Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Lazismu Serahkan Rumah Berkah untuk Bu Nur yang Sebelumnya Tinggal Di Pos Ronda

Parepare – LAZISMU. September lalu, Lazismu Parepare berencana membangun rumah
Ibu Nursaidah. Hal itu dilatarbelakangi kondisi Ibu Nur bersama anak bungsunya yang
tinggal di gubuk bekas pos ronda. Keprihatinan itu mencetuskan upaya bagi amil
Lazismu melakukan fundraising dari beberapa pihak yang prihatin terhadap
kondisinya.

Pada tahap perencanaan, Lazismu menghitung biaya pembangunan rumah sederhana untuk Ibu Nur. Tukang disiapkan dan telah bekerja mendirikan tiang-tiang rumah tersebut. Rumah yang akan menjadi hunian ibu yang gagal ginjal ini berdiri di atas sebidang tanah yang luasnya berukuran 5 x 6 meter.

 

Salah seorang warga atas izinnya
berkenan tanahnya dibangun untuk rumah Ibu Nur. Setelah berkoordinasi dengan
divisi fundraising, Rosmala Dewi Devisi, Lazismu memperoleh total penghimpunan
sebesar Rp 15 juta.

Momen
membahagiakan terpancar dari
wajah Ibu Nur, karena pada Jum’at, 4 Oktober 2019, Lazismu
menyerahkan satu unit rumah baru yang berlokasi di kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan
Soreang, Kota Parepare.

 

 
Acara
serah terima Rumah Berkah tersebut diserahkan lansung oleh Erna Rasyid Taufan, selaku
Ketua Lazismu Parepare yang disaksikan oleh Komandan Kodim 1405 Mallusetasi
bersama Ketua Persit Kartika Candra Kirana, Polres Parepare, Camat Soreang dan Lurah
Bukit Harapan. Serah terima ini didukung berbagai organisasi seperti FKPPI, BKMT,
FKCA, Dharma Wanita, PKK, Dekranasda,Pemuda Muhammadiyah, IMM, Nasyiatul
Aisyiyah, dan Ortom Muhammadiyah.

 

Erna
Rasyid Taufan dalam sambutannya mengatakan, semua pihak telah mendukung terealisasinya
program Rumah Berkah. Sehingga di Jum’at berkah kita sama-sama saksikan serah
terima rumah itu. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak
yang telah berdonasi melalui Lazismu, khususnya dari YBM PLN area Parepare yang
bersinergi dengan Lazismu.

 

Ibu
Nur saat menerima rumah berkah tersebut begitu bahagia, senyum merekah menghiasi
wajahnya. Terima kasih banyak Pak, saya tidak pernah membayangkan akan memiliki
rumah. “Dulu saya hanya menempati sebidang tanah dengan bangunan gubuk bekas
pos ronda,” katanya.  (sf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu Salurkan Bantuan untuk 33 Orang Fakir dan Miskin

Belitung – LAZISMU. Oktober kali ini, Lazismu Belitung telah melaksanakan kegiatan penyaluran dana zakat untuk fakir dan miskin. Penyaluran dilaksanakan di kantor Lazismu Belitung Jalan Gegedek, Tanjungpandan pada Selasa, 8 Oktober 2019. Sebanyak 33 mustahik, dengan kategori fakir dan miskin mendapatkan santunan dari Lazismu.

Harun Alrasyid selaku Divisi Program, mengatakan, Lazismu Belitung menyampaikan harapannya, agar melalui kegiatan penyaluran zakat sebagai amanah dari donatur untuk fakir miskin dapat tersampaikan dan tepat sasaran. Karena itu, lanjut Harun, kegiatan ini diselenggarakan rutin setiap bulan.  


Acara
penyerahan dipandu oleh Harun Alrasyid dan Nasrullah yang diselingi dengan
menyampaikan informasi ke warga terkait program-program yang ada di Lazismu
Belitung.

