Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda
Peringati Hari Jadi Ke-24, Lazismu Belitung Salurkan 70 Paket Santunan Pendidikan untuk Yatim Duafa

Peringati Hari Jadi Ke-24, Lazismu Belitung Salurkan 70 Paket Santunan Pendidikan untuk Yatim Duafa

BELITUNG – Kolaborasi lembaga amil zakat dan pemerintah adalah upaya membangun komunikasi dalam meningkatkan nilai manfaat yang berdampak bagi masyarakat melalui suatu program.

Lazismu Kabupaten Belitung memuwujudkannya dalam agenda Miladnya ke-24, di Gedung Nasional Tanjungpandan pada Sabtu (11/7/2026), dengan mengusung tema “Integrasi Menguatkan Dampak” yang dihadiri lebih dari 200 peserta dan tamu undangan termasuk pemerintah, mitra, organisasi kemasyarakatan, dan keluarga besar Muhammadiyah.

Dalam acara tersebut, dilaksanakan seremoni penyerahan santunan pendidikan untuk anak yatim dan duafa.  Ketua Badan Pengurus Lazismu Belitung, Agus Sulistiadi mengatakan tujuan acara ini untuk memperkuat sinergi antara Lazismu Belitung dengan pemerintah, lembaga, dan mitra strategis dalam membangun kepedulian sosial yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi ini, Lazismu berharap dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan program-program sosialnya. Syukur alhamdulillah, perjalanan dan capaian Lazismu selama ini ditandai dengan tren penghimpunan dan pendayagunaan dana ZISKA yang meningkat dari tahun ke tahun”, paparnya.

Agus menambahkan, peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin besar kepada Lazismu Belitung. Berbagai program unggulan, seperti layanan Indonesia Mobile Clinic, juga telah memberikan manfaat nyata kepada masyarakat yang membutuhkan. Termasuk layanan mobil ambulans untuk warga binaan yang sudah bekerjasama dengan Lazismu Belitung sejak bulan Mei 2026 dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan.

Kehadiran layanan ambulans Lazismu telah dikenal luas dan menjadi salah satu bentuk pelayanan kemanusiaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Belitung, Muhammad Turfan Amir, mengucapkan selamat Milad ke-24 kepada Lazismu dan mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam mendukung program – program inovatif Lazismu.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Belitung Syamsir bahwa nilai penting memperkuat kolaborasi antara Lazismu dan Pemerintah Kabupaten Belitung. Ia menyatakan Lazismu telah menjadi lembaga filantropi yang dikenal luas oleh masyarakat, sehingga sinergi yang lebih kuat akan semakin memperbesar dampak program-program sosial yang dijalankan.

Di tengah rangkaian kegiatan itu, Lazismu Belitung menyalurkan santunan kepada anak yatim dan duafa. Sebanyak 70 paket bantuan School Kit senilai Rp15.000.000 dan bantuan uang tunai kepada anak-anak yatim dan duafa. Para penerima manfaat juga memperoleh paket makan siang yang merupakan dukungan dari para mitra kebaikan Lazismu Belitung.

Dengan peringatan Milad ke-24 ini, Lazismu Belitung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Lazismu berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan sosial serta memperkuat budaya berbagi di Kabupaten Belitung.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Belitung]

SELENGKAPNYA
12 Juli 2026
Salurkan 20 Keranjang Sedekah Botol Plastik Lazismu Depok dan RSKIA Sadewa Suarakan Peduli Lingkungan

Salurkan 20 Keranjang Sedekah Botol Plastik Lazismu Depok dan RSKIA Sadewa Suarakan Peduli Lingkungan

SLEMAN -- Menjaga dan melestarikan lingkungan merupakan tugas setiap orang di lingkungannya masing-masing. Termasuk upaya yang dilakukan oleh suatu lembaga dalam mengelola limbah botol plastik.

Hal itu termanifestasi dari hasil kolaborasi antara Lazismu Depok, Sleman Yogyakarta dan RSKIA Sadewa. Sinergi itu tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, namun juga pada nilai kemanusiaan yang tertuang pada program sedekah botol plastik.

Melalui keranjang sedekah sampah yang ditempatkan pada berbagai titik strategis, masyarakat dapat lebih mudah berpartisipasi dalam mengumpulkan botol plastik bekas, lalu menyalurkan hasil penjualan untuk kegiatan sosial yang lebih bermanfaat luas.

