Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Di Pasar Ini Ibu Sulama Penjual Kopi Menerima Bantuan Pemberdayaan Ekonomi

Tolitoli – LAZISMU. Sore hari Tim Lazismu Tolitoli mengunjungi Pasar Susumbolan (17/1/2020), pasar ini terletak di tepi pantai dan merupakan pasar terbesar di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Tujuan Lazismu datang di pasar itu, mendata para pedagang yang akan mendapat bantuan modal usaha dari program Lazismu dan Alfamart.

Salah satu pedagang yang kami temui, Ibu Sulama (66), yang setiap hari berjualan kue tradisonal dan kopi untuk para pengunjung dan pedagang di pasar. Usianya tidak muda lagi, Ibu Sulama tetap berjualan karena masih harus menghidupi keempat anaknya. Setiap hari dengan berdagang di pasar penghasilannya sekitar Rp 200 ribu. Tentu masih jauh dengan kebutuhan sehari-hari Ibu Sulama dan keluarganya.

Ibu Sulama mengatakan tinggal bersama suaminya yang bekerja sebagai buruh tani di Desa Dadakitan. Perlu waktu tempuh satu jam dari pasar tempat Ibu Sulama berjualan, meski tergolong keluarga tidak mampu Ibu Sulama bukan termasuk keluarga penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) dari permerintah.

Karena faktor usia, bila Ibu Sulama merasa letih harus pulang ke rumah dan juga kondisi keuangan terbatas Ibu Sulama memutuskan bermalam di Pasar memanfaatkan lapak pedagang di pasar untuk istirahat dan kemudian berjualan kembali esoknya.

Ibu Sulama berharap bisa mendapat bantuan modal usaha untuk membeli perlengkapan dapur seperti kompor gas untuk membantu usaha jualannya dan juga meja untuk lapak jualannya agar lebih baik untuk berjualan sehingga dapat meningkatkan penghasilannya.

Fadel Muhammad selaku Sekretaris Lazismu
Tolitoli, mengonfirmasi kepada pedagang sekitar dan petugas pasar bahwa informasi
yang diterima dari Ibu Sulama memang benar adanya dan mereka berharap ada pihak
yang tergerak membantu Ibu Sulama. (na)

 

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Mengayuh Di Jalan Dakwah, Lazismu Serahkan 10 Unit Sepeda ke Santri Ponpes Zam-zam

Banyumas – LAZISMU. Suasana di desa santri Pondok Pesantren Modern Zam-zam Muhammadiyah Cilongok telah banyak berubah sejak berdiri beberapa tahun silam. Seiring dengan inovasi tata kelola dan bangunan fisik pondok, kini Ponpes Zam-zam banyak diminati masyarakat dari dalam dan luar Jawa.

Ponpes Zam-zam berdiri sebagai pusat ilmu pengetahuan dan agama berbasis pesantren modern Muhammadiyah yang telah mencetak generasi yang islami dan unggul. Tercatat 1.358 santriwan dan santriwati saat ini tengah mondok dan belajar di ponpes ini.

Dalam
upaya membangun masyarakat desa di sekitar pondok, Ponpes ini memiliki program
di bidang keagamaan salah satunya para santri diterjunkan ke masyarakat untuk
mengajar TPQ dan membimbing generasi muda supaya lebih kuat dalam ilmu agama.
 

Setiap sore beberapa santri berkeliling ke masjid dan musala di sekitar pondok untuk mengajarkan anak-anak supaya bisa baca tulis Al-Qur'an, dan menguatkan ilmu agama. Derap langkah kaki para santri setiap harinya dapat meninggalkan jejak ilmu bermanfat dalam jalan-jalan desa menuju tempat pendidikan Al-Qur'an.

 
Dengan keterbatasan fasilitas, Ponpes Zam-zam bersinergi bersama Lazismu Banyumas dalam menjalankan kegiatan program TPQ tersebut. Lazismu Banyumas memiliki program bernama Dai Mandiri dengan salah satu kegiatannya adalah penguatan guru TPQ serta Dai Pedesaan.

