

Paket sembako tersebut diperuntukkan untuk fakir miskin dan dhuafa dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat. Para penerima manfaat berterima kasih kepada Lazismu Aceh Barat atas perhatian Lazismu kepada mereka.
Menurut para penerima manfaat, paket sembako tersebut sangat membantu di dalam melaksanakan puasa di bulan suci Ramadhan ini dan ditengah susahnya pemasukan ekonomi karena pandemi covid-19 ini.
Jumlah paket yang disalurkan oleh Lazismu Aceh Barat sebanyak 33 paket. Bantuan tersebut langsung disalurkan oleh Wakil Ketua Lazismu Aceh Barat Bapak Ir. Mahmud Idris dan didampingi oleh Sekretaris Lazismu Aceh Barat Mukhtaruddin, SP.
Selain itu, turut hadir Ketua Dewan Pengawas Lazismu Aceh Barat bapak Ir. Said mahjali, MM dan bidang Kesekretariatan Lazismu Aceh Barat Bapak Dedi Saputra.
Penyaluran paket sembako tersebut didistribusikan di beberapa desa. Yakni Desa Darat 1 orang mustahik, Desa Ujong Baroh 2 orang mustahik, Desa Kuta Padang 3 orang mustahik, Desa Blang Beurandang 1 orang mustahik, Desa Panggong 2 orang mustahik, Desa Suak Indra Puri 1 orang mustahik, Desa Gampa 2 orang mustahik, Desa Drien Rampak 4 orang mustahik, dan Desa Meurebo 1 orang mustahik.
Di samping itu paket sembako juga disalurkan ke Kecamatan Samatiga dalam rangka Safari Ramadhan Muhammadiyah pada hari Jumat (23/4). Dalam kegiatan ini, Lazismu Aceh Barat membantu sebanyak 18 mustahik fakir miskin dari berbagai Desa.
Mukhtaruddin, SP, Sekretaris Lazismu Aceh Barat berharap agar para muzakki dapat terus menyalurkan zakatnya melalui Lazismu Aceh Barat sehingga Lazismu Aceh Barat dapat terus melahirkan program yang membantu masyarakat.
"Alhamdulillah dan terima kasih kami ucapkan kepada donatur sebagai dermawan yang telah menyalurkan infak dan shadaqahnya ke Lazismu Aceh Barat. Semoga Allah SWT melipat gandakan rezeki bapak/ibu kaum muslimin dan muslimat serta sehat selalu dlm menjalankan ibadah puasa ramadhan 1442 H," ujar Mukhtaruddin.
Reporter: Yusuf

450 bungkus dibagikan di Jakarta, 450 bungkus dibagikan di Yogyakarta. Uniknya, selain membagikan takjil di masjid sebagaimana umumnya, Lazismu juga membagikan takjil kepada tenaga kesehatan di berbagai Rumah Sakit di Jakarta dan Jogja.
Hal tersebut adalah bentuk dukungan kepada tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam melawan pandemi covid-19. Pembagian takjil kepada nakes sudah dilakukan sejak Ramadhan tahun lalu.
Selain itu, Lazismu juga akan membagikan takjil di Lapas. Falhan Nian Akbar, Manager Program Lazismu Pusat menyebut bahwa pihaknya sedang mengajukan perizinan untuk membagikan takjil di Lapas.
"Nanti kalau sudah turun izinnya, kita bagi 600 paket takjil di sana selama 6 hari berturut-turut," ujar Falhan kepada lazismu.org.
Ia menyebut bahwa takjil yang dibagikan adalah nasi box yang dibeli dari UMKM binaan Lazismu yang dulu pernah dibantu melalui program UMKM.
Falhan juga menyebut bahwa sepanjang Ramadhan, Lazismu memiliki 4 program utama, yaitu UMKM, Kado Ramadhan, Bakti Guru, dan Back to Masjid.
Kado Ramadhan memiliki beberapa kegiatan turunan, antara lain Sebar Takjil, Santunan Yatim, Santunan Lansia, Santunan Muallaf, Bakti Guru, Lebaran Mengabdi, Da'i Mengabdi, Paket Sembako, serta penyaluran zakat fitrah dan fidyah.
Selain Lazismu Pusat, geliat untuk membagikan takjid juga muncul di berbagai daerah di Indonesia melalui Lazismu setempat masing-masing. Antara lain di Bantul, Pekanbaru, Banyumas, Tangerang, Pulang Pisau, NTT, Pasuruan, Aceh Barat, dan beberapa tempat yang lain.
Reporter: Yusuf

"Kita sebagai jamaah kaum muslimin idealnya satu kesatuan. Salah satu yang bisa menjadi perekat adalah pelaksanaan zakat infak dan sedekah (ZIS). Karena dengan amal kebajikan itu ada penguatan solidaritas kolektif. Yang penting adalah membangun kesadaran individu dan kesadaran kolektif. Kesadaran sosial,” terang Hilman dalam program Ramadan TvMu, Rabu (13/5).
"Inilah maksudnya dalam taawun, empati yang dibangun,” tegas Hilman.

Tim Unit Layanan Cepat LAZISMU PP Muhammadiyah menemui kelompok masyarakat seperti ini dalam tugasnya mendistribusikan takjil dan makanan berbuka di sekitaran jabodetabek. Meskipun hanya sekotak nasi, dan hidangan ringan berbuka puasa, namun senyum yang terkembang dari raut wajah mereka cukup membuat relawan relawan LAZISMU merasakan kebahagiaan nya juga.
Seperti kita ketahui , bulan Ramadhan biasanya banyak sekali masyarakat diluar DKI Jakarta datang untuk memanfaatkan momentum bulan berkah ini untuk sekedar mengumpulkan remah remah rejeki dari para muzaki. Tak jarang kita lihat mereka membawa anak istri bahkan dan tidur di gerobak yang ditariknya tersebut. Manusia Gerobak, demikian julukan yang umum disematkan.
Kondisi pandemi ini yang membuat ekonomi makin sulit mendorong lebih banyak lagi manusia manusia gerobak menyerbu Jakarta. Sementara tanda tanda pemulihan keadaan belum nampak jelas bagi kita semua kapan berakhirnya.
Yuk bantu sebisanya, berbagi semudah tersenyum koq!

12 Kantor Layanan tersebut berada di Kecamatan Geyer, Toroh, Ngaringan, Pulokulon, Gabus, Wirosari, Penawangan, Tanggungharjo, Gubug, Tegowanu, Kradenan, dan Grobogan. Sebelumnya 3 Kantor Layanan Lazismu sudah berdiri yaitu di Kecamatan Tawangharjo, Godong, dan Karangrayung.
Slamet Santoso, Divisi Teritori Lazismu Kabupaten Grobogan mengatakan bahwa pendirian Kantor Layanan Lazismu ini adalah follow up atau tindak lanjut dari pertemuan rapat koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), AUM, dan Ortom yang membahas tentang persiapan kegiatan di bulan Ramadhan 1442 H.
Selain itu, hal tersebut juga merupakan tindak lanjut dari surat intruksi PDM terkait pendirian Kantor Layanan Lazismu di PCM dan AUM.
“Pendirian Kantor Layanan Lazismu sudah diinstruksikan oleh PDM sejak lama. Namun belum juga berjalan sebagaimana mestinya. Akhirnya selepas rapat koordinasi kemarin langsung kami tindak lanjuti dengan mendatangi Pimpinan Cabang Muhammadiyah se Kabupupaten Grobogan dengan agenda sosialisasi program Lazismu selama Ramadhan sekaligus pendirian Kantor Layanan di PCM tersebut,” imbuh Slamet.
Andik Waluyo, Direktur Lazismu Kabupaten Grobogan menyampaikan bahwa dalam Ramadhan tahun ini, Lazismu Kabupaten Grobogan mentargetkan penghimpunan dana Ziska (Zakat, Infak, dan Shadakah) sebanyak 700 juta.
Dilansir dari PWM Jateng, dengan didukung oleh 15 Kantor Layanan di 15 Kecamatan se Kabupaten Grobogan kita optimis bisa mencapai target tersebut. Supriyadik selaku divisi Program di Lazismu Grobogan menyampaikan bahwa ada 5 program yang akan dilaksanakan selama bulan Ramadhan.
“5 program tersebut yaitu 5000 paket sembako untuk dhuafa’, peduli guru, paket buka puasa, kajian ramadhan dan save paletstina. Semoga dengan 5 program unggulan tersebut, menjadikan para muzaki atau donatur dapat mempercayakan donasinya melalui Lazismu, sehingga kebermanfaatan dan keberpihakan terhadap kaum mustadafin semakin terasa,” pungkasnya.

Diusianya yang genap 50 tahun, ia menderita sakit jantung dan diabetes. Kesehariannya hanya tidur dan berbaring di kamar. Melalui saudaranya, ia mengajukan bantuan kursi roda ke Lazismu Kota Magelang.
Dilansir dari laman resmi PWM Jateng, Abdul Qodir, amil Lazismu Kota Magelang mengatakan bahwa kursi roda ini sangat bermanfaat untuk pak Yudho. Pasalnya, Yudha sekarang hanya berbaring dan kesehatanya semakin memburuk. Tiap sepekan sekali harus kontrol ke rumah sakit.
“Alhamdulillah, Lazismu dapat membantu beliau dengan kursi roda,” terangnya beberapa waktu lalu.
Selain itu, Abdul Qodir menjelaskan bahwa dengan memiliki kursi roda, pak Yudho bisa ke kamar mandi lebih mudah. Selain itu, saat kontrol bisa lebih ringan karena bisa didorong.
“Alhamdulillah, saat ini Pak Yudha jadi lebih mudah. Beliau nampak tersenyum bahagia saat kami bersama tim menyerahkan kursi roda kepada beliau,” jelasnya.
Abdul Qodir juga mengucapkan terimakasih kepada para muzakki dan muhsinin yang selalu mengamanahkan hartanya melalui Lazismu.
Yudha mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan kepada seluruh donatur.
“Terimakasih Lazismu yang sudah memberikan kursi roda untuk saya. Semoga Allah selalu membalas kebaikan Lazismu dan para muzakki,” ucap Yudha dengan wajah tersenyum.
Dalam penyerahan kursi roda tersebut hadir pula Pimpinan Ranting Muhammdiyah (PRM) Kemirirejo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCA) Magelang Tengah, dan juga relawan Muhammadiyah Muhammdiyah Disaster Management Center (MDMC).