Program ini, kata Muhammad Hafizh Ar-Raiyan perwakilan Lazismu Depok pada Jum’at (10/7/2026), dirancang agar mudah diakses dan dapat melibatkan semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. “Setiap botol yang disedekahkan diharapkan menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan”, ujarnya.

Implementasi program sedekah botol plastik di Kapanewon Depok, sambungnya, menunjukkan perubahan positif yang dimulai dari hal paling sederhana. Dengan mengurangi jumlah sampah plastik yang tercecer, wilayah ini diharapkan menjadi contoh bagi yang lain dalam mendorong gerakan ramah lingkungan yang berbasiskan nilai-nilai sosial-spiritual.

Dalam agendanya, kata Hafizh, Lazismu Depok berencana melakukan evaluasi bertahap, termasuk memantau jumlah botol yang terkumpul. Sehingga ada nilai ekonomi yang dihasilkan, serta manfaat yang diterima oleh pihak penerima.

“Evaluasi ini akan menjadi dasar pengembangan program serupa di tempat lain dengan tetap berpegang pada komitmen serta keberlanjutan dan kebermanfaatan”, pungkasnya dilansir dari laman resmi ibtimes.id.

Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan agar gerakan sedekah botol plastik ini dapat berkembang menjadi program yang lebih luas dan berdampak lebih signifikan. Setiap individu, rumah tangga, dan instansi diharapkan dapat turut berperan aktif menjaga lingkungan.

Target kami keranjang sampah yang berjumlah 20 unit, menjadi awal dari gerakan yang lebih besar. Selama ini sedekah identik dengan memberikan harta-benda kita, tetapi dengan sedekah botol plastik masyarakat akan lebih mudah menerima dan meringankan tumpukan limbah di lingkungannya.

Spirit ini diharapkan menjadi bagian dari budaya baru untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan sesama.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
11 Juli 2026

Tingkatkan Akuntabilitas Dana Umat, Lazismu Melaksanakan Audit Syariah Bersama Kemenag

JAKARTA -- Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) secara resmi memulai rangkaian proses Audit Syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Dimulainya proses ini ditandai dengan pelaksanaan entry meeting di Kantor Lazismu Pusat, Jl. Jambrut, Kenari, Jakarta Pusat, pada Selasa, (7/7/2026).

Audit syariah oleh Kemenag RI merupakan agenda krusial lima tahunan yang menjadi syarat mutlak perpanjangan izin operasional Lazismu secara nasional, bukan hanya untuk tingkat pusat. Sebagai komitmen menjaga kepatuhan syariah (shariah compliance) yang berlapis.

Rangkaian pemeriksaan yang akan berlangsung dari tanggal 7 hingga 24 Juli 2026 ini bertepatan dengan momentum Milad ke-24 Lazismu. Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menegaskan bahwa kepatuhan pada regulasi negara dan penguatan koridor syariat adalah marwah lembaga.

Untuk menghadapi audit skala nasional ini, Lazismu telah melakukan penguatan internal sejak Rakernas 2023, termasuk menyusun pedoman audit syariah komprehensif dan melatih kompetensi para auditor internal di berbagai daerah.

"Pengambilan keputusan teknis kami, mulai dari penghimpunan, tata kelola, hingga distribusi, selalu merujuk pada fatwa MUI, Keputusan Tarjih, dan opini syariah dari DPS (Dewan Pengawas Syariah). Rekomendasi audit empat tahun lalu juga telah kami jadikan pedoman kuat untuk memastikan kesiapan penuh seluruh jaringan Lazismu se-Indonesia dalam menghadapi audit perpanjangan izin ini," ujarnya.

Penanggung Jawab Audit Syariah Kemenag RI, Mohammad Isom, menjelaskan bahwa audit syariah merupakan instrumen pengawasan khas Kemenag yang berfokus pada integrasi hukum Islam dan ekonomi syariah. Audit ini bertujuan memberikan rekomendasi perbaikan, mencegah risiko fraud, serta menjamin bahwa pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) aman secara regulasi, syar'i, dan NKRI.

