Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

PEMUDA MUHAMMADIYAH KOTA BANJARMASIN GANDENG LAZISMU EDUKASI MUALAF UNTUK BERQURBAN

KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH -- Desa Patikalain merupakan desa mualaf binaan Muhammadiyah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Di desa ini, beragam program telah dilaksanakan sejak resmi diluncurkan sebagai desa mualaf oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Selatan pada Februari 2020 lalu, termasuk di antaranya adalah program rutin ibadah qurban dengan mengirimkan sapi untuk dibagikan kepada warga disana.

Program pembinaan mualaf di Desa Patikalain juga mendapatkan dukungan dari Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Melalui rangkaian program yang berada di bawah Pilar Sosial Dakwah Lazismu seperti Pendampingan Mualaf, Dai Mandiri, Bedah Rumah, Back to Masjid, serta Qurban, pembinaan kepada mualaf pun diwujudkan. Seperti halnya saat pelaksanaan ibadah qurban di desa ini pada Ahad (10/07) lalu.

Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang membidangi Program, Erie Norahman menyampaikan, tahun ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan ibadah qurban di tempat tersebut. Ia pun bersyukur ibadah qurban dapat kembali dilaksanakan. "Alhamdulillah pada tahun ketiga pelaksanaan ini kami kembali bisa melaksanakan qurban di Desa Patikalain. Untuk tahun ini berjumlah empat ekor sapi yang merupakan sumbangan dari Keluarga almarhum H. Saibani, keluarga besar almarhum Ustadz Arifin Ilham, KL Lazismu Al Ummah, dan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Banjarmasin" terangnya.

Erie menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program ini setiap tahunnya selalu mendapat dukungan banyak pihak. "Kami tentu berterima kasih atas dukungan banyak pihak yang terus mendukung dengan menyalurkan qurban di Patikalain. Bahkan sejak diluncurkan tiga tahun lalu, Lazismu Al Ummah dan PDPM Banjarmasin rutin menyalurkan qurban ke sini," jelasnya.

Selain kegiatan penyembelihan dan distribusi daging qurban, terang Erie, kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi dengan para mualaf. Ia berharap agar pelaksanaan qurban dapat mendorong kesadaran warga mualaf untuk berqurban secara mandiri pada tahun berikutnya. "Semoga ke depan akan terus terjalin kerja sama dan manfaat untuk mualaf Patikalain. Tidak hanya sekedar memotong dan membagi, kami juga mengajarkan kepada mualaf bahwa qurban adalah salah satu ibadah sunnah bagi yang mampu untuk melaksanakan. Kami mengharapkan kesadaran muncul dari warga mualaf sehingga tahun depan sudah bisa melaksanakan qurban sendiri tanpa mengharap bantuan sapi dari luar," tutupnya.

Hendra Permana, Sekretaris PDPM Kota Banjarmasin yang merupakan salah satu mitra pendukung pada pelaksanaan ibadah qurban menyampaikan bahwa pihaknya sangat terkesan atas pelaksanaan qurban bersama saudara-saudara seiman di Patikalain. "Program yang rutin telah kami laksanakan ini tentunya mempunyai kesan tersendiri karena bisa melaksanakan qurban secara langsung dengan saudara kita di Desa Patikalain," ujarnya.

Hendra menambahkan, pelaksanaan program ini tentunya tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, khususnya Pemuda Muhammadiyah di Kota Banjarmasin. Ia juga mengungkapkan bahwa selain Desa Patikalain di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pihaknya juga menjadikan Desa Kamawakan di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebagai titik binaan mualaf. Di tempat ini, pembinaan mualaf sudah berjalan dan mendapatkan dukungan penuh dari Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

"Pelaksanaan qurban ini sendiri kami sebagai Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah awalnya membuka kesempatan secara terbuka. Alhamdulillah dapat sambutan baik dan didukung oleh salah satu masjid Muhammadiyah di Banjarmasin, bahkan kader-kader Pemuda Muhammadiyah di masjid tersebut juga ikut dalam pelaksanaan di Patikalain. "Kami mengharapkan terus bisa melaksanakan program ini, tentu perlu dukungan semua pihak. Untuk lokasi sendiri kami berencana menjadikan Kamawakan, Loksado menjadi lokasi kedua, bahkan kemarin kami sudah berkesempatan untuk ikut dan menyaksikan pelaksanaan qurban di sana," tutupnya.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

SELENGKAPNYA
27 Juli 2022

KOLABORASI TIGA LEMBAGA, KL LAZISMU PCIM SUDAN SALURKAN BANTUAN KESEHATAN

SUDAN -- Kolaborasi kembali dijalin oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan. Kali ini, KL Lazismu PCIM Sudan bersama Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan dan NU Care-LazisNU menyuburkan aksi bersama dalam bidang sosial. Kegiatan ini berupa penyaluran bantuan finansial kepada anak dari ustadz Lutfi yang menderita penyakit penyempitan saluran pencernaan dan infeksi darah. Ustadz Lutfi merupakan salah satu mahasiswa Indonesia yang juga sedang menyelesaikan pendidikan di Sudan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung di kediaman ustadz Lufti pada Ahad (17/07). Pihak KL Lazismu PCIM Sudan diwakili oleh Wahidin (kepala kantor), Damar Muslim (staf pendistibusian), dan Dimas Muhammad (staf keuangan). Selain itu, Ahmad Muqovva dan Ikram hadir mewakili NU Care-LazisNU Sudan, serta Rifani Azka sebagai perwakilan PPI Sudan. Sebelumnya, seluruh perwakilan berkumpul terlebih dahulu di Sekretariat PPI Sudan selepas shalat maghrib.

Saat ditemui di kediamannya, ustadz Lutfi mengucapkan terima kasih atas penggalangan donasi yang telah dilakukan ini. Ia pun menjelaskan bahwa kondisi anaknya sudah mengalami peningkatan. "Alhamdulillah anak kami sudah mengalami peningkatan kondisi walaupun masih harus dijaga betul. Terima kasih kepada seluruh teman-teman yang sudah mau membantu, mulai dari menjaga anak kami di rumah sakit, sampai berusaha semaksimal mungkin untuk menggalang donasi. Saya doakan semoga baik donator dan antum semuanya diberikan kemudahan dan kelapangan rezeki," tuturnya.

Kepala KL Lazismu PCIM Sudan, Wahidin berharap agar PPI Sudan dapat terus merangkul lembaga sosial dalam sinergi untuk menyikapi berbagai keadaan sosial di Sudan. Ia juga menuturkan bahwa pihaknya prihatin dengan kondisi anak dari ustadz Lutfi. "Kami turut prihatin dengn kondisi anak panjenengan, kami memberikan doa terbaik agar anak antum kembali lekas pulih," tuturnya.

Kunjungan berakhir seiring dengan azan isya berkumandang. Dengan adanya penyaluran bantuan ini ke depan diharapkan dapat mendorong adanya aksi kolaborasi lagi, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun bidang lainnya. Selain itu, kegiatan ini dapat menambah jalinan persaudaraan khususnya di antara ketiga lembaga tersebut dan juga lembaga-lembaga lainnya yang ada di Sudan.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Dimas Muhammad Hanif Arkaan]

SELENGKAPNYA
27 Juli 2022

ATASI TUNGGAKAN BIAYA OPERASI, LAZISMU BERIKAN SANTUNAN KESEHATAN

KOTA PEKANBARU -- Pilar Kesehatan merupakan salah satu pilar program Lazismu. Melalui program Peduli Kesehatan yang berada di bawah pilar ini, Lazismu berikhtiar untuk membantu warga dalam mendapatkan layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah santunan biaya pengobatan kepada pasien.

Pada hari Jumat (22/07), Lazismu Kota Pekanbaru menyalurkan bantuan kesehatan kepada seorang balita penderita penyakit hernia. Penerima manfaat bantuan ini adalah Atthalaya Arsya Nur Aldin yang merupakan putra dari Suladi dan Nuryati. Balita ini harus menjalani operasi di RSUD Arifin Ahmad yang terletak di Jalan Diponegoro No. 2, Sumahilang, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru.

Keluarga Nuryati merupakan keluarga yang berasal dari kalangan kurang mampu. Suaminya yang merupakan seorang buruh serabutan memiliki penghasilan tidak menentu, sehingga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan selama melakukan pengobatan. Akibatnya, putra mereka pun harus menunggak biaya operasi.

Mengetahui keadaan ini, Lazismu Kota Pekanbaru memutuskan untuk memberikan bantuan langsung kesehatan. Bantuan tersebut berupa biaya administrasi rumah sakit untuk pengobatan agar bisa sedikit meringankan beban keluarga. Bantuan ini pun diberikan langsung oleh amil Lazismu Kota Pekanbaru kepada orang tua Atthalaya di RSUD Arifin Ahmad.

Nuryati, ibu dari Atthalaya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia pun berharap agar mereka yang membutuhkan bantuan dapat terus dibantu oleh Lazismu Kota Pekanbaru. "Terima kasih banyak kepada muzakki dan Lazismu Pekanbaru yang telah membantu tunggakan biaya operasi anak saya. Kami tidak bisa banyak membantu kepada Lazismu Pekanbaru dan semoga para muzakki yang telah menyalurkan bantuan dan Lazismu sehat selalu. Kami hanya bisa membantu secara doa semoga ke depannya bisa membantu kepada yang lainnya juga," tutur Nuryati.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

SELENGKAPNYA
27 Juli 2022

CERITA DI BALIK WAKAF FREEZER KL LAZISMU PCIM SUDAN

SUDAN -- Ada hal unik dalam donasi wakaf yang dilakukan oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan sebelum kegiatan besar Idul Adha. Markas Dakwah Muhammadiyah Sudan belum memiliki tempat penyimpanan daging yang memadai. Akibatnya, selama dua tahun belakangan penyimpanan daging qurban dititipkan di Baqolah, sejenis warung yang menjual sembako. Dengan berpindahnya Markas Dakwah Muhammadiyah Sudan dari kawasan Mujahidin ke Arkawet, permasalahan tentang penyimpanan daging qurban pun timbul. Di manakah daging qurban akan disimpan?

Usulan demi usulan pun berdatangan. Awalnya diusulkan untuk memberi sebuah freezer, yaitu perangkat elektronik yang berfungsi untuk menyimpan dan membekukan sebuah makanan maupun minuman dan sejenisnya. Usulan ini pun berujung pada wacana untuk membuka donasi wakaf freezer. Selain menyimpan daging qurban, kelak freezer tersebut juga dapat digunakan bagi para mahasiswa Indonesia yang berbisnis makanan atau minuman guna menopang biaya kuliah di Sudan.

Kegiatan penggalangan atau open donasi bukanlah kali pertama yang digagas oleh Muhammadiyah di Sudan. Sebelumnya, open donasi dilakukan untuk membantu orang sakit maupun untuk pengadaan inventaris penunjang kegiatan persyarikatan. Doa-doa pun dipanjatkan, di antara keraguan bahwa donasi yang dihimpun tidak mencukupi untuk membeli freezer. Bahkan salah seorang mahasiswa langsung mengambil sajadah dan menunaikan sholat dhuha saat pertemuan yang membahas rencana donasi wakaf freezer, dilanjutkan dengan berdoa agar impian ini bisa tercapai.

Riki Janwir, penggerak wakaf freezer ini menuturkan keyakinannya bahwa freezer ini akan memiliki manfaat. Ia menyimpan harapan agar bisa segera terwujud. "Saya yakin banget freezer ini bakalan bermanfaat ke depannya. Ketika open donasi dibuka saya hanya berdoa dan berusaha serta tawakal sama Allah sambil berharap semoga tahun ini freezernya tetap terwujud," ujarnya.

Achmad Helmi, ketua program qurban pun sangat mengharapkan adanya freezer ini. "Bismillah tahun ini bisa mengalami kemajuan dalam penyimpanan daging qurban, bisa lebih lama dan tidak numpang lagi ke tetangga. Bismillah ada freezer," ucapnya.

Hari itu, Jumat (08/07), pamflet ajakan donasi pun dibuat. Selang beberapa waktu kemudian pamflet yang telah jadi siap untuk disebarkan ke khalayak umum. Respons warga Muhammadiyah dan lainnya sangatlah besar. Dalam waktu kurang dari satu hari target dana yang dicanangkan pun terlampaui. Sebuah keajaiban doa ditambah ikhtiar dan tawakal menjadi jawaban.

Keesokan harinya, dana yang dihimpun oleh KL Lazismu PCIM Sudan ini siap digunakan di salah satu tempat penjualan freezer. Freezer yang pas dengan kebutuhan pun tersedia, namun ternyata harga yang ditawarkan oleh penjual belum bisa dipenuhi. Kekurangan yang cukup besar itu memaksa untuk memutar otak kembali. Sekali lagi, pertolongan Allah pun datang. Salah seorang donatur siap untuk menalangi dana yang kurang. Hanif, salah satu amil KL Lazismu PCIM Sudan pun bersyukur dengan pembelian freezer ini, "Alhamdulillah, freezer hasil solidaritas teman-teman berhasil terbeli."

Kejadian ini mengantarkan pada serangkai kalimat "Man jadda wa jada", siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan bisa, serta "Alittihadu asasu annajah" persatuan itu pondasi dari kesuksesan. Dua kalimat tersebut memang tepat menjadi intisari hikmah dari cerita ini. Keinginan yang kuat diiringi dengan ikhtiar yang kuat serta tawakal yang tinggi akan menghasilkan sebuah hasil yang indah, bukan hanya terlihat atau berdasar pada hasil fisik yang didapatkan, melainkan juga agar ikhtiar tersebut menghasilkan manfaat untuk banyak orang. Terima kasih freezer. Sepenggal cerita pembelianmu telah memberikan pelajaran yang banyak.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Dimas Muhammad Hanif Arkaan]

SELENGKAPNYA
27 Juli 2022

AUDIT KEUANGAN LAZISMU SE-DI YOGYAKARTA DIMULAI, DIIKUTI 66 KANTOR

KOTA YOGYAKARTA -- Sebagai wujud pertanggungjawaban kepada publik dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah serta dana sosial keagamaan lainnya, Lazismu Wilayah DI Yogyakarta akan menjalankan audit eksternal yang melibatkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Abdul Hamid dan Rekan. Hal ini bertujuan untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas guna menjaga kepercayaan masyarakat. Audit tersebut akan berlangsung selama 10 hari, dari Senin (18/07) hingga Kamis (28/07) di Gedung Muhammadiyah DI Yogyakarta.

Pada pelaksanaan kali ini, 66 kantor Lazismu tingkat daerah dan cabang di wilayah DI Yogyakarta akan menjalani audit. Jumlah ini terdiri dari 60 kantor layanan tingkat cabang atau kantor yang berada di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), 5 kantor tingkat daerah, dan 1 kantor tingkat wilayah. Tahun sebelumnya, audit hanya diikuti oleh 41 kantor dengan nilai penghimpunan yang diaudit sebesar 18 miliar rupiah. Tahun ini, nilai penghimpunan yang akan diaudit sebanyak 38 miliar rupiah untuk pembukuan tahun 2021.

Saat pembukaan audit yang berlangsung secara hybrid pada Senin (18/07), Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Mahli Zainuddin memberikan apresiasinya. Menurutnya, salah satu keunggulan Lazismu di DI Yogyakarta adalah memiliki jumlah kantor layanan tingkat cabang yang sangat besar, sehingga pergerakan basis cabang dapat memberikan layanan yang luas. "Dari segi wilayah, DIY hanya memiliki lima daerah, namun pergerakan kantor layanan tingkat cabang itu kegigihan, kita harus diapresiasi," ujarnya saat sambutan pembukaan audit melalui daring yang dilanjutkan dengan penyerahan simbolis berkas keuangan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta kepada KAP Abdul Hamid dan Rekan.

Apresiasi lainnya juga datang dari Ketua PWM DI Yogyakarta, Gita Danupranata. Ia pun berharap agar penilaian yang diberikan melalui proses audit ini akan meningkatkan kepercayaan publik kepada Lazismu. "Apresiasi PWM DIY kepada Lazismu DIY telah mengauditkan dana 38 miliar. Penilaian hasil audit ini yang berhak menilai adalah KAP, jadi harapannya penilaian ini akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Lazismu," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DI Yogyakarta, Cahyono menyampaikan, gerakan filantropis berbasis kantor layanan tingkat cabang ini merupakan ciri khas Lazismu di DI Yogyakarta. Penghimpunan pun akan menjadi lebih efektif dengan berdirinya kantor layanan di tingkat AUM. "Gerakan filantropis berbasis kantor layanan cabang atas koordinasi wilayah dan daerah menjadi ciri khas di DIY. Berdirinya kantor layanan tingkat AUM juga menambah layanan agar lebih efektif dan efisien untuk gerakan penghimpunan," terangnya.

Mewakili pihak auditor, Wilda Farah selaku Engagement Partner KAP Abdul Hamid dan Rekan menjelaskan, proses audit Lazismu ini bersifat nasional. DI Yogyakarta pun menjadi wilayah keempat yang didatangi oleh pihaknya. Sebelumnya, KAP Abdul Hamid dan Rekan telah melaksanakan proses audit di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Pusat (Jakarta). Salah satu bentuk persiapan audit adalah dengan menyampaikan dan menyiapkan laporan yang dibuktikan setiap transaksi.

Terkait opini yang diberikan, Farah melanjutkan, sifatnya menyeluruh dan dapat diakui oleh Lazismu tiap daerah serta sesuai ketentuan publik. "Opini yang dikeluarkan oleh KAP bersifat menyeluruh dan bisa diakui oleh Lazismu setiap daerah. Proses pemberian opini sesuai ketentuan akuntan publik," tegasnya.

Peran Lazismu di DI Yogyakarta sangat signifikan dalam membantu dakwah persyarikan, diwujudkan dengan sinergi yang dijalin bersama majelis, lembaga, ortom, maupun AUM. Pada tahun sebelumnya, Lazismu Wilayah DI Yogyakarta mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan tahun buku 2019 dan 2020. Nilai penghimpunan pada laporan keuangan serta jumlah partisipan kantor layanan yang diaudit pun meningkat dari tahun ke tahun.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Marzuki]

SELENGKAPNYA
21 Juli 2022

KEMBALI DIPERCAYA BPKH, LAZISMU SALURKAN HEWAN QURBAN UNTUK WILAYAH DI YOGYAKARTA

KOTA YOGYAKARTA -- Meski terkendala penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK), Lazismu Wilayah DI Yogyakarta kembali mendapatkan kepercayaan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI untuk menyalurkan hewan qurban. Setelah pada tahun sebelumnya mendapatkan hewan qurban berupa sapi, tahun ini Lazismu mendapatkan amanah untuk menyalurkan kambing ke beberapa titik di wilayah Kabupaten Sleman, Gunungkidul, dan Bantul.

24 ekor kambing pun didistribusikan kepada masjid-masjid yang menggelar penyembelihan hewan qurban. Delapan titik tersebut meliputi tiga titik di masjid yang berada di wilayah Sleman, empat titik di masjid wilayah Gunungidul, dan satu titik di SD Muhammadiyah Mertosonan yang terletak di Kabupaten Bantul. Pemilihan hewan qurban berupa kambing ini adalah untuk menghindari PMK.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Pelaksana BPKH, Anggito Abimanyu mengamanahkan kepada Lazismu agar mendistribusikan kambing-kambing qurban ini untuk wilayah se-DI Yogyakarta. "Berkah Qurban 1443 H BPKH untuk tahun ini berupa kambing, daripada tahun sebelumnya berupa sapi. Pemberian ini dilaksanakan bersama Lazismu untuk didistribusikan untuk wilayah se-DIY," ujarnya saat penyerahan kambing dalam program Berkah Qurban 1443 H di Masjid An Nur, Sleman pada Jumat (08/07).

Distribusi daging qurban di wilayah DI Yogyakarta menyasar warga dhuafa

Iswanto, takmir Masjid Al Huda, Kabupaten Gunungkidul menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPKH dan Lazismu yang telah menyalurkan hewan qurban ke lingkungan masjidnya. Bantuan yang dibagikan kepada warga sekitar masjid ini sangat dirasakan manfaatnya. "Terima kasih kepada BPKH dan Lazismu atas pemberian bantuan hewan qurban. Daging qurban ini akan dibagikan kepada 70 Kepala Keluarga," terangnya.

Di Kabupaten Sleman, Marsinggih selaku ketua takmir Masjid Suronggolo juga mengucapkan terima kasih kepada BPKH. Pihaknya merasa senang dengan bantuan tiga ekor kambing tersebut, sehingga bisa mendistribusikan daging qurban kepada warga yang berhak menerimanya. "Merasa senang dan terima kasih kepada BPKH," kata Marsinggih.

Pemotongan hewan qurban berlangsung pada Ahad (10/07) di wilayah Kabupaten Gunungkidul dan Sleman, sementara untuk titik SD Muhammadiyah Mertosonan di Kabupaten Bantul berlangsung pada Selasa (12/07). 600 Kepala Keluarga menjadi penerima manfaat Program Kemaslahatan BPKH bertajuk "Berkah Qurban 1443 H, Berbagi Berkah Qurban ke Penjuru Negeri" ini, sebagian besar merupakan keluarga dari golongan dhuafa. Lazismu Wilayah DI Yogyakarta pun telah menjadi mitra BPKH dalam program kemashalahatan qurban sejak tiga tahun terakhir ini dan telah mendapat penghargaan sebagai mitra BPKH dengan laporan terbaik.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Marzuki]

SELENGKAPNYA
21 Juli 2022
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross