

Tegal – LAZISMU. Dalam rangka ketahanan Pangan, Lazismu Kabupaten Tegal menyalurkan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk para Guru Muhammadiyah se Kabupaten Tegal. Hal ini untuk mendorong ekonomi para guru yang terdampak dari penyebaran wabah Covid-19.
Direktur Lazismu Kabupaten Tegal Aliq Qurbani mengatakan, dampak pandemi ini terus bergulir seiiring bertambahnya pasien positif yang ada di Indonesia. Selain kegiatan belajar mengajar masalah yang lain muncul yakni terkait pembiayaan sekolah.
Dia menjelaskan, untuk Sekolah/Madrasah swasta yang salah satu sumber pendanaannya dari Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau Iuran Infaq Siswa (IIS) beberapa dari mereka memperoleh kendala. Untuk itu diperlukan upaya yang sungguh-sungguh agar Sekolah/Madrasah dan Pondok Pesantren tetap hidup tatkala diterjang musibah.
“Karena itu perlu dijaga eksistensi Sekolah/Madarasah/Pondok Pesantren Muhammadiyah di Kabupaten Tegal akibat dampak Covid-19 dengan tetap memberikan layanan kegiatan belajar mengajar di masa Covid-19 kepada peserta didik,” ujarnya di Kabupaten Tegal, Jumat (6/5/2020).
Dari masalah tersebut, Lazismu sebagai salah satu lembaga Zakat terbsesar di Indonesia perlu ambil andil dalam keberlangsungan hidup para guru. Salah satu caranya dengan memberikan bantuan sebsar Rp 50 juta. Bantuan senilai 50 Juta diterima oleh Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Tegal, diterima oleh Drs H. Fachrurodji selaku ketua majelis dikdasmen PDM Kabupaten Tegal didampingi oleh Basuni selaku ketua MCCC Kabupaten Tegal.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh badan pengurus lazismu kabupaten Tegal oleh H Swarno dan drh Abdi Manaf. pada 6 Mei 2020 kepada Drs H. Fachrurodji selaku Ketua dikdasmen PDM Kab Tegal.
“Tidak lancarnya SPP bagi Sekolah/Madrasah swasta tentu akan berdampak terhadap hak guru dan tenaga kependidikan di Sekolah/Madrasah/Pondok Pesantren Muhammadiyah,” tutupnya.(ars)

Batang - LAZISMU. Lazismu Limpung salurkan modal usaha untuk pedagang Mie Ayam. Hal ini untuk mendorong semangat pengusaha kecil untuk tetap berjualan. Kepala kantor Lazismu Limpung, Abdul Wahab Asyifak menceritakan, penerima bantuan tersebut, Sutikno seorang warga Kelurahan Pungangan kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang mendapatkan bantuan UMKM Berdaya dari Lazismu Limpung.
Dia menjelaskan, Sutikno merupakan seorang penjual Mie ayam di desanya, selama ini dia berjualan di atas tanah milik orang lain yang dipinjamkan sementara kepada Sutikno. Alhasil Sutikno terpaksa harus pindah tempat untuk tetap bisa menuambung usahanya.
"Anak yang punya tanah tersebut juga akan jualan di tempat itu, sehingga mengharuskan pak tikno harus pindah dari tempat tersebut. Lazismu limpung melalui program UMKM berdaya memberikan bantuan berupa tempat jualan dengan nilai Rp. 2.604.000," jelasnya.
Dengan bantuan yang diberikan, Sutikno merasa senang dan berharap usaha yang dijalankannya bisa lebih berkembang. Penyaluran bantuan UMKM Berdaya ini diberikan langsung Pada 29 April 2020.
“Terimakasih bayak kami sampaikan kepada lazismu limpung yang sudah memberikan bantuannya semoga ini menjadi bekal amal kita semua di akhirat nanti, harapan saya bisa lebih maju lagi usahanya, semoga lazismu limpung makin berkah dan Semua donaturnya di berikan kesehatan dan keberkahan Aamiiin.” Tutup Sutikno (ars)

Bulukumba – LAZISMU. Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) dan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kabupaten Bulukumba kembali bagikan ratusan Nasi Kotak. Hal itu dilakukan setelah Lazismu bagikan Ribuan Masker dan Puluhan Paket Sembako kepada masyarakat.
Pengurus Lazismu Bulukumba Sri Sulfiana mengatakan, kegiatan bagi-bagi ini kembali disalurkan guna meringankan beban masyarakat Bulukumba, Panjutanah Kelurahan Mariorennu Kecamatan Gantarang. Pihaknya merasa saat ini perekonomian masyarakat tidak stabil, sehingga LAZISMU dan MCCC Bulukumba terus bergerak untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Untuk itu, aksi Lazismu dan MCCC Bulukumba perlu banyak dukungan dari para masyarakat yang ingin menyisihkan hartanya di jalan kebaikan. Meski sedikit, peran masyarakat dalam membantu masyarkat sekitar melalui Lazismu Bulukumba sangat berarti untuk keberlangsungan ekonomi para mustahik.
“Kami terus membuka Donasi bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan LAZISMU dan MCCC Bulukumba, ini akan terus kita lakukan sampai Pandemi Corona ini berlalu,” ujarnya di Bulukumba, Jumat (8/5/2020).
Sri menghaturkan Terima kasih kepada seluruh Donatur yang telah berpartisipasi dan mendukung program ini untuk terus berjalan. “Kami juga saat ini mengumpulkan Zakat dari Masyarakat yang nantinya kami akan bagikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan,” tutup Sri. (ars)

Banjar – LAZISMU. Lazismu Kabupaten Banjar bersama dengan Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Muhammadiyah Tiwing, bagikan kado ramadhan. Dengan mendorong gerobak yang berisi paket sembako, para kader dan relawan Muhammadiyah berjalan kaki distribusikan paket tersebut.
Ketua PCPM Tiwingan Cahyadi mengatakan, dalam rangka refleksi milad Pemuda Muhammadiyah Ke-88 yang mengangkat tema “Meneguhkan Solidaritas, Menebarkan Kebaikan, Mencerahkan Semesta”, pihaknya melakukan Pembagian Kado Ramadhan Berupa Paket Sembako, Handsanitizer dan Masker.
Adapun total paket sembako yang diberikan kali ini berjumlah 33 Buah selain itu ada pula masker dan handsanitizer gratis.
Dia menceritakan, betapa susahnya akses Desa tiwingan lama yang menjadi lokasi pembagian paket sembako. Karena lokasi tersebut berada di antara perbukitan mengharuskan kader Pemuda Muhammadiyah dan relawan lainnya melakukan pembagian paket sembako ini dengan berjalan kaki serta menggunakan gerobak untuk meletakkan paket yang akan di bagikan ke rumah penerima manfaat.
“Kami melihat di Tiwingan Lama ini sebagai pelabuhan dan objek wisata tidak sedikit warga yang terdampak dari adanya wabah covid-19 yang mengakibatkan sepinya pengunjung dan akhirnya membuat berkurangnya pendapatan selain itu sulitnya akses untuk mendapatkan bahan pokok, menjadi alasan kuat bagi kami untuk tergerak membantu warga Tiwingan Lama,” ujarnya di Banjar, Rabu (6/5/2020).
Dia menjelaskan, Kegiatan ini di gelar tidak hanya melibatkan PCPM Tiwingan dan Lazismu Banjar melainkan dengan organisasi otonom dan Lembaga Muhammadiyah lainnya seperti PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Banjar, Muhammadiyah Covid-19 Comand Center, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan lain-lain.
Ketua PDPM Kabupaten Banjar Hasmi Ridho, yang turut hadir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PCPM Tiwingan.
“Saya Mewakili Jajaran PDPM Kabupaten memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PCPM Tiwingan dengan menggelar pembagian Kado Ramadhan berupa paket sembako sebagai refleksi milad pemuda muhammadiyah ke-88,” pungkasnya. (ars)

Pacitan – LAZISMU. Lazismu Pacitan berbagi kebutuhan alat kebersihan di tengah pendemi virus corona yang sedang menerpa. Sebanyak 66 KK warga Desa Kembang yang melakukan isolasi sebagai usaha yang sungguh memutus rantai penyebaran COVID-19.
Ketua Lazismu Pacitan Moh. Isa Anshori mengatakan, Hal ini bertepatan pada hari ke-9 isolasi mandiri warga Desa Kembang Kec. Pacitan. Desa Kembang disebut sebagai Zona Merah, karena beberapa penderita COVID-19 ditemukan di desa ini. Adapun alat kebersihan yang dibagikan tersebut berupa sabun mandi, shampo, pasta gigi dan sabun pencuci piring.
Dia menjelaskan, dalam tahap awal, Lazismu Pacitan sudah mendistribusikan tidak kurang 250 paket. Dimana paket ini telah dibagikan kepada ketua Cabang Muhammadiyah dan Aisyiah se- Pacitan untuk dibagikan kepada masyarakat Pacitan dan warga Muhammadiyah yang terdampak, sudah didistribudikan sejak sebelum Ramadhan yang lalu.
"Ada alasan mendasar mengapa kami mendistribusikan alat kebersihan pribadi dan rumah tangga, yakni ini adalah hasil asesmen kami dengan koordinasi sebelumnya dengan pihak Pemerintah Desa. Kebutuhan masyarakat yang diisolasi ternyata tidak hanya sembako, tetapi kebutuhan lain tetap diperlukan," ujarnya di Pacitan, Jumat (08/05/2020).
Dalam serah terima bantuan, Kepala Desa Kembang - Sahudi mengapresiasi langkah aktif yang dilakukan Lazismu Pacitan. “Sekali lagi terima kasih atas bantuan yang diberikan," ucapnya.
Sementara itu, salah satu penggiat Lazismu Minhatul Haniah, yang hadir dalam kesempatan ini menyatakan, Lazismu Pacitan akan terus menghimpun dana untuk paket sembako dan kebutuhan masyarakat lain sebagai bentuk aksi bersama penanggulangan Covid-19 dan persoalan sosial umat lain dalam rangka memberi untuk negeri yang kita cintai ini.

Lhokseumawe – LAZISMU. Salah satu penerima paket sembako dari Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Lhokseumawe sumringah. Yusni, pria paruh baya ini mendapatkan kiriman paket sembako yang di antarkan langsung ke kediamannya di Kampung Jawa Lama Lhokseumawe.
Ketua Lazismu Lhokseumawe Farhan Zuhri Baihaqi mengatakan, bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, telur dan minyak. Hal ini dalam rangka program ketahanan pangan di tengah wabah covid-19 yang terjadi di bulan ramadhan ini.
"Sembako yang berisi beras, gula, minyak dan telor tersebut di salurkan untuk ketahanan pangan masyarakat di tengah badai pandemi di bulan Ramadhan ini," ujarnya di Lhokseumawe, Rabu (06/05/2020).
Dia menambahkan, dana yang terkumpul dari para donatur tersebut telah diamanahkan oelh Lazismu Lhokseumawe. Donasi yang sudah terhimpun di periode ke dua ini hingga Sabtu, 9 Mei 2020 berjumlah Rp 47.800.000.
“Para donatur terus berdatangan untuk berdonasi paket sembako tersebut untuk saling menguatkan antar sesama,” jelasnya.
Dia melanjutkan, Yusni menjadi salah satu orang yang beruntung karena menjadi salah satu penerima dari ratusan penerima Paket sembako bagi masyarakat kurang mampu selama periode Covid19 dan momen Ramadhan.
"Penerima manfaat tersebar di 4 kecamatan yang ada di kota Lhokseumawe. Sembako kita antarkan langsung ke rumah penerima manfaat bagi yang tidak mampu mengakses ke kantor Lazismu." tutup Farhan