Program ini sebelumnya telah dijajaki sebagai penilaian. Selanjutnya, Lazismu Banyumas telah menyerahkan 10 unit sepeda untuk para santri pengajar TPQ. Sepeda tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah ( PDM ) Banyumas, Ibnu Hasan dalam acara peresmian gedung kantor PDM Ahad lalu. Sehari setelahnya sebanyak 10 unit sepeda dikirim dan diserahkan langsung kepada santri pengajar TPQ oleh divisi program Lazismu Banyumas, Habib Amrillah.

Habib menyampaikan tujuan program ini untuk memfasilitasi dan menguatkan para santri dalam mengajar TPQ, karena tanpa guru TPQ mustahil anak-anak bisa baca tulis Al-Qur'an selain di sekolah dan lingkungan keluarga. “Para santri masih remaja maka mereka lebih senang bersepeda berkeliling bersama teman-temannya,” tandasnya.

Sepeda-sepeda
itu kini telah berada di tangan para santri yang siap mereka kayuh di jalan
dakwah. Dalam rangka menggembirakan dakwah di desa-desa dan mencetak anak-anak
yang pandai baca tulis Al-Qur'an dan berjiwa Qur’ani. (hb)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

5 Emak-emak Peroleh Bantuan Usaha dari Program Zakat Produktif

Lhokseumawe  - LAZISMU. Pimpinan Daerah 'Aisyiah (PDA) Kota Lhokseumawe bersama Lazismu menyerahkan bantuan modal usaha bagi lima keluarga tidak mampu di Lhokseumawe. Penyerahan berlangsung pada Rabu, 15 Januari 2020 di  kantor Lazismu Lhokseumawe.

Ketua Lazismu Lhokseumawe, Farhan Zuhri, menyebutkan pihaknya memberikan bantuan modal usaha yang langsung berbentuk barang kepada lima ibu-ibu kurang mampu di kota  Lhokseumawe, sebelumnya mereka  sudah di asessment oleh Pimpinan Daerah 'Aisyiah (PDA) Kota Lhokseumawe.

Sementara itu, Ketua PDAKota Lhokseumawe Mutiawati, mengatakan,kerja sama ini bertujuan untuk menguatkan ekonomi emak-emak kurang mampu yang telah kita asessment sebelumnya. Kelimanya adalah Bu Maryati dengan usahanya kelontong, Mastuti dengan usahanya souvenir wisuda, Radhiah dengan usahanya kelontong dan minumanjus, Zunanda Futia dengan usahanya jualan baju, serta Nurul Hayati dengan usahanya jualan jus, mi, dan buah.

Menutup acara penyerahan itu, Farhan mengungkapkan, pada dasarnya kelima emak-emak penerima bantuan tersebut sudah memiliki usaha masing-masing, sehingga Lazismu dan PDAdalam hal ini mendukung mereka untuk mengembangkan usahanya.

Usai
pemberian modal usaha, kepada kelima emak-emak tersebut dipastikan juga akan mendapatkan
pendampingan penilai
an dari ibu-ibu 'Aisyiyah Kota Lhokseumawe agar mereka bisa lebih produktif. (fz)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Gelar Pelatihan Ecoprint, Lazismu Gandeng Bank Aceh Syariah Dorong Pemberdayaan Ekonomi

Bireuen – LAZISMU. Lazismu Kabupaten Bireuen baru saja melaksanakan kegiatan memperkenalkan Program Filantropis Cilik dan Muda kepada setiap murid SD IT Muhammadiyah Bireuen yang dilanjutkan dengan pelatihan Ecoprint dan Clay tepung kokorudan.

Pelaksanaan kegiatan pelatihan bekerjasama dengan PT. Bank Aceh Syari’ah Cabang Bireuen selama 4 hari, dari 20 - 24 Januari 2020 yang berlokasi di Aula Bank Aceh Syari’ah dengan menghadirkan pemateri Pupung Puswita dari Purwokerto, Jawa Tengah.

Ketua Lazismu Bireuen, Fajar Ardiansyah, mengatakan, Ecoprint merupakan salah satu teknik mencetak dan mewarnai dengan memanfaatkan bahan-bahan alami berbasis tumbuhan. Selain itu, proses pewarnaan pada kain tekstil murni memakai bahan herbal dengan cara perebusan. “Teknik ini terbilang ramah lingkungan sehingga bahan-bahannya bersumber dari alam untuk membatiknya,” pungkasnya.