 

Salah
satu penerima manfaat dari program kegiatan ini, Ibu Suryani, mengucapkan
terima kasih kepada Lazismu. Beliau merupakan seorang janda yang hidup
sendirian, untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya bekerja sebagai tukang buruh
cuci dan mengasuh anak. Lewat bantuan santunan ini ibu Suryani sangat terbantu.

 

Harun
alrasyid menuturkan, program lain yang ada di Lazismu Belitung adalah BIEKA. Salah
satu program kegiatan Lazismu Belitung dalam pendayagunaan zakat infak dan sedekah.
BIEKA ini merupakan kegiatan bantuan modal usaha untuk kaum duafa sebagai bagian
dari solusi untuk mengurangi persoalan kemiskinan lewat pemberdayaan ekonomi
produktif. (na)

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Selain Bantuan Kesehatan, Lazismu Tanah Bumbu Sasar Desa Terpencil dengan Mobile Clinic

Banjarmasin – LAZISMU.  Afifah Humairo usianya 5 tahun. Di masa tumbuh
kembangnya, Afifah mengidap Kanker Sel Darah Putih hasil diagnose dokter
spesialis anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Andi Abdurrahman Noor,
Tanah Bumbu, Banjarmasin. Afifah sedang menjalani kemoterapi, namun membutuhkan
biaya transportasi dan akomodasi meski pasien rawat jalan menggunakan BPJS.

Ayah Afifah, sehari-hari bekerja sebagai buruh di sebuah toko di Simpang Empat, Batulicin. Ia tak mampu membiayai berobat anaknya. Untuk makan sehari-hari saja susah. Ayah dua anak ini tetap tabah dan semangat mengantar anaknya berobat.  

 

Baru-baru ini Lazismu Tanah Bumbu, terhubung dengan orang tuanya Afifah ketika di RSUD. Lazismu menggali informasi atas kondisi Afifah dari ayahnya agar dapat memperoleh bantuan dari para donatur, kata Kusuma Danubrata selaku Ketua Development Program Lazismu Tanah Bumbu (9/10/2019). Ketua Lazismu Tanah Bumbu, Ahmad Hamidi, langsung menyalurkan bantuan sebesar Rp 2 juta untuk kebutuhan selama kemoterapi yang pertama setelah pasien pulang dari perawatan.

 

Kusuma
mengatakan, selain bantuan kepada Afifah untuk tahap berikutnya, bantuan lain
juga diserahkan kepada penerima manfaat untuk pengobatan katarak, dan bantuan
persalinan.  Lazismu juga sedang
mengembangkan suatu sistem pembiayaan kesehatan mandiri berbasis syariah dengan
pilot project di Desa Teluk Kepayang,
Kecamatan Kusam Hulu melalui program Natasa (Dana Talangan Desa).

 

Lalu
Ahmad Hamidi merinci kembali bahwa jika donatur semakin kuat kepercayaannya,
maka dapat menitipkan sebagian rezekinya di Lazismu lewat program Natasa.
Tujuannya agar warga di Tanah Bumbu terbantu dengan kehadiran Lazismu, paparnya.

 

Di
kesempatan berbeda, Lazismu Tanah Bumbu juga rutin mengadakan kegiatan
"Mobile Clinic" setiap akhir pekan, khususnya hari Ahad,  di desa-desa terpencil, dengan turun ke kampung
memfasilitasi ibu hamil dengan kegiatan USG dan pemeriksaan KIR Mata gratis.
Kegiatan ini juga terinspirasi dari 13 rekomendasi hasil muktamar Muhammadiyah
dan SDG’s. Acara berlangsung pada pekan pertama Oktober di Desa Sumber Baru,
Angsana. (na)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Ketuk Hati, Bantu Pasien Terdiagnosa Tumor Hidung

Surabaya – LAZISMU. Siang itu, seorang
amil berbagi informasi melalui pesan daring. Isinya memohon dukungan bahwa
dirinya mendapat informasi dari seseorang yang membutuhkan pertolongan, atas
nama Nur Tsuroyah. Intinya seorang Ibu berinisial Duwi dari Bojonegoro, Jawa
Timur, terdiagnosa sakit tumor hidung. Demikian informasi yang disampaikan
salah seorang amil, Imam Hambali kepada sesama amil di wilayah Jawa Timur.

