Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Perkuat Sinergi Kebajikan, Lazismu dan UPZ PermataBank Syariah Serah Terima Program Pemberdayaan Zakat

BANDUNG -- Bertepatan dengan rangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah ke - 113, Lazismu kembali memperkuat kolaborasi strategis bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PermataBank Syariah. Komitmen ini ditandai dengan serah terima simbolis program-program unggulan yang dilaksanakan di sela-sela agenda Konsolidasi Nasional Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah 2025 di Universitas Muhammadiyah Bandung, Senin (17/11/2025).

Kerja sama kali ini berfokus pada tiga pilar utama pemberdayaan di antaranya pendidikan, dakwah, dan sosial ekonomi. Secara khusus, serah terima program meliputi Program Peduli Guru yang bersinergi dengan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen PNF) PP Muhammadiyah, Pemberdayaan Mualaf bersama Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah, serta Pemberdayaan Ekonomi Difabel yang bersinergi dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah.

Hadir mewakili pihak mitra kolaborasi dalam acara tersebut, Senior Vice President Division Head Sharia Advisory & Governance, Habibullah, serta anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Permata, Jaih Mubarok.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah diwakili langsung oleh Bendahara Umum, Hilman Latief. Dalam kesempatan itu, Hilman mengapresiasi konsistensi PermataBank Syariah dalam menebar kebermanfaatan melalui Lazismu.

"PermataBank Syariah merupakan mitra strategis Lazismu sejak lama. Kabar istimewanya, pemberian zakat dari PermataBank Syariah ini bukan hanya atas nama instansi korporasi semata, namun juga dihimpun lewat karyawannya," ujar Hilman.

Hilman menambahkan, kolaborasi ini merupakan langkah konkret yang sangat baik. "Ini kerjasama yang bagus dalam upaya pemberdayaan yang menyasar para mualaf, sahabat difabel, serta bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan guru," tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas mitra, dalam momen itu Lazismu juga menganugerahkan penghargaan Lazismu Award 2025 dengan kategori "Muzaki Corporate Progresif Tahun 2025" kepada PermataBank Syariah. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas peran aktif sektor perbankan syariah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui dana sosial keagamaan.

Acara serah terima ini menjadi salah satu sorotan dalam Konsolidasi Nasional PP Muhammadiyah 2025, yang menegaskan bahwa gerakan filantropi Islam terus menjadi pilar penting dalam menopang agenda dakwah dan kemanusiaan persyarikatan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
17 November 2025

Tanam 1.000 Bibit Pisang, Lazismu dan MPM DIY Kolaborasi Program Pemberdayaan Untuk Optimalkan Potensi Lokal

KULON PROGO — Lazismu bersama Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan BPRS HIK MCI menanam 1.000 bibit pisang kepok kuning di Dusun Grubug, Kapanewon Nanggulan, pada Ahad (16/11/2025), dalam Program Kampung Berkemajuan.

Turut hadir di acara itu Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, Wakil Ketua PWM DIY Cahyono, jajaran Lazismu DIY, MPM PWM DIY, JATAM DIY, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Nanggulan, Panewu Nanggulan, disambut antusias warga dusun setempat.

Ketua Badan Pengurus LAZISMU DIY, Jefree Fahana, mengatakan bahwa kebun pembibitan pisang kepok kuning di Dusun Grubug kini menjadi pusat pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

“Kebun ini tidak hanya menyediakan bibit pisang, tetapi memanfaatkan seluruh bagian tanaman mnejadi bernilai. Buah, batang, hingga bonggolnya bisa diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomi,” ujarnya. Ia menambahkan, program akan dikembangkan dengan fokus pada penguatan UMKM olahan pisang serta jaringan pemasaran.

