

Koordinator Penanganan Pengungsi Rohingya, T. Saiful Basri pada Selasa (26/04) mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda yang memang khusus dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Tujuannya adalah agar para pengungsi ini juga mendapatkan layanan pendidikan. "Ini merupakan agenda yang kita fokuskan di bulan Ramadhan. Kita inginkan bulan ini, para pengusngi juga mendapat sentuhan untuk pendidikan mereka," harapnya.
Menurut Saiful, pendalaman terhadap Al-Qur'an penting untuk dilakukan, terutama terhadap bacaannya. Ini perlu ditekankan kepada anak-anak agar mereka bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. "Bagi anak-anak, pendalaman terhadap bacaan Al-Qur'an jadi fokus kita, hingga nanti setidaknya mereka bisa membaca dengan baik dan benar," tegasnya.
Saiful menambahkan, di sisi lain pihaknya juga fokus memberikan materi-materi pendalaman keagamaan. Hal ini dilakukan dengan bantuan dari salah satu pengungsi yang cakap berbahasa Melayu. "Semoga muslim Rohingya bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat selama berada di kawasan kita," tutup Saiful yang juga merupakan Manajer Program dan Fundraising Lazismu Kota Lhokseumawe ini.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Lhokseumawe, Farhan Zuhri Baihaqi menerangkan, kegiatan ini terlaksana mulai dari awal bulan suci Ramadhan hingga menjelang hari raya Idul Fitri. Selanjutnya, Lazismu Kota Lhokseumawe akan mengagendakan penyerahan baju Ramadhan serta mushaf Al-Qur'an kepada para pengungsi Rohingya. "Kita akan ada agenda sedikit besar, penyerahan baju Ramadhan dan mushaf. Kita wacanakan dengan penutupan kegiatan Pendidikan Ramadhan," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Farhan Zuhri Baihaqi]

Manajer Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo menerangkan, pihaknya menyalurkan sebanyak 25 paket Kado Bahagia Anak Yatim. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan buka puasa bersama. "Alhamdulillah hari ini Lazismu Pakanbaru melaksanakan penyaluran untuk 25 paket Kado Bahagia Anak Yatim dan juga berbuka bersama anak yatim yang kita laksanakan di Living World," ujarnya.
Agung manambahkan, kegiatan tersebut merupakan kerja sama Lazismu dengan Living World dan ia berharap pada tahun berikutnya bisa kembali menjalin kerja sama. "Ini merupakan kerja sama dengan pihak Living World dan alhamdulillah sudah berjalan dua tahun. InsyaAllah di tahun berikutnya kita akan bekerja sama kembali untuk terus meningkatkan dakwah kita di Living World," harapnya.
Muhammad Nauval selaku Public Relations Living World Pekanbaru menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tahun kedua sinergi bersama Living World dengan pihak Lazismu Kota Pekanbaru. "Sudah dua tahun kita melaksanakan dengan Lazismu Pekanbaru dan alhamdulillah tahun ini bisa melaksanakan kegiatan serupa. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif, kita berbuka bersama serta berbagi Kado Bahagia Yatim," terangnya.
Ia juga berharap pada tahun berikutnya bisa kembali melaksanakan program-program Ramadhan. "Di tahun berikutnya kita akan membuat lagi program yang intinya juga untuk membagikan kebahagiaan Ramadhan dan insyaAllah besama Lazismu Pekanbaru," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

Manajer Lazismu Kabupaten Sukoharjo, Mushlih mengatakan, pihaknya mencoba menggandeng komunitas tersebut untuk bermitra dengan Lazismu, terutama dalam program yang selaras. "Sebelumnya kami berkomunikasi dengan Ketua ITMI Sukoharjo untuk mengetahui program-program apa yang bisa kita sinergikan bersama," ungkapnya.
Muslih juga berharap, Lazismu sebagai lembaga yang mengelola zakat dan infak bisa bersinergi dalam pendayagunaannya bersama komunitas tersebut. Seperti yang diketahui, ITMI merupakan komunitas yang beranggotakan oleh masyarakat penyandang tunanetra dengan jumlah anggota tersebar diseluruh Kabupaten Sukoharjo.
Sementara itu, Ketua ITMI Sukoharjo, Suryanto, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Lazismu karena sudah menjalin hubungan dengan komunitas yang dipimpinnya. "Tentunya, kami ucapkan terima kasih kepada Lazismu yang sudah menjalin kerjasama dengan kami. Semoga ke depan bisa berjalan bersama," harapnya.
Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Lazismu Kabupaten Sukoharjo juga menyerahkan 30 parsel Ramadhan kepada Persatuan Pedagang Keliling di Sekretariat Pepelingan Jaya Wijaya. Hadir pada kesempatan tersebut yaitu Camat Sukoharjo, perwakilan BAZNAS, Lurah Gayam, RT, serta anggota dari perwakilan ITMI dan anggota Pepelingan Jaya Wijaya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Faiz Rizal]