Athaillah A. Latief selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bireuen yang hadir dalam pelatihan mengucapkan terimakasih kepada pihak Bank Aceh Syari’ah Cabang Bireuen yang telah berkolaborasi bersama Lazismu melaksanakan pelatihan Ecoprint dan Clay tepung kokorudan.

 
Athaillah menilai, Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional berkiprah untuk masyarakat melalui pemberdayaan dan  pentasarufan zakat, infak dan sedekah yang produktif. Peluang ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar terus berkembang.

Pelatihan yang mengusung tema “Kreatif, unik & produktif” itu dibuka oleh Wakil Bupati Bireuen, Dr. Muzakkar A Gani SH, MSi,. Dalam sambutannya, Ia mengatakan dengan adanya pelatihan UMKM Clay tepung dan Papercraft diharapkan dapat melahirkan peluang usaha kreatif terutama di kabupaten Bireuen. Masyarakat dapat mengembangkan usahanya dengan mandiri sehingga bernilai ekonomi.

Pimpinan
Bank Aceh Syari’ah Cabang Bireuen, M. Hendra Supriadi
, mengatakan, melalui
pelatihan UMKM Ecoprint
sejatinya dapat meningkatkan keterampilan dalam proses produksi maupun dengan
peningkatan
tata kelolanya. Kami mengapresiasi upaya Lazismu Bireuen yang bergerak
dalam kegiatan kreatif. Mudah-mudahan
setelah pelatihan ini mampu menjadi pelaku usaha
Ecoprint di tempat usahanya masing-masing,”
tandasnya. (fj)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Dengan Tiga S, Lazismu Ungkap Nilai Manfaat Bersedekah di TK Ade Irma Suryani

Lumajang – LAZISMU. Memasyarakatkan sedekah terus digiatkan Lazismu kepada semua pihak termasuk keluarga dan mengerahkan para orang tua dan wali murid di sekolah. Di Lumajang misalnya, Lazismu datang lebih pagi ke kantor dengan mempersiapkan perlengkapan dan langsung bergerak menuju ke lokasi untuk fundraising di Taman Kanak-Kanak (TK) Ade Irma Suryani, di Desa Panggung Lombok, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.

Pukul 09.40 WIB, tim Lazismu Lumajang telah sampai di gedung TK Ade Irma. Di sana sudah hadir para orangtua dan wali murid yang diundang oleh Kepala Sekolah. Mereka berkumpul di ruangan kelas untuk mengikuti pembukaan acara yang dibuka oleh Ibu Guru Siti selaku pembawa acara yang dilanjutkan dengan sosialisasi program oleh Romi selaku Tim Fundraising Lazismu.

Romi menjelaskan pentingnya bersedekah guna membantu sesama yang membutuhkan. Ia pun mulai menjelaskan tentang uang yang ada di saku masing-masing belum tentu sepenuhnya milik sendiri. “Harta yang kita kumpulkan bisa jadi tidak kita bawa mati jika kita meninggal dunia kelak. Harta bisa kita bawa mati, namun ada caranya dengan cara bersedekah,” katanya.

Hadirnya Lazismu lewat program kaleng 3-S (Sehari Sedekah Seribu) ingin memudahkan para donatur, khususnya para ibu, untuk bersedekah semudah mungkin. Di sini, bukan masalah jumlahnya, akan tetapi semangat dan komitmennya yang perlu dilatih.

“Dengan kaleng 3-S ini, tidak perlu jauh-jauh mencari cara untuk bersedekah. Sekarang ada donasi berbentuk kaleng yang siap menerima sedekah Anda. Isi kaleng itu akan diambil rutin setiap satu bulan sekali oleh amil Lazismu,” paparnya


 
Kuswantoro selaku anggota tim Fundraising Lazismu lainnya juga ikut menyampaikan tentang gerakan 3-S ini. “Banyak yang tidak sadar Bu, bahwa hanya dari uang receh para donatur ini, kita telah membantu banyak pihak, seperti pemberian kaki palsu, membantu biaya operasi hernia, memberikan beasiswa Sang Surya, menyantuni fakir-miskin, hingga mengadakan pengobatan gratis di berbagai pelosok desa,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan kepada sesama yang membutuhkan hanya didapat dari recehan yang terkumpul dari para donatur. Oleh karena itu, Kuswantoro mengajak agar orangtua dan wali murid TK Ade Irma Suryani bisa menjadi bagian dengan menjadi donatur program kaleng 3-S Lazismu.