"Fokus utama pemeriksaan kami mencakup kinerja lembaga, keamilan, efektivitas pengumpulan, hingga ketepatan distribusi. Kami berharap kerja sama yang solid dari seluruh tim dalam penyampaian dokumen agar proses penilaian kelayakan izin operasional nasional ini berjalan lancar dan akuntabel," jelasnya.

Pengendali Teknis Tim Audit Kemenag, Luli Achriyani, menambahkan bahwa ruang lingkup audit akan membedah tiga aspek utama: ketepatan manajemen, pengumpulan, dan penyaluran ZIS-DSKL. Mengingat luasnya jaringan Lazismu, Kemenag telah membagi tim pemeriksa khusus: Muhammad Zaeni (Aspek Manajemen), Wediastri Chalida dan Zulkarnaen (Aspek Pengumpulan), serta Ahmad Rifa'i dan Yulianti Rini Fadilah (Aspek Penyaluran).

Direktur Utama Lazismu Pusat, Barry Adhitya, memastikan seluruh jajaran direksi dan manajer siap menjalankan proses audit mulai pemenuhan dokumen hingga nanti agenda expose hasil audit di akhir Juli mendatang. Tentunya rangkaian proses audit juga akan menjadi sarana belajar dan instropeksi.

Pertemuan entry meeting ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan DPS Lazismu Pusat, Ayi Yunus, demi kelancaran proses audit demi kemaslahatan umat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
8 Juli 2026
Khitan Ceria Lazismu Cilacap Hadirkan Senyum Bahagia bagi 30 Anak di Bulan Muharam

Khitan Ceria Lazismu Cilacap Hadirkan Senyum Bahagia bagi 30 Anak di Bulan Muharam

CILACAP — Manfaat khitan selain untuk kesehatan, juga bermanfaat untuk pembersihan diri sebelum beranjak dewasa. Lazismu Cilacap pada Senin, 6 Juli 2026, menggelar Khitan Ceria di Gedung Dakwah Muhammadiyah Cilacap. Kegiatan ini diikuti oleh 30 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan khitan secara gratis.

Program tersebut hasil kolaborasi antara Lazismu Cilacap, RSU PKU Muhammadiyah Aghisna Kroya, dan Klinik PKU Muhammadiyah Cilacap. Ketua Badan Pengurus Lazismu Cilacap, Sugeng Budhi Handoyo, menyampaikan bahwa Khitan Ceria adalah salah satu ikhtiar Lazismu dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memuliakan anak-anak di bulan Muharam.

Menurutnya, kolaborasi dengan amal usaha Muhammadiyah menjadi kekuatan menghadirkan pelayanan berkualitas dan berdampak luas. “Manfaat lain yang diterima peserta adalah layanan khitan oleh tenaga medis profesional dan paket perlengkapan berupa school kit, uang saku, kaos, sarung, dan peci agar anak-anak semangat mengikuti proses khitan”, jelasnya.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, Habib Ghozali berharap kegiatan khitan massal ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan. "Semoga kegiatan khitan massal ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan sehingga Lazismu semakin dikenal dan dipercaya oleh masyarakat", ujarnya.

Sementara itu, mitra kolaborasi Lazismu yaitu RSU PKU Muhammadiyah Aghisna Kroya dan Klinik PKU Muhammadiyah Cilacap berkomitmen untuk terus bersinergi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.

Melalui Program Muharam Ceria, Lazismu Cilacap berharap semangat berbagi di bulan Muharam tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi para peserta, tetapi juga memperkuat kolaborasi dakwah dan pelayanan sosial Muhammadiyah dalam mewujudkan kemaslahatan umat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Habib Ghozali, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, Untung Kusuma Wardani, Kepala Humas dan Marketing RSU PKU Muhammadiyah Aghisna Kroya, serta Arief Romdlon, Pimpinan Klinik PKU Muhammadiyah Cilacap.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Cilacap]

SELENGKAPNYA
8 Juli 2026
Milad Lazismu ke-24 di Peneleh, Lazismu Jatim Perkuat Program Zakat Regional

Milad Lazismu ke-24 di Peneleh, Lazismu Jatim Perkuat Program Zakat Regional

SURABAYA -- Lazismu Wilayah Jawa Timur secara resmi menegaskan komitmennya memperluas jangkauan penerima manfaat dan memperkuat penetrasi gerakan filantropi di seluruh tingkat daerah.

Penegasan tersebut disampaikan langsung jajaran pimpinan di sela-sela agenda akbar Semarak Milad ke-24 Lazismu yang di kawasan cagar budaya Kampung Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya, Sabtu (4/7/2026).

Ketua Lazismu Jawa Timur, Imam Hambali, mengatakan, momentum milad tahun ini yang mengusung tema "Zakat Semakin Berdampak Nyata" didesain melalui perpaduan antara edukasi sejarah kebangsaan dan aksi sosial. Langkah ini ditempuh sebagai sarana refleksi ideologis bagi pengurus wilayah dalam merevitalisasi semangat pengabdian di level regional.

Rangkaian kegiatan ini diawali pagi hari, pukul 08.00 WIB lewat program Fun Walk for Philanthropy in Historical Area. Puluhan jajaran pengurus, amil, dan kader inti mengikuti aksi jalan sehat terbatas menyisir rekam jejak perjuangan tokoh-tokoh pergerakan nasional pra-1916 di sepanjang lorong Kampung Peneleh.

Jalur napak tilas dirancang khusus mencakup rumah kelahiran mantan Menteri Luar Negeri Roeslan Abdul Ghani, kediaman HOS Cokroaminoto, serta bekas kamar kos para tokoh bangsa seperti Ir. Soekarno, Semaoen, Tan Malaka, Kartosuwiryo, Muso, KH Mas Mansyur, KH Ahmad Dahlan, Douwes Dekker, hingga Agus Salim.

Rombongan yang berjumlah puluhan orang tersebut menyimak pemaparan sejarah secara mendalam dari Kuncarsono Prasetyo, perwakilan Perkumpulan Begandring Soerabaia, sebelum mengakhiri rute di rumah tempat lahirnya Bung Karno di Jalan Pandean IV yang menjadi saksi bisu sejarah tokoh muda pergerakan nasional.

"Napak tilas ini untuk menyerap kembali nilai perjuangan para tokoh bangsa yang dimotori oleh Bapak H.O.S. Tjokroaminoto. Melalui milad ke-24, Lazismu Jatim ingin terus konsisten menebar semangat memberi untuk negeri. Kami berharap budaya memberi ini menjadi gaya hidup kita semua, baik dalam kondisi lapang maupun sempit," terang Imam Hambali, dilansir dari laman resmi lazismujatim.org.

Selanjutnya, pusat kegiatan berpindah ke Lodji Besar, Jalan Makam Peneleh No 44, Kecamatan Genteng. Di lokasi ini, suasana berubah menjadi pesta rakyat kemanusiaan berskala besar yang dihadiri oleh ribuan warga sekitar yang antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai.

Lazismu Jatim bersama Lazismu Kota Surabaya langsung menyalurkan berbagai klaster bantuan, mulai dari layanan posko pemeriksaan kesehatan gratis yang melayani pengecekan tensi darah dan konsultasi medis, penyerahan ratusan paket sembako, santunan tunai bagi lansia duafa dan anak yatim, hingga penyediaan stan kuliner gratis berupa 1.000 porsi bakso dalam rombong makanan.

Seluruh pergerakan program kemanusiaan ini didukung penuh oleh jajaran mitra Lazismu KB Bank Syariah, Bank Muamalat, serta RSU PKU Muhammadiyah Surabaya. Manajemen lembaga juga memanfaatkan momentum ini untuk mengampanyekan gerakan "Ayo Zakat dan Infak" lewat pengeras suara guna mendorong transparansi penghimpunan dana publik yang dikelola secara digital lewat situs resmi Lazis Jawa Timur.

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Muhammad Sholihin, dalam tausiyah menegaskan bahwa penguatan kelembagaan Lazismu di tingkat wilayah harus senantiasa berpijak pada tiga ajaran inti pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Tiga ajaran itu meliputi kewajiban manusia untuk selalu berakar pada akal dan budi, memiliki sifat welas asih, serta mempunyai jiwa pengabdian yang kokoh.

"Lazismu hadir untuk memberi untuk negeri, bukan meminta kepada negeri. Kami mendorong peningkatan tata kelola, evaluasi program yang terukur, dan akuntabilitas publik yang ketat agar tingkat kepercayaan masyarakat Jawa Timur semakin kuat”, tandasnya.

