

Acara ini dihadiri oleh Muhammad Anwar Karim (Komisaris Utama PT Eastparc Hotel Tbk.), Edwin Jayandaru (Komisaris Independen PT Eastparc Hotel Tbk.), Eka Yuhendri (Wakil Sekretaris Badan Pengurus Lazismu DI Yogyakarta), Dyah Setyawati Dewanti (Wakil Dekan 1 FEB UMY), dan Irfan Noor Riza (Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Yogyakarta). Sebelumnya telah dilakukan penandatanganan MoU antara Lazismu Wilayah DI Yogyakarta dengan FAC Sekuritas Indonesia terkait zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam bentuk saham.
Dyah Setyawati Dewanti selaku Wakil Dekan 1 FEB UMY menyampaikan bahwa sebelum penyerahan saham EAST kepada Lazismu, mahasiswa Program Studi Manajemen dan KSPM FEB UMY sudah diberikan pembekalan mengenai dasar-dasar investasi pasar modal. "Pembekalan dasar investasi tersebut berupa pengenalan pasar modal Indonesia dengan pemateri dari Bursa Efek Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan cara transaksi saham menggunakan aplikasi FAST milik FAC Sekuritas Indonesia," terangnya.
Dyah melanjutkan, setelah diberi pembekalan, 455 mahasiswa peserta pembekalan secara bersama-sama melakukan aktivasi transaksi perdana saham PT Eastparc Hotel Tbk. dengan kode perusahaan EAST. "Barulah kemudian dilanjutkan dengan menyedekahkan saham EAST tersebut ke pihak Lazismu DIY, sebagai badan amal," tambahnya.
Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Yogyakarta, Irfan Noor Riza memberikan apresiasinya kepada Lazismu Wilayah DI Yogyakarta atas inisiatif terhadap lembaga zakat untuk menerima dan mengelola ZIS saham. Menurutnya, hal ini akan terus menumbuhkan pasar modal syariah. "Menyambut baik dan semakin menumbuh kembangkan pasar modal syariah," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Badan Pengurus Lazismu DI Yogyakarta, Eka Yuhendri menyebutkan, gerakan sedekah saham ini merupakan hal yang positif. Kegiatan ini dapat menjadi ajang edukasi bagi berbagai pihak. "Gerakan sedekah saham yang dilakukan oleh teman-teman KSPM UMY melalui Lazismu DIY ini sesuatu yang sangat positif, memberi teladan dan dalam rangka edukasi, tentu dapat ditularkan kepada mahasiswa, dosen, investor, dan calon investor, bahkan masyarakat pada umumnya," ungkapnya.
Acara penyerahan simbolis sedekah saham dilakukan oleh KSPM FEB UMY melalui Dyah Setyawati kepada Eka Yuhendri mewakili Lazismu Wilayah DI Yogyakarta. ZIS saham yang diberikan oleh muzakki melalui Lazismu dikelola secara proporsional dan profesional. Proporsional tentu melihat apakah muzaki yang bersedekah itu mempunyai mustahik titipan ke Lazismu, jika ada tentu akan menjadi pertimbangan untuk dijadikan program penyaluran. Jika tidak ada mustahik titipan dari muzakki maka akan dikelola dan dimasukkan ke dalam 6 Pilar Program yang dimiliki oleh Lazismu.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Rizal Firdaus]

Balai pengajian yang berada di Gampong Sangso, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen tersebut dikelola oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Samalanga. Di tempat ini, ibu-ibu Aisyiyah mengajarkan baca tulis Al-Qur'an kepada warga setempat. Harapannya, kelak tak ada lagi warga yang buta huruf dan tidak bisa membaca atau menulis Al-Qur'an. Bantuan yang diberikan oleh Lazismu Kabupaten Bireuen senilai lima juta rupiah untuk perbaikan balai pengajian agar sarana pendidikan ini dapat nyaman digunakan.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Bireuen, Fajar Ardiansyah menyebutkan, kepedulian pihaknya dalam dunia pendidikan ditunjukkan melalui bantuan ini. "Bulan Juli Lazismu Bireuen kembali mentasyarufkan bantuan uang tunai untuk renovasi balai pengajian yang dikelola ibu Aisyiyah Samalanga, Desa Sangso. Bantuan senilai lima juta rupiah merupakan wujud kepedulian Lazismu Bireuen dalam mengentaskan buta huruf baca Al-Qur'an," ujarnya.
Menurut Fajar, program yang sudah berjalan beberapa kali ini mendapat sambutan antusias dari ibu-ibu PCA Samalanga. Serah terima bantuan pun dilakukan oleh pihaknya secara langsung kepada Ketua PCA Samalanga yaitu Aisyiah. Fajar juga berharap agar kerja sama antara ortom dengan Lazismu Kabupaten Bireuen dapat lebih erat. "Ortom di tingkat kecamatan maupun ranting adalah stake holder yang paham betul kondisi di lingkungannya masing-masing," ungkapnya.
Fajar pun mengajak berbagai pihak untuk terus berkoordinasi dengan Lazismu Kabupaten Bireuen. "Jika terdapat sesuatu, dalam hal ini orang pribadi atau lembaga yang perlu dibantu maka segera berkoordinasi dengan Lazismu Bireuen agar segera teratasi. Ke depan Lazismu Bireuen akan berkembang sekaligus dalam ranah dakwah melalui kegiatan sosial, khususnya di seluruh daerah Kabupaten Bireuen," ajaknya.
Sementara itu, Aisyiah selaku Ketua PCA Samalanga mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Ia menambahkan, Lazismu Kabupaten Bireuen sebelumnya juga telah memberikan bantuan berupa mushaf Al-Qur'an. "Kami berharap bantuan semacam ini banyak dilakukan, terutama untuk balai tempat belajar Al-Qur'an yang ada di Kecamatan Samalanga. Alhamdulillah dulu Lazismu Bireuen juga telah membantu Al-Qur'an pada seratusan santri kami," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Fajar Ardiansyah]

RPH dipilih sebagai tempat penyembelihan untuk lebih menjaga kebersihan, higienis, dan efisien. Jumlah hewan qurban yang disembelih di RPH pada Ahad (10/07) adalah sebanyak tiga ekor sapi. Setelah disembelih, daging qurban kemudian dikemas di area kantor Lazismu Kabupaten Banyumas yang berada di gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas. Selain itu penyembelihan hewan qurban berupa kambing sebanyak 13 ekor juga dilakukan di beberapa titik. Jumlah paket daging qurban yang didistribusikan sebanyak 100 paket yang dibagi rata masing-masing 50 paket untuk kedua titik distribusi yang berbeda.
Dusun Wadasmalang menjadi salah satu titik distribusi daging qurban. Di tempat ini, penyerahan dilakukan bersama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilongok dan juga ketua RW setempat. Prapto, ketua RW 6 Dusun Wadasmalang mengungkapkan rasa terima kasih kepada Lazismu Kabupaten Banyumas karena telah mendistribusikan daging qurban dan paket fidyah kepada warganya. Tahun ini, warga Dusun Wadasmalang dapat merasakan kebahagiaan menikmati hewan qurban.
Hal senada juga dituturkan oleh Imam Eko, selaku Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Purwojati. Pendistribusian daging qurban kali ini merupakan hasil kerjasama dengan PCPM Purwojati dan takmir masjid Al-Ishlah. "Semoga dengan adanya pendistribusian daging qurban ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, tapi juga menyosialisasikan dan juga mengedukasi warga tentang qurban. Harapannya tahun depan ada warga di sini yang melaksanakan ibadah qurban dengan adanya pemotongan hewan qurban disini," harapnya.

Sementara itu, penyembelihan kambing qurban sebanyak 13 ekor dilakukan pada 13 titik yang berbeda. 13 titik tersebut berada di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang, Dusun Pereng Wetan Desa Jero dan Desa Kemawi Kecamatan Somagede, Kecamatan Purwokerto Timur, Desa Samudra Kecamatan Gumelar, Dusun Rata Desa Kasegeran Kecamatan Cilongok, Sokaraja, serta Desa Kedungbanteng Kecamatan Kedungbanteng. Pengelolaan kambing qurban tersebut diserahkan kepada warga setempat.
Pendistribusian hewan qurban tahun ini mengacu kepada kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal atau 3T yang tidak terdapat warga Muhammadiyah disana. Di antaranya adalah Dusun Wanarata yang berada di Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati dan Dusun Wadasmalang yang berada di Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok. Daerah ini merupakan kawasan yang jarang dijangkau oleh pendistribusian daging qurban sehingga tidak setiap tahun atau bahkan jarang sekali warga masyarakat dapat merasakan kebahagiaan di hari Idul Adha dengan menikmati hidangan daging qurban.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Romi Zarida]

Andi Triyanto selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Magelang menyampaikan, tahun ini Lazismu Kota Magelang memiliki tiga program dalam menyemarakkan Idul Adha 1443 H. Tiga program ini yaitu ketahanan pangan dengan konsep qurban kemasan dalam bentuk RendangMu, penyembelihan hewan qurban berbasis Ranting Muhammadiyah, serta qurban di pelosok desa. Selain itu, kolaborasi juga dijalin sebagai syiar dakwah, di samping untuk menunaikan amanah pequrban.
"Kita kolaborasi dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Wates, Kota Magelang untuk menyembelih satu sapi. Selain menjadi syiar dakwah persyarikatan, ini menjadi bagian dari menyampaikan amanah shohibul qurban," terang Andi.
Andi juga menambahkan, untuk mitra luar Muhammadiyah, tahun ini pihaknya menggandeng YBM PLN Magelang dalam penyaluran hewan qurban. Penyaluran tersebut menyasar masyarakat yang ada di lereng Gunung Sumbing sebagai wujud pemerataan distribusi daging qurban. Dalam kolaborasi ini, Lazismu Kota Magelang juga bersinergi dengan Pemuda Muhammadiyah untuk distribusi hewan qurban pada Ahad (10/07) di Dusun Pongangan, Desa Ngargosoko, Kecamatan Kaliangkrik, Kota Magelang. Hewan qurban tersebut berasal dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Magelang yang disalurkan oleh YBM PLN.

Dalam kolaborasi ini, Andi berharap akan terus terjalin pada kesempatan yang lain. "Terima kasih kepada PLN Magelang yang sudah mempercayakan amanah qurban melalui Lazismu Kota Magelang. Semoga bisa bersinergi dilain kesempatan," harapnya.
Sementara itu, Khalid Hamzah, Ketua Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah Ngargosoko Kaliangkrik menerangkan, distribusi daging qurban diberikan kepada 110 Kepala Keluarga (KK). Pihaknya pun baru pertama kali melakukan penyembelihan hewan qurban di lokasi ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan YBM PLN yang telah memercayakan pengelolaan hewan qurban kepada Pemuda Muhammadiyah. "Terimakasih kepada Lazismu dan PLN yang sudah memberikan hewan qurban. Selain memang masih jarang hewan qurban, kegiatan ini akan menjadi syiar dakwah Islam dan juga Muhammadiyah tentunya," ucapnya.
Terakhir, Khalid berharap agar kolaborasi kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang lebih untuk masyarakat sekitar. "Kami sangat terbuka jika suatu saat nanti ada kegiatan-kegiatan baksos yang pasti bermanfaat," tutupnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Alia Endah]

Penyembelihan hewan qurban berupa sapi dan kambing berlangsung pada Ahad (10/07) di dua lokasi, yaitu di lingkungan Masjid Al Muhajirin, Kecamatan Angsana dan Mushola Al Amin, Kecamatan Mentewe. Masjid Al Muhajirin menerima bantuan berupa satu ekor sapi, sementara Mushola Al Amin mendapatkan dua ekor sapi dan satu ekor kambing. Distribusi daging qurban mencakup warga lingkungan masjid dan mushola serta menyasar dua puluh Kepala Keluarga (KK) mualaf yang tersebar di Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe. Di samping itu, daging qurban juga dibagikan ke Pondok Pesantren Darul Qur'an Muhammadiyah yang berada di Kecamatan Simpang Empat.
Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Tanah Bumbu, Ahmad Rahyuda, menyebutkan bahwa kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan setiap tahun oleh pihaknya. "Pelaksanaan qurban ini adalah salah satu program rutin tahunan dari Lazismu Tanah Bumbu serta ingin berbagi daging qurban kepada sesama umat muslim," ungkapnya.
Rahyuda melanjutkan, total pequrban yang mengamanahkan ibadah qurbannya melalui Lazismu adalah sebanyak 22 jiwa, dengan rincian hewan qurban yaitu tiga ekor sapi dan satu ekor kambing. "Untuk hewan qurban terdapat tiga ekor sapi berasal dari 21 orang pequrban. Di samping itu ada pula satu ekor kambing, jadi total pequrban 22 orang yang mempercayakan qurban sekaligus penyebarannya kepada Lazismu," lanjutnya.
Harapannya, terang Rahyuda, Lazismu akan semakin dikenal melalui program ini sehingga semakin dipercaya masyarakat untuk pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah serta qurban. "Kami berharap program rutin qurban ini yang dilaksanakan bisa dirasakan oleh warga, kehadiran Islam melalui Lazismu Tanah Bumbu. Selain itu Lazismu ke depan semakin dikenal dan dipercaya untuk pengelolaan dana zakat, infak, sedekah oleh masyarakat, termasuk di antaranya penyaluran dana qurban," harapnya.
Salah seorang penerima manfaat daging qurban Lazismu, Ahmad Ridwan, terkesan dengan program yang dilaksanakan di lingkungan tempat tinggalnya ini, terlebih lagi dengan adanya kunjungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tanah Bumbu dan Lazismu ke Ranting Muhammadiyah setempat. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para pequrban dan Lazismu yang telah menyalurkan daging qurban tersebut. "Terima kasih kepada para pequrban serta Lazismu yang telah melaksanakan dan menyalurkan daging qurban kepada kami," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Syamsuddin saat pelepasan pendistribusian perdana menyatakan, RendangMu merupakan gebrakan yang dilakukan Lazismu Wilayah Jawa Timur dengan keunggulan tahan lama. Tahapan-tahapan produksi telah dilewati dan kini adalah proses distribusi. Ia pun memuji proses pengolahan daging qurban hingga menjadi kemasan yang relatif cepat.
"Ini adalah salah satu gebrakan Lazismu Jatim menjadi yang pertama mengolah daging qurban menjadi RendangMu. Tentu saja ini bermanfaat luar biasa bagi yang membutuhkan karena bisa bertahan dua tahun serta bisa didistribusikan ke daerah-daerah yang layak menerima daging RendangMu. Tahun ini bisa lebih cepat prosesnya daripada tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.
Syamsuddin menambahkan, pada tahap awal ini akan mengirim ke luar Pulau Jawa, mulai dari Aceh, Lampung, Gorontalo, Makassar dan lain sebagainya hingga Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya pada tahap berikutnya akan dilakukan pengiriman bagi pequrban dan penerima manfaat di Pulau Jawa hingga paling akhir di Jawa Timur. Ia pun berharap agar apa yang telah dilakukan ini mendapatkan keridhaan Allah, baik bagi pequrban, penyelenggara, maupun bagi penerima manfaat.
"Mudah-mudahan langkah yang kita lakukan ini mendapat ridha dari Allah SWT, berkah baik bagi orang yang berqurban maupun bagi yang menerima qurban. Dan juga berkah bagi rekan-rekan Lazismu yang telah bekerja keras, susah payah banting tulang melayani para pequrban guna memproses daging qurban menjadi produk RandangMu," harap Syamsuddin.

Sementara itu, Ketua Lazismu Wilayah Jawa Timur, Zainul Muslimin menuturkan, pendistribusian RendangMu ke luar Pulau Jawa akan menggunakan jasa pengiriman barang atau ekspedisi. Diperkirakan dalam tempo satu hingga dua pekan ke depan, produk RendangMu akan sampai di tempat tujuan. Ia juga bersyukur dengan kecepatan produksi RendangMu ini.
"Alhamdulillah dengan terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh serta perubahan yang radikal tahun ini, Lazismu bisa menjadi yang tercepat dalam memproduksi RendangMu dari sapi-sapi qurban yang dititipkan di Lazismu Jawa Timur, yang pagi ini mulai didistribusikan ke seluruh Indonesia dari Gedung Kemanusiaan Lazismu Jawa Timur," tutur Zainul.
Zainul juga menegaskan, pihaknya juga menjamin mutu qurban kemasan RendangMu. "Kita senantiasa menjamin mutu produk qurban kemasan RendangMu menjadi makanan olahan daging sapi siap santap yang nikmat dan lezat khas selera nusantara. Oleh sebab itu kita terus memperhatikan aspek kesehatan dan kelayakan ternak, sesuai dengan syar'i dan tidak melanggar undang-undang, jaminan kehalalan penyembelihan, higienitas pemrosesan dan pengolahan yang memperhatikan standar kualitas produk nasional. Tentu dengan tetap mengusung semangat berkemajuan guna berbagi manfaat untuk sesama, bismillah," pungkasnya.
Pada tahun 2022 ini Lazismu se-Jawa Timur mengelola dana untuk qurban kemasan sebesar 5,8 miliar rupiah. Dana itu berasal dari pequrban di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Jawa Timur sendiri. Proses pengolahan daging qurban menjadi produk RendangMu dilakukan di beberapa pabrik pengolahan makanan, salah satunya di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Diperkirakan pada akhir Juli 2022 seluruh rangkaian proses qurban kemasan telah selesai dilaksanakan sehingga produk qurban kemasan cepat terdistribusikan kepada seluruh penerima manfaat di penjuru negeri. Amanah pequrban pun bisa dilaksanakan dengan baik, relatif cepat, tepat waktu, dan tepat sasaran.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