Ibu Duwi adalah pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo Surabaya. Menurut informasi, kata Tsuroyah sudah antre kamar untuk tindakan operasi. Awalnya, selama 4 bulan menunggu antrean, Ibu Duwi belum ada panggilan juga. Pasien tersebut terdaftar di peserta JKN - BPJS kelas 2. Saat ini kondisi Ibu Duwi sudah kehabisan dana untuk biaya pergi ke rumah sakit.

 

Tsuroyah
mengaku tidak mengenalnya, tahu kondisi yang sebenarnya melalui status Facebook
(FB) yang dikirimkan adiknya yang mengeluhkan kondisi Ibu Duwi serta pelayanan
rumah sakit melalui salah satu grup FB warga Surabaya. 

 

Hati
saya tergerak dan berinisiatif untuk membantu agar Ibu Duwi secepatnya bisa ke
RSUD dr Soetomo agar bisa ditangani segera. Selasa 8 Oktober 2019, setelah
berkoordinasi dengan teman (Pak Bambang) yang biasa menangani pasien dan
dibantu ambulans  Lazismu Bojonegoro
pasien tiba di IGD sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.

 

Sayangnya
setelah diperiksa dokter, pasien tersebut belum termasuk bagian dari pasien emergency, sehingga pasien dipulangkan
dengan alasan pasien masih bisa makan bubur. Lanjutnya, pasien sudah masuk
dalam daftar antrian kamar. Hanya diberi obat anti nyeri saja. Lalu disarankan untuk
kembali ke poli rawat jalan esok hari.

 

Tsuroyah
awam dan bukan tim medis. Jadi dirinya tidak tahu pasien dengan kategori
seperti apa  yang dianggap emergency menurut keterangan rumah
sakit. Tsuroyah bertanya, apakah pasien yang masuk IGD dan bisa cepat
mendapatkan penanganan adalah pasien yang nafasnya sudah naik sampai
kerongkongan atau bagaimana ? Wallahu’alam. 

 

Foto
tersebut diambil saat kondisi sebelum dan setelah 4 bulan berjalan. Selama menunggu
antrean Ibu Duwi sudah bolak-balik ke rumah sakit di poli rawat jalan termasuk
untuk transfusi darah karena kadar darahnya (HB) terus menurun.

 

Saat
ini, Ibu Duwi berada di Rumah Singgah. Jika teman-teman ada kelebihan rejeki,
dan terketuk untuk membantu biaya hidup beliau selama berobat di Surabaya,
silahkan inbox saya. Terima kasih.

 

Diakhir
pesan daring, amil itu menyampaikan; maaf saya hanya bisa berbagi info dari
teman mahasiswa di PTM. Mohon sekiranya bisa dibantu, Saya baru buka malam ini.
Semoga bisa menemukan yang juga peduli untuk menolong orang tersebut. (nt)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Setelah Dikhitan, Jaka Siswa Duafa ini Mendapat Kado Khitan dari Lazismu

Batang – LAZISMU. Manfaat khitan
bagi seorang pria agar alat kelaminnya lebih sehat. Dengan dikhitan menjadi lebih
higienis dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Bahkan jika dikhitan pada usia
anak-anak, proses pemulihannya setelah tindakan medis lebih mudah. Sedangkan manfaatnya
dari kacamata sosial terutama bagi yang belum mampu secara ekonomi dapat
dilakukan dengan khitan massal.

 

Di
Kecamatan Limpung, Batang, Jawa Tengah, seorang anak berusia 9 tahun, dari
keluarga tidak mampu pada 10 Oktober 2019, bisa menunaikan khitan di Klinik
Berlian. Siswa kelas 2 sekolah dasar ini bernama Jaka Satriya. Ayahnya, Jumeri,
hanya bekerja serabutan. Jaka anak pertama, buah pasangannya dari Mutiatun
selaku isterinya.