Direktur Operasional dan Kepatuhan BPRS HIK MCI, Mushoniful Agustian, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dan mendukung penuh agenda keberlanjutan tersebut. “Kami berharap kegiatan ini memberi dampak ekologis, sosial, dan ekonomi. Semoga bibit yang ditanam tumbuh baik dan menjadi bagian dari ekonomi hijau berkelanjutan,” ungkapnya.

Mushoniful mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin dengan Lazismu, di mana dana zakat dan infak mampu menghadirkan program sosial yang memberi manfaat nyata.

Ketua Jaringan Tanah Air Muhammadiyah (JATAM) DIY, Lukman Johanudin, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang mendukung program penanaman ini. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan praktik islam berkemajuan yang menekankan pemeliharaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kampung Berkemajuan membuktikan bahwa dakwah Islam dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap alam dan penguatan ekonomi warga,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PWM DIY, Cahyono, mengapresiasi langkah Lazismu dan MPM DIY di Nanggulan. “Program ini mengamalkan Risalah Islam Berkemajuan sebagaimana amanat Muktamar ke-48. Dukungan pemerintah menunjukkan bahwa Kampung Berkemajuan adalah program strategis yang layak menjadi percontohan,” ujarnya.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menilai pentingnya mempertahankan sektor pertanian sebagai sumber kemandirian masyarakat. “Petani adalah pejuang yang memastikan kita bisa makan. Tanah wakaf Muhammadiyah yang luas harus dioptimalkan sebelum dialihfungsikan untuk pembangunan,” jelasnya.

Ia membuka ruang kolaborasi lebih luas antara Pemerintah Kabupaten dan Muhammadiyah.

“Jika warga Muhammadiyah membutuhkan pengembangan pertanian, pemerintah siap berkolaborasi. Penanaman bibit pisang ini bukan sekadar simbolis, tetapi langkah memperkuat kesejahteraan dan kemandirian pangan masyarakat,” tegasnya.

Seremonial penanaman 1.000 bibit pisang ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat di Nanggulan. Kolaborasi antarorganisasi Muhammadiyah dan dukungan pemerintah diharapkan dapat menjadikan Program Kampung Berkemajuan sebagai model pembangunan desa berkelanjutan di Kulon Progo dan daerah lainnya.

Usai pelaksanaan rangkaian kegiatan penanaman seribu bibit pohon pisang kepok kuning dilanjutkan pengajian akbar di Masjid Muttaqin, kompleks LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Nanggulan. Sebagai pembicara pengajian, yakni Muhammad Ikhwan Ahada, yang juga Ketua PWM DIY. Warga dusun Grubug, Nanggulan dan sekitarnya antusias mengikuti pengajian tersebut.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu DIY]

SELENGKAPNYA
17 November 2025

Lazismu Targetkan Penghimpunan Rp 801 Miliar di Rakernas 2026 Kalimantan Selatan

BANJARMASIN – Rapat Kerja Nasional 2026, yang diikuti Lazismu Wilayah se-Indonesia, yang berlangsung di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, pada 06 – 09 November 2025 merupakan agenda konsolidasi nasional untuk mempersiapkan agenda gerakan zakat sampai tahun 2030.

Ada banyak hasil keputusan yang diwujudkan salah satunya memperluas jangkauan program Kampung Berkemajuan berbasis kawasan. Program berbasis kawasan itu menurut Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid, dari lima wilayah yang dilaksanakan, sampai akhir tahun ini ada tiga Lazismu Wilayah mulai menunjukan perkembangannya.

Pada rakernas tersebut, informasi lain yang menarik adalah diperkuatnya wacana kepatuhan syariah turut memberikan spirit bagi Lazismu dalam cara pandang terhadap persoalan zakat kontemporer yang tersajikan lewat Seminar dan Lokakarya Dewan Pengawas Syariah (DPS) dengan tema: Transformasi dan Peran DPS Berdampak: Dari Kepatuhan Syariah Menuju Keunggulan Tatakelola dan Kredibilitas Global.

Ketua Dewan Pengawas Syariah Lazismu Pusat, Dadang Syarifudin, mengatakan topik utama yang disuguhkan adalah substansi ilmu syariah yang pada aspek administrasinya merupakan sarana mengontrol proses penghimpunan dan pendistribusian nilai manfaat zakat. Maka, menurutnya aspek tata kelola secara administratif menjadi isu prioritas.

Untuk target penghimpunan, menurut Mujadid Rais, semua Lazismu Wilayah seluruh Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan targetnya seiring dengan penetapan rencana anggaran pendapatan dan belanja Lazismu.

“Target ini meliputi penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, sedekah dan dana sosial kemanusiaan lainnya secara nasional. Alhamdulillah semua perwakilan Lazismu Wilayah di rakernas ini menyetujui dan berkomitmen untuk mengejar target sebesar Rp 801 miliar.” jelasnya.       

Ia mengatakan setiap tahunnnya ada peningkatan sebesar 20 persen. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi penting sejalan dengan tema Rakernas 2026, yakni Penguatan Inovasi Soial yang Terintegrasi, Berdampak dan Berkelanjutan.

Sebagai evaluasi dan pembelajaran, bahwa di tahun 2025, Lazismu secara nasional telah mengumpulkan dana ZISKA mencapai 92 persen. Total penghimpunannya sebesar Rp 582 miliar per September. Selanjutnya diproyeksikan pada Desember akan menyentuh angka Rp 668 miliar. Dari sisi penyalurannya untuk dana ZISKA per September senilai Rp 516 miliar. Sampai Desember diproyeksikan sebesar Rp 620 miliar. 

Lazismu mengucapkan terima kepada segenap stakeholder yang telah berkolaborasi untuk mendukung dan menyukseskan program-program Lazismu di tahun 2025 ini. “Kepada seluruh donatur juga kami sampaikan terima kasih atas kepercayaannya kepada Lazismu sehingga para penerima manfaat dapat merasakan dampaknya,” tutup Mujadid Rais.

{Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
9 November 2025

Kesungguhan Nazar Memantik Pemberdayaan Komunitas untuk Tata kelola Air yang Berkelanjutan   

BANJARMASIN – Proses memperoleh akses air bersih menjadi impian warga dukuh Dlisen, Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen. Kehadiran air bersih berlangsung klimaks berangkat dari nazar seorang warga yang ingin berbagi keberkahan.    

Air bersih adalah kebutuhan hidup dasar yang belum sepenuhnya terpenuhi bagi warga Dukuh Dlisen dan Dukuh Ledok, Desa Kadipiro. Menurut Akhmad Zaeni, Wakil Sekretaris Lazismu Wilayah Jawa Tengah, keprihatinan atas kondisi itu yang pada gilirannya Kampung Berkemajuan hadir memberikan dukungan untuk mewujudkan Impian warga, demikian disampaikan dalam Rakernas Lazismu 2026 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (8/10/2025).  

Berdasarkan informasi yang diterima Lazismu, sebanyak 210 keluarga di dukuh Dlisen dan Ledok masih kekurangan air bersih akibat pasokan air dalam jaringan pipa PDAM sering tersendat. Air tak mampu mengalir di wilayah dataran tinggi. “Saat jam sibuk, kran air mereka hanya mengeluarkan hembusan angin, sementara tagihan harus dibayar sebesar Rp 100.000 - Rp 300.000 per bulan.

Tiba waktunya program Kampung Berkemajuan berjalan pada Juli 2025, melalui dukungan Lazismu Sragen melalui skema bantuan bertahap yang melibatkan pimpinan cabang Muhammadiyah setempat. Dukungan lain datang dari UMS atas interaksi PCM Sambirejo.

Pengembangan instalasi pipa air bersih diperkuat dengan pembangunan tandon air. Akhirnya tiga puluhan warga di dukuh Ledok dapat mengakses air bersih. Ini diilhami nazar seorang warga dari duku Dlisen yaitu Sumanto Al Faris. Nazar itu disambut dengan program yang dimulai dengan pemetaan kebutuhan dan potensi sumber air, dilanjutkan pembangunan jalur pipanisasi menuju bak penampungan berkapasitas 25.000 liter.

“Setelah diuji coba di laboratorium Fakultas Geografi UMS, hasilnya menyatakan air di sumur itu layak konsumsi. Lalu air dialirkan ke rumah warga yang sebelumnya kesulitan air bersih,” jelasnya. Hingga 2025, total air yang sudah distribusi adalah 3.241 m³ ke penerima manfaat. Menariknya air ini, kata dia juga dikemas dalam galon melalui komunitas Anbiya 30 yang sebagian manfaatnya diinfakkan ke Lazismu.

Kendati sebelumnya tantangan geografis menjadi suatu kendala, yang perlu dipikirkan kembali adalah tantangan kesadaran masyrakat untuk melestarikan sumur bor ini karena kapasitas produksi air akan terbatas. Karena itu, menurut Zaeni kolaborasi multipihak harus dilakukan di samping proses perijinan yang kompleks.  

Nilai manfaat program ini telah dirasakan selanjutnya adalah bagaimana keberlanjutan unit usaha Enbia dapat berkembang dan berlanjut untuk mengembangkan pemberdayaan komunitas dari spirit berbagi wakaf air.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]          

Ingin tahu lebih jauh tentang Kampung Wakaf Air, ikuti kisahnya di sini:

  1. Cerita dari Kampung Berkemajuan
  2. ZIS untuk Kampung Wakaf Air - Program Kampung Berkemajuan
SELENGKAPNYA
8 November 2025

Kampung Ramah Lansia, Menggerakan Komunitas Produktif di Usia Senja

BANJARMASIN -- Komunitas Ramah Lansia memanfaatkan circle-nya untuk saling menguatkan. Peran komunitas ini untuk menelusuri seberapa jauh keceriaan dan produktivitas mampu mengusir sepi.  

Mengapa lansia perlu perhatian khusus. Karena problem lansia mencakup masalah kesehatan, tidak produktif secara ekonomi dan kebutuhan akan pendamping. Menurut Wakil Ketua Badan Pengurus Lazismu Jawa Barat, Endang Mahbub, di Indonesia sudah mengalami peningkatan penduduk dengan usia seseorang yang menua seiring dengan naiknya angka harapan hidup.

Demikian disampaikan dia dalam paparan program Kampung Berkemajuan di rakernas Lazismu 2026, pada, Sabtu (08/10/2026) di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Kalimantan Selatan. Endang mengatakan praktik baik program Kampung Berkemajuan di kelurahan Gunung Gede, kecamatan Kawalu, Tasikmalaya, Jawa Barat, merupakan karya nyata tentang lansia berdaya.

Alur program ini cukup Panjang. Sebagai program yang telah ada sebelumnya, Lazismu Wilayah dan Lazismu Kota Tasikmalaya bergerak dengan dukungan Aisyiyah dan warga melakukan asesmen, diskusi untuk menggali informasi dengan mitra program, serta menetapkan model intervensi agar pelaksanaan program ini sesuai dengan kerangka logisnya sehingga dapat dimonitoring dan duplikasi.

Di Tasikmalaya data lansia pada 2025 mencapai 95.838 jiwa. Di kecamatan Kawalu sendiri terdapat 12.142 jiwa. Bahkan kecamatan ini merupakan lansia terbanyak kedua di Tasikmalaya, dengan rentang usia 60-64 sebanyak 33.666 jiwa, dan usia 65 ke atas sebanyak 59.034 jiwa.

Endang mengungkapkan program Kampung Ramah Lansia dimulai pada Juli 2025 sampai Desember 2025. “Target capaiannya pada semester pertama dapat menjangkau 50 orang lansia dengan harapan 20 orang lansia memiliki usaha produktif,” katanya.  Ia optimis program Kampung Berkemajuan dapat berkembang di lokasi berbeda di Tasikmalaya.

Program Kampung Ramah Lansia memliki kegiatan rutin di antara layanan pemeriksaan kesehatan, olah raga dan healing, kajian dan bimbingan agama, pelatihan usaha dan bantuan modal. Kini nilai manfaat dan dampak dari program ini mulai dirasakan para lansia di aspek kesehatan mental dan spiritual serta kesehatan lingkungan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]      

Ingin tahu lebih jauh tentang Komunitas Ramah Lansia, ikuti kisahnya di sini:

  1. Cerita dari Kampung Berkemajuan
  2. Kampung Ramah Lansia - Program Kampung Berkemajuan

SELENGKAPNYA
8 November 2025

MLH, MPM dan MPKSDI Terima Lazismu Award di Rakernas 2026 Kalimantan Selatan

BANJARMASIN -- Sebagai Unit Pembantu Pimpinan (UPP), Lazismu berperan menghimpun dana ZISKA dan mendayagunakannya secara produktif untuk pemberdayaan masyarakat di enam pilar program, yakni pendidikan, kesehatan, sosial dakwah, ekonomi, kemanusiaan dan lingkungan.  

Dalam internal persyarikatan, majelis, lembaga dan organisasi otonom (MLO) merupakan mitra strategis Lazismu dalam melaksanakan program-programnya. Lazismu sebagai fund manager, tentu tidak bisa bergerak sendirian. Lazismu membutuhkan mitra strategis untuk melaksanakan programnya yang terencana dan terukur.

Karena itu, MLO sebagai mitra strategis berperan penting menyukseskan enam pilar program Lazismu dalam satu tarikan nafas gerakan dakwah berkemajuan Muhammadiyah. Pada rakernas 2006 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Jum’at (7/10/2025), Lazismu memberikan penghargaan kepada MLO terpilih.

Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pusat, Gunawan Hidayat mengatakan melalui surat keputusannya majelis lembaga dan ortom yang menerima penghargaan sebagai berikut:

  1. Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah
  2. Majelis Pembina Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah
  3. Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah adalah mitra kolaborasi Lazismu iuntuk pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian melalui Tani Bangkit. Kiprah majelis ini tidak hanya memberdayakan duafa tapi juga kelompok rentan, terutama penyandang disabilitas seperti dalam program telurmoe di Yogyakarta.

Kunci perkaderan dan penjaga ideologi Muhammadiyah menjadi bagian dari program – program MPKSDI. Baitul Arqam merupakan pembinaan ideologi keislaman dan kepemimpinan di kalangan warga dan anggota Muhammadiyah. Bahkan, tak putus membina kader, MPKSDI bersinergi dengan Lazismu tasyarufkan 475 Beasiswa untuk Kader Terbaik di Muhammadiyah.

Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah merupakan mitra kolaborasi Lazismu yang berkomitmen untuk mendorong filantropi lingkungan. Sejalan dengan komitmen Muhammadiyah, MLH dan Lazismu menggerakan literasi lingkungan melalui program lingkungan. Adapun program yang disinergikan di antaranya ALIM (Audit Lingkungan Mandiri Muhammadiyah) dan program lingkungan lainnya yang diselenggarakan bersama Lazismu di wilayah dan daerah.

Pola kemitraan yang dilakukan bersama MLO mengusung program yang mengedepankan islam rahmatan lil alamin dan spirit risalah islam berkemajuan. Peran MLO menurut Gunawan mengintegrasikan dan menggerakkan seluruh komponen Muhammadiyah untuk memajukan umat dan bangsa, baik melalui kegiatan dakwah, pendidikan, ekonomi, lingkungan  maupun sosial.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]     

SELENGKAPNYA
8 November 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross