Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda
Perdana Melesat Ditransaksi Digital, Muhammadiyah Melalui Lazismu Kelola Qurbanmu di Aplikasi MASA

Perdana Melesat Ditransaksi Digital, Muhammadiyah Melalui Lazismu Kelola Qurbanmu di Aplikasi MASA

YOGYAKARTA -- Nilai transaksi kurban digital memberikan angin segar. Perdana diimplementasikan, aplikasi gaya hidup muslim digital resmi milik Muhammadiyah atau populer disebut MASA, sajikan transformasi layanan yang tumbuh prospektif.   

Pada debutnya di Idul Adha tahun ini, transaksi digital kurban di MASA berhasil membukukan penghimpunan kurban dengan total terdiri dari 13 ekor sapi, 30 ekor kambing, dan 22 ekor domba. Dengan mengelola ratusan juta rupiah transaksi kurban melalui sistem digital terintegrasi, MASA dirancang sebagai transformasi layanan keumatan berbasis teknologi.

Melalui kolaborasi antara LabMu dan Lazismu, Muhammadiyah menghadirkan Qurbanmu di aplikasi MASA untuk membantu masyarakat menjalankan ibadah kurban dengan proses yang lebih mudah, transparans, dan nyaman.

Inisiatif ini tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga memperkuat tata kelola pengelolaan kurban berbasis transparansi dan akuntabilitas. Mewakili Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad, dalam rilisnya (29/5/2026), menegaskan, berkurban melalui MASA di Lazismu merupakan pilihan yang tepat di era digital saat ini.

“Berkurban di Lazismu melalui MASA merupakan langkah tepat untuk kurban di zaman Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 yang terpercaya dan amanah,” ujarnya. Peran LabMu sebagai pengembang ekosistem digital Muhammadiyah menghadirkan infrastruktur teknologi yang memungkinkan proses pengelolaan berjalan lebih terintegrasi dan terukur.

Sementara itu, Lazismu memastikan proses pengelolaan dan distribusi kurban tetap berjalan sesuai prinsip amanah, profesionalitas, dan kebermanfaatan sosial. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah membangun fondasi pengelolaan amanah umat yang lebih modern dan lebih siap menghadapi kebutuhan skala besar di era digital.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Mujadid Rais, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan implementasi digitalisasi kurban melalui aplikasi MASA yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dengan adanya digitalisasi transaksi kurban melalui aplikasi MASA, sungguh menjadi jalan keberkahan bagi semua. Dengan total terhimpun 13 ekor sapi, 30 ekor kambing, dan 22 ekor domba, sinergi dan kolaborasi antara Lazismu dan MASA benar-benar memudahkan para pekurban (mudhohi) untuk menyalurkan kurbannya hanya dengan sentuhan klik di gawainya”, ungkap Mujadid Rais.

Terima kasih atas kepercayaan para pekurban kepada kami, sambung Mujadid Rais. Insya Allah kurban bapak ibu diproses sesuai syariat, dan kurban tersalurkan dengan amanah tepat sasaran kepada yang membutuhkan. Semoga ke depan jumlah penghimpunan kurban dapat terus meningkat dan memberi dampak seluas-luasnya kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk di kawasan 3T, program pencegahan stunting, serta daerah rawan bencana maupun terdampak bencana.

Di tengah meningkatnya adopsi layanan digital masyarakat Indonesia, transformasi pengelolaan kurban dinilai menjadi kebutuhan penting agar proses ibadah dan distribusi manfaat dapat berjalan lebih efisien, lebih terukur, dan menjangkau lebih luas.

Ke depan, Muhammadiyah akan terus memperkuat pengembangan layanan digital keumatan melalui kolaborasi lintas ekosistem agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia. Visi jangka panjangnya membangun ekosistem layanan umat terintegrasi berbasis teknologi yang mendukung berbagai kebutuhan sosial, filantropi, dan ekonomi umat.

Terutama melihat antusiasme masyarakat terhadap layanan kurban digital terus meningkat, terutama dari masyarakat yang membutuhkan proses ibadah yang lebih praktis tanpa mengurangi nilai spiritual dan sosial dari ibadah kurban itu sendiri.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/LabMU]

SELENGKAPNYA
3 Juni 2026
Kolaborasi Program Sedekah Kurban BPKH, Lazismu Salurkan Hewan Kurban di 15 Provinsi

Kolaborasi Program Sedekah Kurban BPKH, Lazismu Salurkan Hewan Kurban di 15 Provinsi

JAKARTA -- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menghadirkan Program Sedekah Kurban BPKH 1447 Hijriah/2026 sebagai wujud komitmen dalam menebarkan manfaat dan kemaslahatan bagi masyarakat Indonesia.

Mengusung tema “Menebar Kebaikan, Menggapai Keberkahan”, program ini menjadi salah satu program unggulan BPKH bersama mitra kemaslahatan yang telah berjalan sejak tahun 2020, tepatnya saat pandemi Covid-19 mewabah. Sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat muslim di berbagai wilayah Indonesia, program ini menyasar daerah terpencil, terluar, tertinggal, dan terdampak bencana.

Program Sedekah Kurban BPKH merupakan inisiatif yang mengintegrasikan ibadah kurban dengan pemberdayaan ekonomi umat melalui sektor peternakan.

Bersama mitra kemaslahatan, program ini terus berkembang dari tahun ke tahun sejak pertama kali dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19 sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat muslim di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil, terluar, tertinggal, dan terdampak bencana.

Pada tahun 2026, Program Sedekah Kurban BPKH dilaksanakan bersama 11 mitra kemaslahatan dengan target penyaluran sebanyak 600 ekor sapi/kerbau dan 700 ekor domba/kambing. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperluas pemerataan manfaat kurban serta memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran di seluruh Indonesia.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Sulistyowati, menyampaikan harapannya agar program ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program ini, kami berharap kebaikan dari ibadah kurban dapat dirasakan secara nyata dan menyeluruh oleh masyarakat di seluruh penjuru negeri.

“Kurban bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menghadirkan harapan, menguatkan kepedulian, dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan hingga pelosok negeri,” terangnya dalam rilis yang disampaikan pada Hari Raya Idul Adha 2026. 

Lazismu sebagai Mitra Kemaslahatan Sedekah Kurban

Di antara sebelas mitra kemaslahatan BPKH dalam Program Sedekah Kurban 2026, Lazismu kembali mendapat amanah dalam penyalurannya. Manajer Kemitraan Lazismu Pusat, Upik Rahmawati mengatakan, dalam pelaksanaannya Lazismu menyalurkan di 15 Provinsi dan beberapa panti asuhan yang layak menerima, yang kegiatannya berlangsung di mulai dari tanggal, 27 – 29 Mei 2026.

“Adapun 15 provinsi ini meliputi, DKI Jakarta, DIY, Jawa Barat, Bengkulu, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, NTT, Jawa Timur, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Aceh (Aceh Tamiang dan Langsa) dan NTB”, kata Upik.

Salah satunya DKI Jakarta, kata Upik memberikan contoh distribusi, bahwa penyaluran program Sedekah Kurban ada di Wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Upik merinci untuk wilayah Jakarta Selatan tersebar di 14 titik yang terdiri dari 2 ekor sapi dan 17 ekor kambing. 

Sementara itu, untuk wilayah Jakarta Barat terpencar di 10 titik, terdiri dari 7 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Wilayah lainnya, sambung Upik, di Jakarta Utara tersebar di 13 titik, terdiri dari 10 ekor sapi, 3 ekor kambing.

Sebaran titik lainnya, kata Upik, ada di wilayah Jakarta Timur, dengan 7 titik distribusi terdiri dari 7 ekor kambing. Terakhir di wilayah Jakarta Pusat, terdiri dari 1 ekor sapi. Selebihnya kata Upik Lazismu juga menyasar panti asuhan di Jakarta, Tulung Agung dan Palu, Sulawesi Tengah.  

“Dalam program Sedekah Kurban BPKH, kami menggandeng mitra yaitu Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) dan musola serta mitra rekomendasi seperti ponpes, yayasan, RT, panti dan MUI Jakarta Barat yang penerima manfaatnya betul-betul membutuhkan”, jelas Upik.

Upik mengatakan, sumber pembiayaan program ini menggunakan nilai manfaat dari pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU), dan tidak berasal dari dana setoran awal jamaah calon haji.

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014, di mana seluruh nilai manfaat akan dikembalikan kepada seluruh umat di seluruh Indonesia dalam kegiatan kemaslahatan, seperti program Sedekah Kurban BPHK ini.

Adapun seluruh program disalurkan secara langsung maupun tidak langsung dengan prinsip syariah, kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transparans, dan akuntabel. Dalam pengemasannya Lazismu dan BPKH menggunakan wadah ramah lingkungan.

Melalui Program Sedekah Kurban BPKH, sambung Upik, diharapkan dapat tercipta penguatan ekonomi umat, pemerataan nilai manfaat kurban hingga kawasan pelosok, peningkatan nilai sosial ibadah, serta penguatan semangat kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
3 Juni 2026
Lazismu Distribusikan Daging Qurbanmu: Sasar Panti Lansia, Santri Tahfidz, hingga Penyandang Disabilitas

Lazismu Distribusikan Daging Qurbanmu: Sasar Panti Lansia, Santri Tahfidz, hingga Penyandang Disabilitas

MATARAM — Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu) sukses menyalurkan daging qurban pada momen Idul Adha, tepatnya pada Sabtu, 30 Mei 2026 atau 13 Dzulhijjah 1447 H. Penyaluran kali ini difokuskan pada masyarakat dengan kategori fakir, miskin, serta para guru ngaji binaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB yang tersebar di wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Tengah.