Seluruh kader terlihat sangat antusias dan bergembira karena bisa bertemu dan saling bercengkerama satu sama lain. Acara yang berlangsung pada Rabu (20/04) ini dimulai dengan kegiatan khataman Al-Qur'an, sehingga sangat membuat kader termotivasi untuk bersemangat dalam tadabur Al-Qur'an, menghafal, dan mengamalkannya.
Selepas berbuka puasa, acara kemudian dilanjutkan dengan tausyiah dari Ustadz Muhammad Quwatul Islam. Beliau menasehati para kader untuk saling bersinergi dan jangan sampai terpecah belah. "Sungguh indah ada kader yang suka berorganisasi yang jika ia dihadapkan dengan masalah sosial diibaraktkan seperti orang yang tenaganya dan gerakgeriknya sebanyak 10 orang, cepat dan tanggap," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Ada juga kader yang memang suka untuk membaca dan menadaburi buku-buku keilmuannya sangat tinggi. Bayangkan jika kedua tipe ini bersatu padu dalam sebuah kepanitiaan acara, maka acara tersebut akan berhasil."
Tak lupa juga ia memaparkan pentingnya saling bersilaturahmi antara kader, agar jangan sampai ketika di Sudan kita bersaudara namun ketika kembali ke Indonesia kita terpecah belah. Di akhir tausiyahnya, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah Sudan yang telah memberikan wadah untuk senantiasa belajar, baik yang sifatnya akademis maupun sosial.
Pada kesempatan yang terpisah, Kepala KL Lazismu PCIM Sudan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen warga persyarikatan yang sudah meramaikan acara tersebut. "Semoga acara ini menjadi mata rantai acara-acara selanjutnya yang akan saling membuat perasaan, tindakan, dan kekeluargaan kader persyarikatan menguat," harapnya.
Acara tersebut diakhiri dengan kegiatan makan bersama dan sarasehan seluruh kader persyarikatan. Nampak dari wajah seluruh kader rasa syukur dan bahagia serta harapan agar PCIM Sudan terus menjadi wadah dan rumah terbaik bagi mereka.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Dimas]

Penyaluran program ini dilaksanakan di Aula Panti Asuhan Al-Istiqomah Kotabaru pada Sabtu (23/04). Adapun sasaran penerima manfaat yaitu guru-guru PAUD; TK ABA 1, 2, dan 3; SD Muhammadiyah 1 dan 2 Kotabaru; SMP Muhammadiyah Kotabaru hingga guru Taman Pendidikan Al-Qur'an di masjid-masjid Muhammadiyah. Total paket yang diserahkan sejumlah 80 buah.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Kotabaru, Syalafudin menyampaikan harapannya agar dengan adanya paket bantuan yang diserahkan ini dapat membawa keberkahan untuk semua. "Mudah-mudahan membawa keberkahan untuk guru-guru yang menerima. Untuk para donatur juga kami mengajak untuk bersama-sama mendukung program kami agar lebih banyak lagi yang mendapatkan kebermanfaatan," harapnya.
Sementara itu Triyono, perwakilan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kotabaru juga mengharapkan agar program ini dapat terus berlanjut. "Mudah-mudahan program ini bisa terus berlanjut pelaksanaannya karena guru-guru yang mengabdi di Muhammadiyah merupakan pejuang dalam membentuk peserta didik menjadi lebih baik," tuturnya.
Terakhir, Noor Diyah, salah satu penerima manfaat yang mengajar sebagai guru kelas di SD Muhammadiyah 1 Kotabaru menyampaikan rasa terima kasih atas disalurkannya paket bantuan ini. "Terima kasih Lazismu atas penyaluran paket sembako dalam rangka bulan suci Ramadhan," ujarnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh banyak pihak ini diisi tausyiah oleh Abdul Samad selaku Ketua PDM Kabupaten Kotabaru. Setelah itu secara bergantian diserahkan paket bantuan baik dari unsur PDM, Aisyiyah, maupun Lazismu kepada penerima manfaat.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]

Kepala Cabang Bank Mega Syariah, Adrimen menjelaskan, paket sembako tersebut merupakan zakat corporasi yang disalurkan oleh pihaknya melalui Lazismu Kota Pekanbaru. "Alhamdulillah Bank Mega Syariah Cabang Pekanbaru tahun ini bisa menyalurkan zakat korporasi di Lazismu Pekanbaru. InsyaAllah dana zakat tersebut akan disalurkan berupa paket sembako yang tentunya akan diberikan kepada asnaf yang berhak," jelasnya.
Adrimen menambahkan, sebagian paket sembako akan disalurkan untuk masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar lingkungan kantor Bank Mega Syariah Cabang Pekanbaru di Jalan Sudirman. Selebihnya, paket tersebut diserahkan kepada Lazismu Kota Pekanbaru untuk disalurkan kepada mustahik-mustahik yang berhak menerima.
"InsyaAllah pada hari ini (27/04) kita akan membagikan paket sembako ini untuk masyarakat Pekanbaru, khususnya masyarakat dhuafa atau tidak mampu yang berada di sekitar Bank Mega Syariah Cabang Utama Pekanbaru," imbuhnya.
Manajer Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo menjelaskan, paket sembako yang akan disalurkan terdiri dari beras, gula, garam, minyak goreng, tepung terigu, mentega, teh, dan sarden. "Paket sembako yang akan disalurkan tersebut berisi beras 10 kg, gula, garam, minyak, tepung, mentega, teh, dan sarden. Alhamdulillah semoga dengan bantuan sembako ini bisa memberikan kebahagiaan kepada masyarakat kurang mampu ketika menyambut hari raya," ujarnya.
Agung juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Mega Syariah Cabang Utama Pekanbaru yang memercayakan Lazismu Kota Pekanbaru sebagai mitra untuk menyalurkan dana zakat perusahaannya. "Terima kasih banyak kami ucapkan kepada Bank Mega Syariah, telah memercayakan kami, Lazismu Pekanbaru sebagai sarana untuk menyalurkan zakat. Semoga kita semua senantiasa diberikan perlindungan dan keberkahan hidup oleh Allah SWT," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