Setelah sosialisasi dilakukan, tidak terduga ternyata semua orangtua dan wali murid TK Ade Irma Suryani bersedia untuk menjadi donatur. Sebanyak 35 kaleng dibagikan dalam acara tersebut.

Laila, Kepala Sekolah TK Ade Irma Suryani juga mengapresiasi program yang sangat bagus ini. Menurutnya, dengan program tersebut sebagai sarana melatih kita, tidak hanya orangtua dan wali murid tapi murid pun bisa dilatih bersedekah dengan adanya kaleng 3-S. Saya berharap kegiatan ini juga bisa membuat banyak orang paham tentang pentingnya bersedekah.

Bila
ada murid di sini yang nantinya membutuhkan bantuan, entah itu beasiswa atau
ketika kami ingin mengadakan acara sunatan massal, TK Ade Irma bisa bersinergi
dengan Lazismu” tuturnya. (kwtr/adit)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Dari Dai Perkotaan sampai Bedah Rumah, Muzaki Lazismu Berbagi Kepedulian

Semarang – LAZISMU. Sejauh mana orang peduli terhadap sesama. Mencari jawaban atas pertanyaan ini tak sederhana yang dipikirkan. Karena permasalahan sosial kemanusiaan tersaji di sekitar kita. Namun jika melihat aktivitas Lazismu Kota Semarang di lapangan, kita akan mendapatkan jawaban itu yang secara intens didukung dengan dana zakat, infak dan sedekah.

Demikian kesan yang ditangkap peserta PPL UIN Walisongo di Lazismu Kota Semarang. Hal itu disampaikan Ari, Koordinator PPL UIN yang telah mengikuti kegiatan Lazismu sejak Senin (6/1/2020). Selanjutnya empat orang peserta PPL UIN akan mengikuti kegiatan di Lazismu hingga satu bulan, sebagaimana dijadwalkan.

Salah satu tugas yang dilakukan meliputi kegiatan renovasi rumah Suyono, salah seorang guru bantu di sekolah dasar di Semarang. Selanjutnya peserta PPL membuat dokumentasi gambar dan video pada setiap kegiatan dan proses renovasi rumah tersebut.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) yang membidangi Lazismu, Yusuf Hidayat, menyerahkan secara simbolis bantuan program Bedah Rumah untuk Suyono, pada Ahad, 19 Januari kemarin. Penyerahan dilakukan di depan jamaah pengajian Ahad Pagi yang dihelat Majelis Tabligh, PDM Kota Semarang.

 
Dalam amanatnya dihadapan jamaah, Yusuf menyampaikan, bantuan ini berasal dari para muzaki yang menunaikan zakat dan infaknya di Lazismu Kota Semarang. Oleh karena itu, dirinya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua muzaki yang telah memercayakan zakatnya di Lazismu.

Di samping itu, Yusuf juga menyerahkan secara simbolis tasaruf program Dai Perkotaan kepada Majelis Tabligh. Program ini dimaksudkan untuk memudahkan PCM, PRM dan AUM yang membutuhkan mubaligh dalam melakukan kegiatan dakwah di lingkungannya.

Yusuf berpesan, Lazismu tengah menggalang dana bantuan kemanusiaan bencana banjir di Jawa Barat dan sekitarnya. Pasca-banjir, aktivitas masyarakat terdampak belum bisa kembali normal, masih banyak sarana umum yang belum berfungsi baik. Lazismu masih memberikan kesempatan kepada donator untuk menyalurkan infak dan sedekah bagi para korban yang terdampak.

Sebagai
kelanjutan pembangunan rumah Suyono, pada Senin, 20 Januari 2020, tim
pembangunan melakukan peninjauan lapangan dan pengukuran untuk memastikan
proses pelaksanaan renovasi berjalan lancar. Rumah Suyono yang berada di ujung
gang buntu tidak memungkinkan untuk bisa dilalui barang masuk hingga lokasi.
Inilah salah satu tantangan yang menjadi daya tarik tersendiri dalam setiap
kegiatan kepedulian terhadap sesama. (cs)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross