Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda
Aktivasi Rumah Sakit Lapangan Standar WHO, Lazismu Dukung Layanan EMT Muhammadiyah di NTT

Aktivasi Rumah Sakit Lapangan Standar WHO, Lazismu Dukung Layanan EMT Muhammadiyah di NTT

JAKARTA -- Lebih dari sepuluh hari pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), berdasarkan hasil kaji cepat kesehatan dilaporkan bahwa dampak kesehatan kesehatan meliputi 70 korban jiwa, 876 kasus cedera, dan 38.862 jiwa pengungsi yang tersebar di 7 kabupaten terdampak.

Merespons hal itu, Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) / Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menyusun daftar rosterlist personel kesehatan dan pendukung Emergency Medical Team (EMT) dari unsur Rumah Sakit / Fasilitas Kesehatan Muhammadiyah 'Aisyiyah (RSMA) jejaring MPKU untuk ditugaskan dalam respons kemanusiaan ini.

Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah sedang menyiapkan instalasi lengkap Rumah Sakit Lapangan berstandar WHO di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk layanan kesehatan.  Upaya EMT ini untuk tetap melaksanakan tugasnya di masa tanggap darurat.

Demikian disampaikan Ketua Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah, dokter Corona Rintawan, pada Senin (24/8/2026). Pada intinya memang kita akan merilis penempatan suatu sistem layanan kesehatan (deploy) yang berstandar internasional dalam kondisi darurat pascabencana berupa rumah sakit lapangan.

“Model EMT Type 1 fixed berstandar WHO untuk mendukung operasional Puskemas Dampek, di Manggarai Timur”, jelasnya.  Direncanakan, kata Corona, minimal masa tugasnya selama 30 hari dengan pengiriman sebanyak 2 rosterlist. Rosterlist tersebut memuat sekelompok orang yang tergabung dalam EMT berdasarkan peran dan tugasnya masing-masing di lapangan.

“Masing-masing rosterlist terdiri dari 25 orang yang di dalamnya terdapat penempatan dokter, perawat, bidan, apoteker, psikilog, safety and security officer dan logistik. Jadi EMT ini ada komposisi peralatan dan sumber daya manusia, semuanya sesuai standar WHO”, jelasnya.  

Dalam respons bencana sebelumnya, Muhammadiyah sudah menerjunkan paling tidak enam tim Emergency Medical Team. Tim awal tersebut telah diberangkatkan yang terdiri dari EMT Klinik Muhammadiyah Ende untuk di Dampek, Manggarai Timur, EMT RS PKU Muhammadiyah Bima, Klinik ‘Aisyiyah Kupang, EMT Unismuh Makassar, EMT RS Muhammadiyah Lamongan, dan EMT Klinik Muhammad Ende serta Klinik UNIMOF.

Rumah Sakit Lapangan itu, sepenuhnya didukung oleh Lazismu. Direktur Utama Lazismu Pusat, Barry Adhitya, mengatakan dukungan tersebut dari program Indonesia Siaga yang pendanaannya dari masyarakat Indonesia. “Dana program Indonesia Siaga ini alhamdulillah dapat dimanfaatkan serapannya melalui EMT”, ujarnya.

Dukungan Lazismu terhadap EMT, bukan kali ini saja bahkan sejak EMT dikukuhkan sebagai yang pertama di Indonesia. Alhamdulilah Kemenskes memberikan mandat ini sehubungan dengan dampak yang dialami masyarakat pascabencana gempa bumi di NTT.

Oleh karena itu, kata Barry, ini menjadi peran Lazismu sebagai lembaga amil zakat untuk mendukung sepenuhnya misi kemanusiaan ini dalam program Indonesia Siaga. Lazismu berharap nilai manfaat kegiatan layanan kesehatan melalui EMT dapat dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat yang terdampak langsung.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
26 Agustus 2026
Lazismu Ajak Masyarakat Peduli Penyintas Gempa NTT, Saatnya Mudah Berdonasi via MASA  

Lazismu Ajak Masyarakat Peduli Penyintas Gempa NTT, Saatnya Mudah Berdonasi via MASA  

JAKARTA -- Mendorong perluasan akses bantuan kemanusiaan tidak hanya melalui Pos Koordinasi pada penyalurannya. Dalam menggalang dana kemanusiaan Lazismu memberikan kemudahan akses berdonasi melalui saluran aplikasi donasi digital MASA (Aplikasi Muhammadiyah 'Aisyiyah Super App).

Aplikasi gaya hidup muslim digital resmi milik Muhammadiyah dan populer disebut MASA itu, kini membuka saluran berdonasi untuk warga terdampak pascagempa di Nusa Tenggara Timur. Bagi anggota Muhammadiyah yang telah mengunduhnya berdonasi semakin mudah.

Muhammadiyah melalui gerakan One Muhammadiyah One Response (OMOR), sebelumnya telah menerbitkan surat edaran tentang tentang imbauan Penghimpunan Infak Salat Jumat untuk Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Gempa Bumi di Flores, NTT. Surat edaran tersebut merupakan bagian dari penggalangan dana kemanusiaan yang selanjutnya dipermudah aksesnya untuk berkontribusi melalui kanal donasi digital MASA.   

Direktur Utama Lazismu Pusat, Barry Adhitya, seperti dilansir dalam laman resmi Muhammadiyah, mengatakan kehadiran kanal donasi digital ini adalah tanggung jawab kemanusiaan Lazismu dan menjamin kemudahan masyarakat dalam berpartisipasi memberikan bantuan untuk menjangkau korban bencana.

“Kami memastikan dana yang terhimpun dikelola secara professional dan transparans yang penyalurannya tepat sasaran melalui jaringan kemanusiaan Muhammadiyah. “Setiap donasi yang masuk itu amanah dan diperuntukan kepada mereka yang membutuhkan”, ujarnya.

Terkait kemudahan dalam berdonasi tersebut, Direktur Utama LabMu, Asad Fatchul’ilmi, mengungkapkan bahwa kecanggihan teknologi adalah sarana memudahkan masyarakat dalam melakukan aksi kebaikan, terutama dalam situasi darurat.

“Situasi pascabencana misalnya, informasi yang tersebar tentang kondisi itu menggerakan orang untuk berempati dan lebih mudah membantu, bukan menambah hambatan,” pungkasnya.

Sebagai upaya mendukung gerakan kemanusiaan yang dilakukan Lazismu melalui program Indonesia Siaga, LabMu juga melakukan pemantauan sistem untuk menjaga kelancaran dan stabilitas layanan selama masa tanggap darurat. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan transaksi dan segala kemungkinannya dalam proses berdonasi agar berlangsung aman dan nyaman.

Dalam akuntabilitasnya, Lazismu akan terus menyampaikan informasi perkembangannya kepada publik, terkait jumlah penghimpunan yang masuk, termasuk penyaluran dananya secara berkala. Langkah ini sejalan dengan ketentuan dalam edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang mengamanatkan setiap tingkatan pimpinan untuk melaporkan hasil penggalangan dana kepada pimpinan di atasnya.

Melalui kolaborasi ini, dukungan teknologi, lembaga filantropi, dan jaringan kemanusiaan Muhammadiyah dan akses masyarakat untuk bergotong-royong membantu korban gempa Flores diharapkan jangkauannya semakin luas.

Aplikasi MASA dengan fitur donasi yang ada memberikan solusi kepada masyarakat yang akan berdonasi. Secara digital, aplikasi ini dapat digunakan di mana pun dan kapan pun tanpa harus datang langsung ke masjid terdekat di sekitar rumah.

Secara teknis, dengan mulai berdonasi lewat fitur donasi di aplikasi MASA, yang pertama memilih program kemanusiaan untuk korban gempa NTT, berapa nilai donasi, selanjutnya menyelesaikan pembayaran melalui metode digital yang tersedia melalui gawai.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
26 Agustus 2026
Kado Kemerdekaan untuk Yatim Duafa, Lazismu Pekanbaru Salurkan 86 Paket School Kit

Kado Kemerdekaan untuk Yatim Duafa, Lazismu Pekanbaru Salurkan 86 Paket School Kit

PEKANBARU -- Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya mengisi kemerdekaan dengan aksi peduli terhadap yatim dan duafa dengan memberikan bantuan paket perlengkapan sekolah.

Lazismu Pekanbaru mewujudkannya lewat bantuan pendidikan melalui program Kado Kemerdekaan kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, (22/8/2026), di SMA Muhammadiyah 01 Pekanbaru, Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 90, Kampung Melayu, Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Manager Lazismu Pekanbaru, Fadhulullah Nury, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada delapan belas pihak sekolah yang telah mendukung terlaksananya program tersebut. “Kami sangat senang dan berterima kasih kepada pihak-pihak sekolah yang mendukung kegiatan ini”, paparnya.

Dengan kerja sama ini akhirnya Lazismu bisa bersama-sama memberikan manfaat, membagikan paket School Kit dan santunan kepada peserta didik yatim duafa. Oleh karena itu, kebersamaan ini dalam rangka memperkuat mutu layanan pendidikan. Diharapkan dapat mendorong para siswa dan siswi untuk lebih semangat untuk giat belajar.

Melalui program ini, Lazismu Pekanbaru berharap semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh dalam diri generasi muda, khususnya anak-anak yatim duafa. Dalam kegiatan itu, Lazismu Pekanbaru menyalurkan bantuan sebanyak 86 paket school kit bagi peserta didik tingkat TK dan SD, serta 16 santunan untuk tingkat SLTP dan 15 santunan bagi tingkat SLTA.

Selum prosesi penyaluran bantuan, para peserta didik bersama orang tua mengikuti seminar motivasi “Semangat Mengejar Impian” yang disampaikan oleh Kak Rahmani. Kegiatan motivasi ini diharapkan dapat membangun semangat dan kepercayaan diri anak-anak untuk terus belajar serta berani memiliki cita-cita dan mengejarnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Pekanbaru]

SELENGKAPNYA
25 Agustus 2026
Sepuluh Hari Pascagempa NTT Kebutuhan Mendesak Penyintas Tenda, Makanan dan Air Bersih   

Sepuluh Hari Pascagempa NTT Kebutuhan Mendesak Penyintas Tenda, Makanan dan Air Bersih   

NUSA TENGGARA TIMUR -- Perkembangan situasi pascagempa di Nusa Tenggara Timur telah dimutakhirkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Berdasarkan informasi resmi yang dilaporkan BNPB, pada Minggu (23/8/2026), bahwa terjadi gempa susulan lebih dari 5.000 kali.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat fenomena tersebut hingga Jumat (21/8), pukul 05.00 WIB terjadi sebanyak 5.012 kali. Magnitudo terbesar tercatat M6.2 dan terkecil M1.1. Dari total kejadian, sebanyak 124 gempa susulan yang dirasakan warga di NTT.

Dilihat pada dampak korban jiwa, Pos Pendamping Nasional mencatat korban meninggal dunia sebanyak 87 jiwa hingga Sabtu. (22/8/2026), pukul 16.00 WIB. Jumlah ini bertambah dari angka sebelumnya pada 21 Agustus 2026 sebanyak 78 jiwa.

Dalam laporannya, BNPB merinci bahwa korban jiwa tersebut meliputi 31 jiwa di Kabupaten Manggarai, 30 jiwa di Manggarai Timur, 13 jiwa di Nagekeo, 9 jiwa di Sikka, 4 jiwa di Ngada, 2 jiwa di Ende, dan 1 jiwa di Manggarai Barat. Sedangkan korban luka mencapai total 1.298 orang, dengan rincian 336 luka berat, 61 luka sedang, 895 luka ringan, dan 6 lainnya masih dalam proses pendataan.

Mayoritas korban luka berada di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 643 jiwa dan Kabupaten Manggarai sebanyak 285 jiwa. Jumlah pengungsi sementara juga tercatat mencapai 150.576 jiwa yang tersebar di Kabupaten Manggarai sebanyak 41.427 jiwa, Nagekeo 34.256 jiwa, Manggarai Timur 31.372 jiwa, Manggarai Barat 19.954 jiwa, Sikka 17.587 jiwa, Ende 3.429 jiwa, dan Ngada 2.551 jiwa.

EMT Muhammadiyah Dukung Klaster Layanan Kesehatan

Sementara itu, respons Muhammadiyah melalui MDMC dan Lazismu dalam program Indonesia Siaga, masih terus berkoordinasi untuk mengirimkan bantuan logistik dan tim medis serta dukungan operasional selama masa tanggap darurat. Pos Koordinasi wilayah, tujuh Pos Koordinasi Daerah dan sepuluh Pos Pelayanan terus dioptimalkan untuk membantu warga yang terdampak.  

Berdasarkan laporan resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pada Sabtu (22/8/2026), dalam laman resminya, Emergency Medical Team (EMT) Internasional Muhammadiyah turut diterjunkan membantu korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman.

Tim EMT sudah bergerak karena warga terdampak membutuhkan rumah sakit lapangan. Agus mengatakan sebelum EMT diberangkatkan Muhammadiyah lebih dahulu memberangkatkan tim kesehatan dari amal usaha Muhammadiyah yang terdiri dari Rumah Sakit Muhammadiyah – Aisyiyah (RSMA) dan PTMA. Setidaknya sambung Agud, ada 4 institusi antara lain: Klinik Muhammadiyah Ende, RSM Bima, RSMA di Jawa dan juga dari Universitas Muhammadiyah Makassar.

Sementara itu, informasi terkini dari MDMC, jumlah pengungsi lebih dari 5.000 jiwa mengungsi yang tersebar di beberapa kabupaten. Titik pengungsian terbesar berada di Kabupaten Sikka sebanyak 3.356 jiwa, termasuk di GOR Samador Maumere dan pengungsian mandiri serta pengungsi di Kabupaten Manggarai sejumlah 2.078 jiwa.

Adapun kondisi pengungsian sementar ini dikabarkan banyak warga yang memilih tetap bertahan di luar rumah atau lapangan terbuka karena trauma serta kekhawatiran akibat gempa susulan yang masih berlangsung. Sebagian pengungsi ditampung di fasilitas umum (GOR, lapangan), sementara lainnya membangun tenda darurat secara mandiri di sekitar pekarangan rumah.

Kebutuhan mendesak yang sangat dinanti pengungsi adalah hunian darurat yang terdiri dari tenda keluarga, tenda peleton/pengungsi, terpal, tikar, velbed, dan selimut. Kebutuhan mendesak lainnya adalah bahan makanan seperti beras, makanan siap saji, makanan pendamping ASI serta serta air minum.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
24 Agustus 2026
Lazismu – TNI AL Kodaeral V Surabaya Sosialisasikan Galang Kolaborasi Kemanusiaan Pascagempa NTT

Lazismu – TNI AL Kodaeral V Surabaya Sosialisasikan Galang Kolaborasi Kemanusiaan Pascagempa NTT

SURABAYA -- Penggalangan bantuan untuk penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur merupakan komitmen Lazismu untuk membantu sesama.  Bagi penyintas bencana, khususnya di pulau Flores NTT, uluran tangan kita semua adalah harapan bagi mereka untuk bangkit dari nestapa.

Wakil Ketua Lazismu Jawa Timur, Aditio Yudono, yang membidangi Pendistribusian dan Pendayagunaan, mengungkapkan bahwa kontribusi lembaga amil zakt dalam merespons kebencanaan perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, Lazismu senantiasa bekerjasama dengan berbagai pihak untuk aksi-aksi kemanusiaan dalam program Indonesia Siaga.

"Salah satu bentuk kolaborasinya adalah pengiriman bantuan logistik kemanusiaan ke NTT melalui armada TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral V Surabaya. Lazismu Jawa Timur berkomunikasi dengan Dinas Teritorial Kodaeral V Surabaya dalam upaya pengiriman bantuan kemanusiaan," kata Aditio, pada Kamis (20/8/2026).

Kolaborasi Lazismu dengan TNI AL untuk pengiriman bantuan, kata Aditio, telah dilakukan sebelumnya ketika ada bencana dan peristiwa kemanusiaan, seperti bencana di Sulteng, Sulbar, Kalsel, bahkan pengiriman logistik untuk penyintas di Gaza, Palestina juga menggunakan KRI TNI AL.

Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V Surabaya, Laksamana Muda TNI Ali Triswanto, mengapresiasi aksi bersama ini sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana sangatlah penting dan harus terus dilakukan”, ujarnya. Ali mengatakan, TNI AL menerima bantuan dari masyarakat dan berbagai pihak untuk disalurkan secara langsung kepada para penyintas.

Sampai dengan hari pemberangkatan KRI Teluk Parigi – 539 ke Flores, bantuan kemanusiaan sudah diterima dari beberapa lembaga kemanusiaan di antaranya, Yayasan Buddhist Education Center, Laznas Al-Irsyad Al Islamiyyah, UKM Cyber E-Sport Universitas Terbuka Surabaya, Komcad Matra Laut, AAL, Jalasenastri Ranting F Cabang 1 Kodaeral V, termasuk Lazismu Jawa Timur.

Adapun bantuan yang terkumpul berupa sembako, family kit, perlengkapan sekolah (school kit), perlengkapan bayi (baby kit), perlengkapan mandi, air mineral, dan lain sebagainya. Bantuan telah dikirim ke NTT menggunakan KRI Teluk Parigi-539 Satlinlamil 2 Surabaya. Sementara itu, penerimaan bantuan kemanusiaan masih terus berlangsung.

Masyarakat dapat berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini dengan menghubungi staf Dister Kodaeral V yang ditunjuk untuk mengumpulkan bahan kontak guna disalurkan di NTT.  Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut peduli dan berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.

Melalui pembukaan posko bantuan, Kodaeral V menegaskan komitmennya untuk terus hadir berkontribusi membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus mengajak elemen masyarakat memperkuat semangat kemanusiaan. Setiap bentuk bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Selain berkolaborasi dengan berbagai pihak, Lazismu Jawa Timur juga membuka posko penghimpunan bantuan berupa donasi dan barang logistik. Adapun daftar kebutuhan Logistik Tanggap Darurat Bencana Gempa antara lain, kebutuhan tempat tinggal sementara (shelter), bahan makanan, air bersih, perlengkapan kebersihan dan sanitasi, obat-obatan dan alat perlengkapan untuk penerangan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Jawa Timur/AY]

SELENGKAPNYA
22 Agustus 2026
MDMC dan Relawan OMOR, Respons Karhutla di Sejumlah Wilayah Kalimantan Barat

MDMC dan Relawan OMOR, Respons Karhutla di Sejumlah Wilayah Kalimantan Barat

KALIMANTAN BARAT -- Titik-titik api makin meluas di pulau Kalimantan. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menimbulkan asap tebal berbahaya. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat melalui relawannya melakukan respons bencana terhadap kobaran api yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Respons dilakukan melalui patroli, pengecekan kondisi lapangan, hingga pemadaman untuk mencegah api meluas dan mengancam masyarakat di sekitar lokasi. MDMC Kalimantan Barat mulai melakukan respons sejak awal Juli hingga saat ini (21/08/2026) dengan memantau sejumlah titik yang berpotensi mengalami perluasan kebakaran.

Pengecekan dan pemadaman dilakukan terutama pada titik api yang berada di sekitar permukiman dan fasilitas pendidikan di Kecamatan Sungai Raya. Dalam pelaksanaannya, MDMC berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kubu Raya, BPBD Kalimantan Barat, TNI/Polri, Manggala Agni, serta relawan pemadam kebakaran setempat.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian tim berada di Parit Seruat, kawasan SMA 4 Sungai Raya, belakang Perumahan Taman Bumi Serdam, TPA Rasau Jaya, serta sekitar Kantor DKPP Kubu Raya. Kejadian berlangsung pada 14–22 Juli, 25–30 Juli, serta 4–6 Agustus 2026. Berdasarkan laporan yang dihimpun relawan MDMC Kalimantan Barat, tidak terdapat korban meninggal dunia, luka-luka, maupun hilang.

Bencana kebakaran hutan dan lahan ini merembet dari semak belukar yang terbakar, sementara tidak terdapat Amal Usaha Muhammadiyah yang terdampak. Respons di lapangan melibatkan SAR Muhammadiyah LRB-MDMC Kalimantan Barat, Tim Asesmen MDMC Kalimantan Barat, serta kader IMM Kota Pontianak.

Selain melakukan pemadaman, relawan juga melakukan asesmen untuk melihat kondisi dan kebutuhan di wilayah terdampak. Sejumlah kebutuhan yang diperlukan antara lain masker bagi warga, konsumsi tim pemadam, vitamin, kebutuhan relawan, BBM untuk mesin pemadam dan kendaraan operasional, peralatan pendukung serta mesin pemadam berkapasitas besar beserta perlengkapannya.

Dalam pelaksanaan respons, tim masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Keterbatasan kendaraan operasional dan kapasitas alat pemadam menjadi salah satu tantangan dalam menjangkau dan menangani titik api. Selain itu, belum tersedianya kamera drone untuk membantu identifikasi titik api dan keterbatasan APD relawan.

Melalui respons yang dilakukan, MDMC Kalimantan Barat terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pemantauan dan penanganan di titik-titik karhutla. Upaya ini dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas serta mengurangi risiko terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah terdampak.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/MDMC]

SELENGKAPNYA
22 Agustus 2026
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross