

Melihat kondisi tersebut Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta membangun kesadaran dengan melakukan swadaya dan kolaborasi dengan steakholder melalui Gerakan Bantu Rumah Ibadah Lawan Covid-19. Gerakan ini lahir dari kesadaran yang tinggi untuk bahu membahu dan berkontribusi bagi bangsa dan negara dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19.
Bayu Herdana, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta dalam keteranganya (28/3/2020), mengatakan, gerakan bantu rumah ibadah lawan Covid-19 ini sudah berjalan sejak 20 Maret dan akan berakhir sampai 29 Maret 2020.
“Kami dalam hal ini Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta mencoba berkolaborasi bersama Lazismu PP Muhammadiyah, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) DKI Jakarta dan PD PAM Jaya,” kata Bayu.

Target Rumah Ibadah yang akan bersihkan Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta sebanyak 100 Rumah Ibadah antara lain Jaringan Masjid Muhammadiyah se-DKI Jakarta yaitu Masjid Al Huda Muhammadiyah Tebet Timur, Masjid Al-Muhajiirn Tebet Barat dan beberapa Gereja seperti Gereja HKBP, Gereja Bukit Moria.
“Dengan Ikhtiar ini kami berharap dapat berkontribusi kepada bangsa dan negara mencegah risiko penyebaran Covid-19. Apalagi kita tahu Covid-19 sudah menjadi wabah yang membutuhkan pencegahan penularan yang mengaruskan semua pihak berkolaborasi secara maksimal,” kata Bayu.
Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta juga berharap gerakan ini mampu mengajak organisasi kepemudaan untuk dapat serta turun tangan bersama-sama menanggulangi penyebaran Covid-19. Dalam hal ini Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta terbuka bagi siapapun untuk membantu berkontribusi. (Andi)

Pasuruan - LAZISMU. Lembaga amil zakat nasional, dalam hal ini Lazismu Pusat sebagai pengelola donasi konsumen Alfamidi berkolaborasi mengajak masyarakat untuk peduli pandemi Corona serta membantu pemerintah dalam hal penanggulangannya.
Bentuk kegiatan yang dilaksanakan di antaranya penyemprotan disinfektan di 100 rumah ibadah serta penyediaan sarana cuci tangan (wastafel) di 170 titik Alfamidi di 12 Provinsi yakni Jawa Timur (Surabaya, Pasuruan dan Malang), Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Maluku.
"Ini sebagai wujud kepedulian kami membantu program pemerintah dalam pencegahan penyebaran wabah virus Covid-19," kata Falhan Nian Akbar selaku Manager Program Lazismu.
Sudah setahun Lazismu dan Alfamidi bersinergi dalam penyaluran donasi konsumen dengan berbagai program untuk para penerima manfaat. Falhan menambahkan, saat ini dalam rangka penanganan pencegahan wabah virus Covid-19, Lazismu bersama Alfamidi turut berperan sehingga donasi konsumen dapat dirasakan nilai manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Pasuruan (27/3/2020).
Lazismu sebagai bagian dari Muhammadiyah telah membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Peran MCCC, lanjut Falhan mengkoordinasikan seluruh aktivitas Muhammadiyah dalam mendukung program Pemerintah melawan virus corona. “Bersama para pemangku kepentingan (stakeholders) juga telah membuat serta mengedarkan panduan-panduan khusus yang berkaitan dengan perilaku kehidupan sehari-hari dan ibadah, yang pada prinsipnya mengajak masyarakat untuk hidup bersih dan sehat,” paparnya.
Yang lebih penting, kata Falhan, bagaimana caranya memutus penyebaran virus corona. Kemarin Lazismu telah mengalokasikan Rp 350 juta dari donasi konsumen Alfamidi untuk program MCCC. Selain bersama Alfamidi, Lazismu juga akan menjalankan program pencegahan Corona di beberapa kota lainnya.
Arif L. Nursandi selaku Corporate Communication Manager Alfamidi, menyambut baik kerjasama dari Lazismu tersebut. Awalnya Alfamidi ingin membantu menyediakan masker dan sanitizer untuk masyarakat khususnya konsumen melalui jaringan toko Alfamidi. “Karena kelangkaan dua produk tersebut, Alfamidi memilih untuk mengadakan kegiatan penyemprotan disinfektan dan juga penyediaan wastafel di beberapa tokonya,” jelasnya.
Perihal kebutuhan tersebut, juga karena banyaknya permintaan dari konsumen baik.langsung maupun melalui sosial media. “Kami meyambut baik ajakan Lazismu untuk bersama-sama merealisasikan program tersebut," katanya.
Corporate Communication Manager Alfamidi itu juga mengajak masyarakat untuk dapat mematuhi anjuran pemerintah mengurangi interaksi langsung dengan orang lain, berdiam diri di rumah dan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan diri. (na)

Lumajang – LAZISMU. Impian adik Fahri bisa berjalan seperti kawan-kawan sepermainananya sudah terwujud. Fahri seorang anak penyandang disabilitas telah menerima bantuan kaki palsu dari muzaki Lazismu Lumajang. Pada Selasa, 18 Februari 2020, amil Lazismu Lumajang datang ke sekolah Fahri di SD Kaliuling 03, Dusun Taman Sari, untuk menjenguk dan mengetahui keadaannya.
Kedatangan Lazismu disambut Nur Hadi selaku Kepala Sekolah tempat Fahri sehari-hari bersekolah . Fahri saat itu juga ikut menyambut kedatangan amil Lazismu dengan riang gembira. Nur Hadi sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu yang didukung oleh para donatur atas bantuan kaki palsu kepada peserta didiknya yang bernama Fahri. “Atas upaya dan usaha keras teman-teman semua, murid kami Fahri sudah bisa berjalan bahkan ia sudah bisa ikut olahraga bola voli. Memang semangat anak ini tinggi dan tidak suka dikasihani. Fahri anak yang mandiri dalam mengurus dirinya,” tuturnya.
Fahri dengan segala keterbatasanya yang ada pada dirinya termasuk anak berprestasi dalam kelasnya. Dia juga rajin dalam ibadanya termasuk salat lima waktu, juga tidak pernah ditinggalkan, jelas Nur Hadi.

Mudah-mudahan Lazismu dengan program inovatifnya dapat memberikan manfaat yang berdampak luas sehingga bisa menjadi wasilah bagi kaum duafa. “Terutama bisa menolong murid-murid kami yang kurang mampu namun mempunyai prestasi seperti Fahri ini,” tandasnya.
Lutfi selaku Staf Faundraising Lazismu yang ikut dalam rombongan juga bercerita sebelum ke sekolah Fahri, Lazismu sempat mampir untuk bersilaturahim ke Kepala Desa Kaliuling. Selain itu Lazismu mengajak Kepala Desa Kaliuling untuk berbagi informasi tentang program Lazismu yang bisa disinergikan untuk kebermanfaatan warga desa itu.
Kepala
Desa Kaliuling, Peny Tumita, sangat berantusias dengan program Lazismu, apalagi
dengan gerakan 3-S (Sedekah Sehari Seribu). Ia minta agar program 3-S itu bisa
disosialisasikan di desanya. “Semoga program 3-S Lazismu bisa menjadi berkah
dan bermanfaat bagi semuanya” pungkasnya. (kus/ad)

Pekanbaru – LAZISMU. Komitmen bersama pemerintah dalam mencegah virus Corona (Covid-19) disampaikan Ketua Koordinator Gerakan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pekanbaru. Salah satu yang dilakukan ialah penyemprotan cairan disinfektan dan membagikan hand sanitizer di area Masjid Al-Fida yang berlokasi di Jalan K.H Ahmad Dahlan.
"Bersama-sama telah melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian hand sanitizer di Masjid Al-Fida Sukajadi dan Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekanbaru, ini sebagai langkah kita dalam membantu pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona", ujarnya.
Pria yang akrab disapa Andre ini menyampaikan, bahwa gerakan bersatu hadang corona merupakan gabungan dari berbagai komunitas dan lembaga di antaranya Lazismu Pekanbaru, MDMC Kota Pekanbaru, MPM Kota Pekanbaru, IDI Riau, Pengda KAUMY Riau, PC IMM Kota Pekanbaru, Mapala UMRI, dan LKAR.
"Dari hasil rapat yang digelar bersama, ada beberapa program yang akan kita buat dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona. Antara lain, lanjutnya, penyemprotan cairan disinfektan ke tempat ibadah, sekolah dan fasilitas umum lainnya, menyediakan peralatan yang dibutuhkan masyarakat baik berupa masker maupun hand sanitizer, menangani dampak ekonomi, serta edukasi dan sosialisasi melalui Kampung Siaga Covid-19,” pungkasnya.

Selanjutnya, sambung Andre, program ini akan terlaksana dengan koordinasi seluruh elemen masyarakat untuk mencegah peredaran virus corona. Tidak berhenti sampai di sini, bahkan sejak 23 Maret 2020, Lazismu Kota Pekanbaru mengadakan program Tanggap Corona sampai hari ini.
Dalam agenda itu, dilakukan penyemprotan larutan disinfektan kebeberapa titik yaitu: SMP Satu Muhammadiyah Pekanbaru, SMA Satu Muhammadiyah Pekanbaru, Klinik Pratama Aisyiyah Pekanbaru, STKIP Aisyiyah Pekanbaru, Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Masjid Al-Furqan Pekanbaru, agenda ini diikuti oleh beberapa komunitas dan lembaga seperti : MPM Kota Pekanbaru, Kaumy Pengda Riau, IDI Riau, MDMC Kota Pekanbaru, Mapala UMRI, dan LKAR.
Lazismu Pekanbaru juga membuka donasi berupa masker, sarung tangan karet, APD, Tabung Semprot, Hand Sanitizer, dan Cairan Desinfektan. Untuk bantuan donasi bisa disalurkan ke Rekening Mandiri Syariah a.n LAZISMU Pekanbaru 7025116822, atau ke rekening Bank Mega Syariah a.n Lazismu Pekanbaru 10000089991. (st)

Kali ini penyemprotan juga dilakukan di wilayah Surakarta, Jawa Tengah (28/3/2020). Lima unit masjid yang terdapat di tiga kecamatan yakni Masjid Miftahul Huda Pracimaloyo, Masjid Al-Munajat, Mushola Nur Rahman Kompleks PAKYM Putra, Masjid Al-Anhar, dan Masjid Raudhatul Jannah Universitas Negeri Surakarta, dilakukan penyemprotan desinfektan dan penyerahan handsanitizer program kerjasama Lazismu dan Alfamart di tahap pertama.
Corporate Communication General Manager Alfamart Nur Rachman menuturkan, penyemprotan disinfektan sudah dilakukan di puluhan lokasi sejak pertengahan Maret 2020. Kegiatan penyemprotan disinfektan berasal dari donasi konsumen. Rachman menjelaskan, target dari program ini ada 150 titik yang dilakukan penyemprotan untuk mendukung pencegahan penyebaran Covid-19. Harapan besarnya, lanjut Rachman melalui penyemprotan ini dapat memutus jaringan mata rantai penyebaran Covid-19, serta memberikan rasa aman di tengah masyarakat.
Alfamart dan Lazismu menerjunkan relawan kebencanaan. Sisi luar dan sisi dalam objek yang disemprot tak luput dari semprotan cairan disinfektan. Para relawan di lapangan mengenakan perangkat alat pelindung diri (APD).

Dalam kesempatan itu, Manager Program Lazismu Pusat, Falhan Nian Akbar, mengatakan, ada 1.500 botol hand sanitizer yang disalurkan untuk penerima manfaat di lokasi fasilitas publik dan rumah ibadah. “Masyarakat dapat mencuci tangan dengan bersih sehingga tubuh bebas dari bahaya kuman, bakteri, dan virus,” katanya.
Falhan menambahkan di sini juga hadir perwakilan Alfamart Cabang Klaten Bapak Eko. Selain itu, sambung Falhan, Lazismu bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) beserta Kokam se-Surakarta bersatu padu adang wabah Virus Covid-19 sebagai bentuk pelaksanaan koordinasi Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC).
Peran MCCC, kata Falhan, mengkoordinasikan seluruh aktivitas Muhammadiyah dalam mendukung program pemerintah melawan virus corona yang melibatkan banyak pihak untuk berkolaborasi. Hal penting lainnya, ikhtiar memutus penyebaran virus corona perlu mendapat dukungan masayarakat dan semua pihak agar aksi kemanusiaan ini dapat bergerak lebih aktif.
Muhammadiyah sendiri ungkap Falhan, telah menyiapkan 20 rumah sakit yang direkomendasikan untuk penanganan menangani penyebaran kasus wabah corona. Karena itu, Lazismu mengajak masyarakat untuk dapat ikut terlibat dalam pencegahan penyakit Covid-19. (na)

Terhitung hingga hari Jumat kemarin (20/3/2020), sudah 18 lokasi sarana dan fasilitas umum yang menjadi objek penyemprotan. Dengan menggunakan donasi konsumen, Alfamart dan Lazismu menargetkan total ada 100 titik lokasi penyemprotan untuk mendukung program mitigasi dalam bentuk pencegahan penyebaran Virus COVID-19.
Tim relawan terdiri dari petugas penyemprotan desinfektan yang profesional ditambah pasukan merah Alfamart. Penyemprotan dilakukan pada area dalam maupun luar bangunan dengan menggunakan cairan desinfektan dan dilengkapi perangkat alat pelindung diri (APD).
“Kesigapan Alfamart untuk pencegahan penyebaran virus ini terus digalakkan. Selain pencegahan di sisi internal karyawan perusahaan, kami juga melakukan kegiatan di lokasi-lokasi publik dan rumah ibadah. Harapannya bisa membantu kita semua memutus rantai penyebaran virus ini,” terang Corporate Communication General Manager Alfamart, Nur Rachman.
Selain upaya ini, Alfamart dan Lazismu juga terus mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan bersih dengan upaya mencuci tangan sehingga kuman, bakteri dan virus yang ada di tangan tidak akan masuk ke dalam tubuh.
“Terimakasih kepada seluruh konsumen Alfamart yang telah mendukung aksi kemanusiaan ini dengan memberikan donasi. Kita berharap dengan dukungan semua pihak, Indonesia bisa melewati masalah ini dengan baik,” pungkasnya. (ars)