 

Menurut
Abdul Wahab Asyifak, selaku Kepala Kantor Layanan Lazismu Limpung, Jaka
kesehatannya tidak normal. “Seperti penyakit keturunan, sebab orangtuanya juga
mengalami sakit yang sama dengan Jaka,” katanya. Dari sisi kejiwaan ada yang
tidak normal, sangat berbeda dengan anak-anak pada umunya, papar Wahab.   

 

Mengapa
Lazismu mengkhitan Jaka, karena sebagai bentuk kepedulian Lazismu terhadap
kondisi keluarganya yang memang perlu mendapatkan uluran tangan. Bersama
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sempu , Lazismu juga memberikan bantuan tambahan
berupa 1 paket kado khitan sebesar Rp 150 ribu, serta sarung, baju koko, celana
khitan dan dan peci.

 
Tujuan lain mengkhitan Jaka, kata
Wahab, untuk menyampaikan syiar dakwah sosial Lazismu, serta meringankan beban
orang tuanya. Melalui semangat saling berbagi, Lazismu ingin menumbuhkan kepedulian
sosial untuk mewujudkan misinya melalui program ini.

 

Jumeri yang menyaksikan anaknya
dikhitan sungguh bahagia. Ia mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan donatur
yang telah membantu mengkhitan anaknya.  

 

Kantor
Layanan Lazismu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, tergolong masih baru, namun
kiprahnya dalam gerakan zakat di Batang, terbilang mencerahkan. (na)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Peduli Difabel, Lazismu Serahkan Kursi Roda dan Kruk

Madiun – LAZISMU. Kepedulian
terhadap penyandang disabilitas untuk mendapatkan perlakuan yang sama dengan
aksesibilitas merupakan upaya melibatkan mereka untuk berperan aktif dalam
kehidupan sosial, berbangsa dan bernegara. Perlu cara pandang yang sama dalam
merespons penyandang disabilitas agar ada umpan balik yang saling menghormati.  

Hal itu bisa dilakukan dengan melaksanakan sinergi program bersama yang dapat mengangkat kehormatan penyandang disabilitas. Seperti yang dilakukan Lazismu Kabupaten dan Kota Madiun beserta Kantor Layanan Lazismu (KLL) Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun saling bersinergi melaksanakan “Program Pemberdayaan Difable”.

 

Bentuk
kegiatannya dengan memberikan bantuan kursi roda khusus dan alat bantu berjalan
bagi yang membutuhkan. Ketua Lazismu Kabupaten Madiun, Indrik Sustyanto,
mengatakan, salah satu penerima bantuan kursi roda, ananda Reyhan, pada Oktober
2019 ini usianya genap 7 tahun. Reyhan murid TK ABA X Desa Sangen, Kecamatan
Geger, Kabupaten Madiun.

 

Kata
Indrik, setiap hari ke berangkat ke sekolah diantar orang tuanya dengan
digendong. Reyhan selalu dipangku agar bisa duduk mengikuti pelajaran di kelas.
Kursi roda untuk Reyhan diserahkan langsung di rumahnya pada 9 Oktober 2019.
Berkat bantuan kursi roda itu, Reyhan sudah bisa duduk di kursinya sendiri. “Dia
mengikuti pelajaran sekolah dengan mandiri, Reyhan bisa gembira dan tertawa
bahagia saat ibu guru dan teman-teman menyambut kedatangannya,” paparnya.

 

Dalam kesempatan berbeda, Lazismu juga memberikan bantuan alat berjalan berupa
Kruk (red: Egrang)
untuk Ibu Martini yang berusia 43 tahun, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, (10/09/2019). Egrang diberikan Lazismu untuk Ibu Martini agar aktivitasnya sehari-harinya sebagai penjahit. Ibu Martini merasa senang, simpul senyumnya membahagiakan.

 

Syukur
alhamdulillah, ada banyak penerima manfaat yang bisa dibantu Lazismu melalui
program-program sosialnya. Mari kita dukung terus program Lazismu memberi untuk
negeri. Dukungan dan sinergi antar donatur, muzaki, dan pihak-pihak lainnya sangat
berperan dalam memberdayakan mereka yang membutuhkan uluran tangan dengan berkesinambungan.
(Ind/Ad)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross