

Salah satu provinsi penerima bantuan yang menjadi titik penyaluran Lazismu adalah Papua Barat. Di tempat ini, mushaf Al-Qur'an dan Bingkisan Ramadhan dibagikan kepada warga muslim Papua di kampung terpencil yang berada di Kabupaten Sorong pada Ahad (17/04). Kawasan tersebut termasuk dalam daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) di Indonesia.
Menurut Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Papua Barat, H. Kamaludin, di Papua Barat terdapat sembilan titik distribusi, dua di antaranya adalah Desa Maibo dan Warmon di Kabupaten Sorong. Tahun ini, Lazismu Wilayah Papua Barat kembali dipercaya untuk menyalurkan 200 paket Bingkisan Ramadhan dan mushaf Al-Qur'an BPKH. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada BPKH.
"Terima kasih kepada BPKH yang telah memberikan bantuan warga muslim Kokoda dan juga di Warmon. Alhamdulillah mereka bisa merasakan bantuan paket Ramadhan 1443 H. Mudah-mudahan ke depannya bisa ditambahkan lagi. Kita doakan semoga seluruh donatur melalui BPKH dimudahkan rezekinya dan diberikan imbalan yang terbaik dari Allah SWT," ucap Kamaludin.
Kamarudin, warga Maibo yang juga merupakan Ketua RT setempat mengucapkan terima kasih atas bantuan dari BPKH yang disalurkan melalui Lazismu Papua Barat ini. "Kami minta syukur alhamdulillah ada bantuan membawa satu bingkisan untuk paket lebaran idul fitri, kami minta terima kasih khususnya kami dari Kampung Maibo. Saya mewakili kepala kampung, saya RT-nya di Kampung Maibo, kami minta terima kasih di masyarakat di Kampung Maibo ini," ujarnya.
Seperti halnya Desa Maibo, Desa Warmon merupakan kampung tempat tinggal warga Suku Kokoda. Di desa ini, setiap sore anak-anak pergi mengaji di masjid dan mushala. Mereka pun memiliki guru mengaji. Masjid dan mushala juga sudah dipakai untuk menunaikan sholat berjamaah lima waktu sehari dengan imam warga setempat. Di tempat ini juga terdapat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Warmon.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Kamaludin]

Manajer Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo menjelaskan, amanah yang diberikan para muzakki ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Ia pun bersyukur Lazismu Kota Pekanbaru dapat kembali berbagi kebahagiaan dengan menyalurkan sembako dan bingkisan Ramadhan kepada para lansia dan dhuafa di kawasan tersebut.
"Alhamdulillah hari ini Lazismu Pekanbaru bisa menyalurkan paket bahagia berbagi sembako dan juga bingkisan Ramadhan kepada lansia dan dhuafa di wilayah RT.05, Kelurahan Pulau Karomah. Ini merupakan amanah yang diberikan dari muzakki untuk disalurkan kepada warga disini. Mudah-mudahan ini bisa membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat," harapnya.
Agung kemudian melanjutkan dengan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para muzakki yang telah menitipkan dana zakat, infak, dan sedekahnya melalui Lazismu Pekanbaru. "Terima kasih kepada muzakki, semoga Allah memberkahi dan melimpahkan rahmat kepada kita semua," tutupnya.
Senada dengan Agung, Rahmah selaku Ketua RT.05, RW.01, Kelurahan Pulau Karomah juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki yang telah memberikan bantuan kepada warganya. "Saya mewakili masyarakat di sini mengucapkan terima kasih kepada muzakki dan Lazismu Pekanbaru yang telah menyalurkan bantuan kepada kami," ujarnya.
Setiap bulan Ramadhan Lazismu Kota Pekanbaru rutin menyalurkan beragam bantuan kepada para penerima manfaat. Hal ini akan terus meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menitipkan dana zakat, infak, dan sedekahnya agar dapat disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya dengan tepat sasaran.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

Pihak pimpinan sekolah yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Jatmiko menyampaikan harapannya agar pengumpulan zakat fitri dapat mencapai 100 persen. "Mudah-mudahan tahun 2022 ini bisa mencapai 100 persen," harapnya.
Untuk penyaluran zakat, Sekolah Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Surakarta menggandeng Lazismu Kota Solo untuk dibagikan kepada mereka yang berhak. Kini telah terkumpul sebanyak 589 bungkus zakat fitri. Proses penghimpunan zakat fitri ini disambut baik oleh para siswa beserta walinya. Hal ini terlihat dari antusiasme mereka dalam menunaikan zakat tersebut.
Jatmiko kemudian mengutip surah At-Taubah ayat 103 saat menjelaskan mengenai delapan golongan yang berhak menerima zakat, dalam hal ini adalah zakat maal. "Delapan golongan yang berhak menerima zakat maal, pertama fakir. Yaitu orang yang tidak mempunyai apa-apa, bahkan untuk memenuhi kehidupan sehari-harinya saja ia susah," jelas Jatmiko.
Kedua, Jatmiko melanjutkan, orang yang berhak menerima zakat adalah orang miskin. Orang miskin memiliki harta tapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. "Ketiga, amil zakat, yakni orang yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat," pungkas Jatmiko.
Sementara itu, salah satu siswa Kelas VI B menyatakan, membayar zakat fitri di sekolah merupakan cara untuk belajar membayar zakat fitri. Baginya, Ramadhan 1443 kali ini menjadi sebuah momentum untuk lebih mengenal syariat zakat. "Alhamdulillah, hari ini bersama temanku Namora Salsabila kelas 6B dan Quinsha Naura Amalia kelas 6A sudah bayar zakat sekaligus praktik jadi amil dan jadi filantropis cilik. Senang bisa bayar zakat bareng teman-teman. Semoga zakat ini diterima Allah," ujarnya.
Kegiatan yang dilakukan oleh Sekolah Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Surakarta ini adalah untuk menjawab tantangan praktik edukasi zakat di kalangan anak-anak. Zakat seringkali lebih menonjol di kalangan orang tua, sehingga banyak generasi milenial yang tidak terlibat dalam kegiatan pengelolaan zakat. Padahal, zakat merupakan bagian dari Rukun Islam dan memiliki manfaat serta keutamaan sosial.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah]

Abah Zaenal, pembawa acara sekaligus sesepuh dari Lazismu Kabupaten Garut menegaskan, banyak yang harus diperhatikan oleh semua orang tua terhadap anak yang belajar Al-Qur'an, karena tidak semua siswa pintar menghafal Al-Qur'an. "Hal ini butuh keterlibatan orang tua, terutama dalam hal pengawasan. Karena kita sadar, di era digital sekarang banyak sekali anak yang tidak mau belajar Al-Qur'an karena banyaknya pengaruh mainan yang membuat anak-anak jauh dari ilmu agama, contoh main hp," tegasnya.
Guna mencegah hal tersebut, Abah Zaenal menghimbau kepada orang tua agar selalu memantau anak-anak sejak dini. Anak-anak dapat diarahkan ke tempat pengajian yang biasa mengajar Al-Qur'an. Ia juga memaparkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun agar anak-anak dari pelosok dapat merasakan kebahagiaan dan tidak merasa terasingkan oleh santri-santri yang ada di perkotaan.
Terakhir, Abah Zaenal berharap agar kegiatan ini dapat menjadi acuan bagi para pengajar di pelosok dan menambah wawasan dalam mendidik anak membaca Al-Qur'an. "Semoga menjadi acuan, terlebih buat para pengajar yang berada di pelosok. Semoga setelah diadakan kegiatan ini semakin bertambah wawasannya dan paham akan cara mendidik anak-anak dalam membaca Al-Qur'an," pungkasnya.
Kegiatan yang dilakukan oleh Lazismu Kabupaten Garut ini bertujuan untuk memperlancar siswa yang belajar mengaji, cepat memahami tata cara membaca Al-Qur'an yang baik dan benar, serta berbagi cara kepada para pendidik agar dapat mengajar membaca Al-Qur'an kepada siswa namun tetap tidak merasa jenuh dan bosan. Dalam acara tersebut juga diadakan berbagai macam kegiatan yang tidak terlepas dari teknik dan cara membaca Al-Qur'an yang baik.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah]

Perwakilan Majelis Taklim Mushola Muttahid, Diah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Kota Pekanbaru yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan di Musholla Muttahid. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lazismu Pekanbaru yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak kami dan untuk memberikan ilmu kepada anak-anak kami karena kami tahu ilmu harus kita gali, tidak bisa kita hanya diam saja," ucapnya.
Diah juga berharap tahun depan Lazismu Kota Pekanbaru bisa kembali melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan di Musholla Muttahid. "Mudah-mudahan tahun depan kita bisa kembali berjumpa dan kegiatan ini tetap bisa berjalan lagi. Kami masih sangat berharap kepada Lazismu Pekanbaru bisa melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan di Musholla Muttahid," harapnya.
Sementara itu, Agung Pramuryantyo, Manajer Lazismu Kota Pekanbaru juga menyampaikan terima kasih serta bersyukur program Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan di Musholla Muttahid bisa berjalan dengan lancar. "Tentu kami dari Lazismu Pekanbaru berterima kasih kepada pengurus Mushalla Muttahid dan ibu-ibu majelis taklimnya yang telah bersedia bekerja sama bersama kami untuk berikhtiar mewujudkan generasi muda yang Qur'ani. Alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat bagi mereka dan memberikan keberkahan bagi masyarakat di sekitar mushalla ini," ungkapnya.
Pesantren Ramadhan tersebut dilaksanakan selama 10 hari, dimulai pada tanggal 9 sampai 18 April 2022. Selama kegiatan tersebut berlangsung mereka diajarkan membaca Al-Qur'an, menghafal Al-Qur'an, berdoa, serta amalan-amalan selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini diakhiri dengan lomba tahfidz putra dan putri untuk anak-anak serta remaja dan lomba bacaan doa-doa harian dan lomba azan.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

Bertempat di Masjid Al-Barkah, sebanyak 120 anak-anak yang mengikuti pesantren kilat selama lima hari menerima manfaat Takjil Tangguh Lazismu. Pada hari terakhir, anak-anak peserta pesantren kilat menikmati Takjil Tangguh bersama para jamaah masjid yang hadir. Bantuan Takjil Tangguh ini diserahkan pada Selasa (19/04).
Ketua Pelaksana Pesantren Kilat, Beny Sadikin mengatakan, para peserta pesantren kilat terdiri dari anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar. Selama lima hari, dari tanggal 15 hingga 19 April 2022, para peserta mendapat materi keislaman dan cara membaca Al-Qur'an yang dibimbing langsung oleh para ustadz dan ustadzah. "Tahun ini merupakan tahun yang ketujuhbelas Kopijak menyelanggarakan kegiatan Ramadhan yang berisi pesantren kilat untuk pembinaan terhadap anak-anak sekolah dasar dalam pendidikan Islam," katanya.
Beny kemudian melanjutkan, "Kami mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada Lazismu atas bantuan dan dukungannya. Semoga pada kesempatan yang lain Lazismu masih tetap mendukung kegiatan-kegiatan ini."
Sementara itu, Nazhori Author selaku penanggung jawab program Takjil Tangguh Lazismu juga mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Kopijak. Lazismu juga mengucapkan terima kasih kepada donatur yang telah memercayakan Lazismu utuk berdonasi.
Nazhori Author juga menyampaikan bahwa pada Ramadhan tahun ini selain melaksanakan program Takjil Tangguh, Lazismu juga menggelar berbagai program lain. Program tersebut seperti penyaluran sembako dan masjid tangguh.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