Dengan demikian, dana zakat, infak, dan sedekah yang terhimpun bisa disalurkan secara lebih masif untuk membantu fakir miskin serta anak yatim yang membutuhkan perhatian kita," pungkas Sholihin.

Agenda berskala wilayah ini ditutup secara tertib dan turut dihadiri serta dikawal langsung oleh Wakil Ketua Lazismu Jatim Aditio Yudono, Pimpinan Redaksi PWMU.CO Agus Wahyudi, Ketua Lazismu Kota Surabaya Faishal Haqqi, serta Sekretaris Lazismu Surabaya Ahmad Rosidi.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Dwipa Wijaya]

SELENGKAPNYA
6 Juli 2026

Milad ke-24 Lazismu: Usung Tema "Integrasi Menguatkan Dampak" Guna Wujudkan Ekosistem ZISKA yang Berkelanjutan

JAKARTA – Tepat pada hari ini, 4 Juli 2026, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) memperingati hari jadinya yang ke-24. Sejak didirikan pada 4 Juli 2002, Lazismu terus berupaya mengokohkan komitmennya dalam pemberdayaan umat. Pada milad tahun ini, Lazismu mengusung tema "Integrasi Menguatkan Dampak", sebuah langkah strategis untuk menyatukan gerak langkah kelembagaan demi menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujaddid Rais, menegaskan bahwa integrasi di dalam tubuh Lazismu merupakan manifestasi dari nilai-nilai spiritual dan perintah agama untuk merapikan barisan.

"Integrasi adalah sunnatullah. Terinspirasi dari tauhid yang menjadi pondasi kesatuan ketuhanan, kesatuan penciptaan, kesatuan kemanusiaan. Integrasi menautkan setiap hierarki kelembagaan Lazismu di bawah satu kesatuan sistem," ungkap sosok yang akrab disapa Pak Rais.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dengan tata kelola yang baik dan barisan yang terorganisir, amanah umat dapat dituntaskan dengan maksimal. Integrasi ini bermakna Satu Sistem, Satu Gerak, Satu Tujuan, di mana seluruh aktivitas Lazismu—mulai dari penghimpunan, pengelolaan, penyaluran, hingga pelaporan ZISKA—kini terhubung dalam satu arah kebijakan nasional.

Langkah ini memastikan bahwa Lazismu di tingkat pusat, wilayah, dan daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan. Sinergi ini juga diperluas melalui kolaborasi dengan mitra internal (MLO) maupun eksternal Muhammadiyah, seperti Kemenag, Baznas, dan NGO.

"Integrasi data dan teknologi akan mempercepat pengambilan keputusan, memudahkan pelaporan, serta meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik. Muaranya, bagaimana seluruh integrasi proses ini memberikan kebermanfaatan dan menguatkan dampak yang luas bagi upaya pemberdayaan umat dan kemanusiaan—khususnya pengentasan mustahik menjadi muzakki—serta pembelaan terhadap kaum mustadh'afin yang menanti kiprah Lazismu lebih luas lagi di usianya yang ke-24 ini," tegas Pak Rais.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama Lazismu, Barry Adhitya, memaparkan bahwa arah kebijakan ini merupakan mandat langsung dari Rencana Strategis (RENSTRA) Lazismu 2025-2030.

"Sesuai amanat RENSTRA Lazismu 2025-2030, kami bertekad menghadirkan ekosistem ZISKA yang terintegrasi, berdampak dan berkelanjutan," ujar Pak Barry.

Memasuki usia 3 windu, Lazismu menaruh fokus utama pada penguatan tata kelola, perancangan program yang membawa perubahan nyata dan berkelanjutan, serta peningkatan profesionalitas Amil.

"Integrasi pikiran, perencanaan, dan tindakan Lazismu seluruh Indonesia berbasis teknologi akan semakin menguatkan dampak ZISKA bagi masyarakat dan mampu menghadirkan layanan terbaik," pungkasnya.

Peringatan Milad ke-24 ini menjadi momentum bagi Lazismu untuk memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Semoga Allah Swt senantiasa meridai dan memberkahi segenap langkah perjuangan Amil Lazismu di seluruh penjuru tanah air dan mancanegara dalam menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
4 Juli 2026
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross