnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Rizal Firdaus]

SELENGKAPNYA
13 Desember 2022

LAZISMU KIRIMKAN PULUHAN RIBU KALENG SARDEN UNTUK PENYINTAS GEMPA CIANJUR

KOTA BANDUNG -- Muhammadiyah terus mengalirkan bantuan untuk para penyintas gempa di Kabupaten Cianjur. Bantuan tersebut dihimpun oleh Lazismu Wilayah Jawa Barat untuk kemudian didistribusikan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) ke wilayah yang terdampak berdasarkan kebutuhan masing-masing. Di kantor Lazismu Wilayah Jawa Barat yang berada di komplek Masjid Muhajidin Jl. Sancang No. 6, Burangrang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, bantuan sarden sebanyak lima puluh ribu kaleng telah tiba.

Bantuan sarden dari Lazismu Wilayah Jawa Timur tersebut tiba pada Senin (05/12) dan dikemas dalam seribu dus. Manajer Regional Lazismu Wilayah Jawa Barat, Sani Sonjaya menuturkan, puluhan ribu kaleng sarden ini akan disalurkan ke lokasi bencana secara bertahap. Selain sarden, pihaknya juga akan memberangkatkan bantuan lain. "Pemberangkatannya pun bersamaan dengan donasi lainnya," ujarnya.

Sarden kalengan tersebut dikirimkan ke Pos Koordinasi (Poskor) Muhammadiyah yang berada di Perguruan Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur. Lazismu Wilayah Jawa Barat juga masih menerima donasi yang dapat disalurkan langsung ke kantor atau dengan layanan jemput donasi dengan menghubungi nomor 081224723338. Bantuan dari para donatur akan didistribusikan ke lokasi yang terdampak.

Satu hari sejak gempa menghantam Kabupaten Cianjur, Lazismu Wilayah Jawa Barat telah menyalurkan bantuan kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa hygiene kit, baby kit, popok dewasa, popok bayi, handuk, pembalut wanita, pakaian dalam, lima kuintal beras, 150 lembar terpal ukuran 6×8 meter untuk hunian darurat, alat-alat pertukangan, lima ratus dus air mineral, lima ratus paket sembako, serta bantuan lainnya. Pada penyalurannya, Lazismu mengusung prinsip One Muhammadiyah One Response (OMOR) dengan menggandeng MDMC.

Sebelumnya, Lazismu Wilayah Jawa Timur juga telah mengirimkan relawan untuk membangun hunian darurat di Pos Pelayanan (Posyan) 2 MDMC di Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pendampingan psikososial dari relawan psikososial Maharesigana UMM juga dilakukan untuk mengatasi trauma bagi wanita dan anak-anak agar terlepas dari beban prikologis akibat mengalami kejadian yang dianggap mengerikan dan menakutkan. Sementara itu relawan medis dari RSM MPKU Jawa Timur berkeliling ke desa-desa di Kecamatan Cugenang, Cianjur untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi warga terdampak bencana baik di area pengungsian atau di tempat tinggal.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
13 Desember 2022
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross