

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Banjarbaru, Abdul Aziz menyampaikan, program ini merupakan salah satu program pemberdayaan Lazismu. Untuk memenuhi persyaratan sebagai penerima bantuan, pihaknya telah melakukan survei terlebih dahulu. "Sebelumnya kami telah menurunkan tim yang bertugas untuk survei. Dari hasil survei tersebut kami berkesimpulan, usaha ini akan prospektif dan sangat perlu dibantu, apalagi pangsa pasarnya jelas karena sangat dekat dengan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kota Banjarbaru," ujarnya.
Aziz pun berharap agar bantuan ini akan terus berjalan dengan baik, tentunya Lazismu akan terus mendampingi hingga mandiri. "Mudah-mudahan usaha ini ini dapat berjalan dengan baik dan akan dikawal sampai benar-benar mandiri," harapnya.
Senada dengan itu, Hasanul Basri, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Banjarbaru yang memberikan sambutan saat pelaksanaan penyerahan dan peresmian Dapur Palam pada Sabtu (25/06) menyampaikan bahwa keberadaan Lazismu adalah sebagai bentuk kepedulian umat untuk saling membantu. "Dengan kerja sama banyak orang maka akan mudah memberikan bantuan dan orang yang dibantu insyaAllah ringan bebannya, apalagi yang menjadi penerima merupakan ibu yang memilik tiga anak yatim. Mudah-mudahan membawa kebermanfaatan," imbuhnya.
Rasa syukur pun ditunjukkan oleh Isnaini, kakak ipar Rara, penerima manfaat yang mewakili dalam penyerahan bantuan tersebut. "Ketika mendengar jika Lazismu berkeinginan membantu pembangunan warung, saya merasa sangat bersyukur karena saat ini dia (Rara) sedang membesarkan tiga anaknya yang masih kecil. Terima kasih atas bantuannya," ungkapnya.
Isnaini melanjutkan, sebelumnya keluarga telah mencoba memberikan modal ketika berjualan secara daring. "Kami sebelumnya telah memberikan bantuan modal pula, namun dengan adanya bantuan warung ini tentu harapan kami akan dapat dapat berkembang dan bisa membesarkan dan membiayai sekolah anak-anak," lanjutnya.
Manajer Lazismu Kota Banjarbaru, Tito Dwi Wirawan yang turut mengawal program ini membeberkan alasan pihaknya hingga akhirnya memutuskan untuk membantu. "Usaha kuliner milik ibu Rara ini telah berjalan lebih kurang satu tahun, namun hanya mengandalkan pemasaran secara online. Dengan keadaan seorang diri membesarkan tiga orang anak yang masih kecil beliau berkeinginan untuk membuka warung," jelasnya.
Tito kemudian menjelaskan, dengan bantuan usaha seperti ini pihaknya berniat agar lebih banyak lagi pihak yang dapat dibantu. "Kami berniat menjadikan sebagai role mode pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkesinambungan melalui usaha kuliner yang tidak hanya menguntungkan si penerima manfaat saja, tetapi juga memberikan efek rantai ékonomi terhadap pelaku usaha yang lain. Contoh saja ketika usaha warung dan pesanan katering ini berjalan, maka ada banyak pemasok bahan-bahan masakan seperti penjual sayur, penjual ikan dan daging, penjual bumbu dan lain-lain yang akan terkena imbasnya, serta mampu membuka lapangan pekerjaan ketika warung tersebut mampu menyerap tenaga kerja dari ibu-ibu dan driver ojek online di sekitar warung tersebut," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Hj. Pastiana selaku panitia pelaksana kegiatan ini sekaligus anggota Ranting Aisyiyah Muttaqin Banjarmasin menyampaikan terima kasih atas disalurkannya hewan qurban di lingkungannya. "Terima kasih atas bantuan satu ekor sapi dari Lazismu Kota Banjarmasin. Selanjutnya akan kami salurkan kepada warga yang berhak. Mudah-mudahan adanya kegiatan ibadah qurban ini membawa keberkahan bagi kita semua, baik yang berqurban maupun warga yang menerima manfaat daging qurban nantinya," ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Adiani, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kota Banjarmasin menyampaikan bahwa pihaknya bersyukur kali ini bisa menyalurkan amanah para pequrban. "Kami bersyukur bisa turut menyalurkan satu ekor sapi di Ranting Muttaqin ini. Terima kasih juga kepada seluruh peserta qurban atas kepercayaannya, berqurban melalui Lazismu Kota Banjarmasin," terangnya.
Adiani menambahkan, ke depannya, Lazismu akan terus melakukan sebaran qurban ke daerah pinggiran Kota Banjarmasin. Hal ini dilakukan agar distribusi hewan qurban dapat berdaya guna dan tepat sasaran. "Tahun depan, kami terus berupaya untuk mengajak kepada warga persyarikatan ikut berpartisipasi menyebarkan qurban ke daerah pinggiran Kota Banjarmasin, agar bisa tepat sasaran dan berdaya guna," ajaknya.
Kawasan Jalan Tunjung Maya merupakan salah satu daerah padat penduduk di Kota Banjarmasin. Pada pelaksanaan Idul Adha 1443 H, daerah ini hanya menyembelih dua ekor sapi, satu di antaranya merupakan amanah para pequrban melalui Lazismu. Daging qurban tersebut akan dibagikan untuk 120 kepala keluarga.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Manajer Lazismu Kabupaten Kendal, Suprapto menyampaikan, ZISCardMu adalah sebuah bentuk inovasi yang dilakukan oleh pihaknya dalam bentuk kartu. Selain memberikan berbagai kemudahan, kartu ini juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat umum dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu. Tidak hanya berfungsi sebagai kartu muzakki, ZISCardMu juga dapat digunakan sebagai uang digital. Kartu tersebut dapat digunakan sebagai alat pembayaran jalan tol, kartu belanja isi ulang, dan juga sebagai kartu diskon belanja di toko-toko yang telah bekerja sama dengan Lazismu Kabupaten Kendal.
"Selain berbagai benefit di atas, dengan menggunakan ZISCardMu kita juga ikut berkontribusi pada pembangunan Sekolah Layak di tepian negeri dalam program 'Save Our School'," imbuh Suprapto.
Acara Pengajian Hari Bermuhammadiyah ini digelar dalam rangka silaturahmi keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Kendal, selain juga untuk memeriahkan semarak pra Muktamar, Gebyar UMKABA, dan Milad 113 Muhammadiyah. Turut berhadir dalam acara ini yaitu Wakil Bupati Kendal H. Windu Suko Basuki, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Suparman Syukur, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti, dan jajaran PDM Kendal.
Ketua PDM Kendal, Ikhsan Intizam dalam sambutannya mengatakan, ber-Muhammadiyah itu merupakan jihad fi sabilillah dan konsekuensi dalam berjihad insyaAllah syahid karena Muhammadiyah bekerja untuk tegaknya syariat Islam. Ia pun meminta doa kepada para jamaah untuk semua agenda yang sedang dilaksanakan agar berjalan dengan baik. "Salah satu agenda tersebut adalah pendirian Rumah Sakit Islam 2 yang akan dibangun di wilayah Patean dan saat ini sudah masuk tahap perizinan," terangnya.
Sementara itu Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dalam tausiyahnya mengatakan, kegiatan pengajian dapat dikatakan sukses bukan dilihat dari banyaknya jamaah yang hadir, tetapi yang utama dan terbesar adalah niat kita dalam mengadakan pengajian semata-mata hanya mengharap ridha Allah. Menurutnya, kesuksesan ditandai dengan ikhtiar terus beramal untuk memajukan persyarikatan. "Dan sukses di antaranya adalah bagaimana kita ini bisa terus beramal, berjihad memajukan umat, memajukan bangsa dengan amal usaha milik Muhammadiyah," imbuhnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah]

Agung Pramuryantyo selaku Manajer Lazismu Kota Pekanbaru menjelaskan, bantuan yang disalurkan untuk pembangunan masjid tersebut sebesar tiga juta rupiah. Ia pun berharap agar dana yang diberikan tersebut bisa membantu membangun masjid. "Hari ini Lazismu Pekanbaru menyalurkan bantuan sosial untuk pembangunan Masjid Al-Fida'. Bantuan tersebut berupa uang sebesar tiga juta rupiah. Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu membangun Masjid Al-Fida'," jelasnya.
Sementara itu, Zul Azmi sebagai ketua pengurus Masjid Al-Fida' mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Kota Pekanbaru yang telah memberikan bantuan untuk pembangunan masjid yang dikelolanya. "Kami dari pengurus mengucapkan terima kasih banyak kepada Lazismu Pekanbaru yang telah mau memberikan kontribusinya kepada Masjid Al-Fida'. Kami juga saat ini sedang melaksanakan pembangunan," ungkapnya.
Zul Azmi juga bersyukur atas kerja sama yang telah terjalin serta berdoa agar diberikan keberkahan. "Alhamdulillah dengan kerja sama dan support dari Lazismu Pekanbaru kita sesama lembaga dari Muhammadiyah, mudah-mudahan memberikan kita keberkahan buat kita bersama," ucapnya.
Bantuan pembangunan masjid ini merupakan bagian dari program Back to Masjid. Program ini berada di bawah Pilar Sosial Dakwah Lazismu yang bertujuan agar masjid dapat memberikan layanan ibadah yang layak dan berkualitas. Salah satu bentuk dari program Back to Masjid adalah rehabilitasi atau renovasi tempat ibadah.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

Penyerahan amanah daging qurban ini berlangsung pada Selasa (12/07) di Jalan Matoa, Kelurahan Industri Tenayan, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Dua ratus kantong paket daging qurban tersebut berasal dari enam ekor sapi yang dipotong oleh kolaborasi Tiki, Lingga, Dashnet, Aubama, Butik, dan Sekolah Alam Indonesia. Dari pemotongan tersebut menghasilkan enam ratus kantong dan dua ratus kantong diamanahkan kepada Lazismu Pekanbaru.
Manajer Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo pun menjelaskan bahwa pihaknya menerima amanah daging qurban untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. "Lazismu Pekanbaru diamanahkan menyalurkan dua ratus kantong kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.
Agung kemudian menjelaskan bahwa kerja sama ini sudah terjalin selama lima tahun terakhir. Ia juga berharap agar kegiatan ini bisa berlanjut di tahun berikutnya untuk bisa terus kembali memberikan manfaat kepada mereka yang membutuhkan. "Lima tahun terakhir kita sudah bekerja sama untuk menyalurkan pendistribusian daging qurban. Hari ini kita memotong enam ekor sapi qurban. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan bisa berlanjut di tahun-tahun berikutnya," ucapnya.
Sementara itu, Didi Winarsah selaku penanggung jawab kegiatan qurban tersebut mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Kota Pekanbaru yang telah bersedia untuk bekerja sama dalam pendistribusian daging qurban. "Terima kasih kepada Lazismu Pekanbaru yang sudah membantu kami dalam mendistribusikan hewan-hewan qurban kami. Alhamdulillah ini sudah kesekian kalinya kami bekerja sama dengan Lazismu Pekanbaru untuk mendistribusikan daging hewan," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

Bantuan berupa paket sembako pun diserahkan oleh Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Aceh Barat. Santunan ini diberikan pada Rabu (13/07), sekaligus meninjau langsung lokasi kebakaran. Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Aceh Barat, H. Ansarullah didampingi oleh Sekretaris, Mukhtaruddin serta bidang Penghimpunan dan Pendistribusian Hj. Rosni Idham, Rosminah, dan Dedi Saputra hadir langsung untuk menyerahkan bantuan dan menghibur warga.
Tiga warga warga terdampak kebakaran yang mendapatkan bantuan yaitu Olis Meirina, Cut Rita, dan Dudi Haryanto. Ketiganya menerima santunan berupa paket sembako berisi beras satu sak, telur satu papan, indomie satu kotak, minyak goreng, gula, kecap, saus tomat, dan teh. Meskipun tidak terdapat korban jiwa, musibah ini menyisakan duka yang mendalam, terlebih lagi karena terjadi saat Idul Adha.

Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Aceh Barat, H. Ansarullah menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban yang dialami oleh warga yang terkena musibah. "Lazismu Aceh Barat mengucapkan alhamdulillah dan terima kasih kepada muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya serta dana sosial keagamaan kepada Lazismu. Semoga Allah SWT melipat gandakan rezekinya dan diberkahi hartanya oleh Allah SWT," ujarnya.
Selain penyaluran bantuan untuk warga terdampak kebakaran, Lazismu Kabupaten Aceh Barat juga menyalurkan bantuan kepada keluarga Muhibbudin, warga Gampong Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Keluarga ini ditimpa musibah lantaran tiga orang anak Muhibbudin meninggal dunia akibat hanyut di Sungai Meureubo. Bantuan yang disalurkan pada Jumat (08/07) tersebut berupa uang tunai dan kupon daging qurban.
Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Aceh Barat, Mukhtaruddin menyatakan, bantuan dari Lazismu tersebut diberikan agar dapat membantu meringankan beban yang dialami oleh keluarga Muhibbudin. "Doa dari kami pengurus Lazismu Aceh Barat semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga dalam keadaan tabah serta sabar dalam musibah yang menimpanya. Semoga dapat membantu meringankan beban yang dialami sebagai bantuan tanggap darurat Lazismu," tutupnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Mukhtaruddin]