Salah satu titik sasaran utama distribusi tahun ini adalah Griya Lansia ‘Aisyiyah Mutmainah Al-Manar yang berlokasi di Jl. Energy Gg. Melati 1, Ampenan, Kota Mataram. Pemilihan panti ini didasari atas perannya sebagai wadah pembinaan kesehatan, spiritual, dan sosial bagi para lansia binaan Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Kota Mataram. Karena sebagian besar lansia di panti tersebut sudah tidak produktif untuk bekerja, hal ini menjadi atensi khusus bagi Lazismu dan Aisyiyah untuk menebar kebahagiaan di hari raya.

Saat proses penyaluran di panti, tim relawan mendapati berbagai kisah haru para lansia. Sebagian besar dari mereka diketahui sudah tinggal sebatang kara, dan ada pula yang harus merawat cucunya karena ditinggal merantau oleh keluarganya.

Selain menyasar kelompok lansia, Lazismu NTB juga mendistribusikan daging qurban kepada para santri di Rumah Tahfidzul Qur'an Al-Anshori yang berada di Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Penyaluran kepada santri ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat qurban yang lebih luas. Para santri yang tengah berjuang menghafal Al-Qur'an dipandang sebagai aset umat yang berhak mendapat dukungan, sehingga qurban tidak sekadar menjadi ibadah personal, tetapi juga sarana memperkuat pendidikan Islam guna membangun generasi Qur'ani yang unggul.

Secara keseluruhan, Lazismu NTB mencatat rincian penerima manfaat yang terdiri dari 15 orang kategori fakir, 168 orang kategori miskin, dan 57 orang kategori fi sabilillah. Penyaluran ini juga menyasar para Mustahik Tetap Lazismu di wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat. Untuk menjaga higienitas, seluruh daging qurban dikemas menggunakan wadah plastik atau thinwall.

Proses penyaluran qurban tahun ini juga merekam kisah unik dan menyentuh di wilayah Lombok Barat. Daging qurban turut diserahkan kepada salah satu penerima manfaat penyandang disabilitas tunarungu dan tunawicara, yang sehari-harinya berjuang menyambung hidup sebagai pemulung atau pencari barang bekas.

Program yang menghadirkan kepedulian sosial ini mendapat apresiasi positif dari mitra dan masyarakat. Ketua PD 'Aisyiyah Kota Mataram yang juga bertindak sebagai PIC, Hj. Nurhasanah, menyambut baik terobosan tersebut.

“Kami dari PDA KOTA Mataram sangat senang dengan terobosan yang dilakukan oleh Lazismu dengan memperluas sasaran untuk Griya Lansia ‘Aisyiyah Mutmainnah Al Manar. Alhamdulillah kehadiran Lazismu memberikan secercah kebahagiaan bagi lansia pada moment hari raya qurban. Semoga sinergi ini berjalan terus. Aamiin,” ungkap Hj. Nurhasanah.

Kebahagiaan senada turut dirasakan oleh para penerima manfaat. Siti Munayah, salah seorang warga panti di Griya Lansia Mutmainah, menyampaikan rasa syukurnya.

“Penyaluran daging qurban oleh LAZISMU memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terutama bagi Griya Lansia ‘Aisyiyah Mutmainah Al Manar. Distribusi yang tepat sasaran membuat kami merasakan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial benar-benar hadir di tengah masyarakat. Semoga program qurban LAZISMU terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” tuturnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
1 Juni 2026
Markicabs Institute - Lazismu Gelar Pelatihan Jurnalistik Fotografi, Ketekunan Kuncinya Pesan Komika Dzawin  

Markicabs Institute - Lazismu Gelar Pelatihan Jurnalistik Fotografi, Ketekunan Kuncinya Pesan Komika Dzawin  

TANGERANG SELATAN – Seni fotografi tak pernah surut dari peminatnya. Seiring dengan munculnya platform kompilasi hasil jepretan kamera, fotografi dalam aplikasi digital bisa bernilai seni yang menjual.       

Kelas pelatihan fotografi menjadi salah satu medium yang tepat untuk berlatih dan mengasah kemampuan seseorang dalam menjinakan lensa kamera. Seperti kelas fotografi dan jurnalistik yang diselenggarakan Markicabs Institute Batch 3 yang dibuka pada Minggu, (31/5/2026), di Coffee Shop Titik Singgah, Tangerang Selatan.

Kegiatan ini merupakan kerja sama penting antara Markicabs Institute dan Lazismu Pusat. Dalam acara pembukaan, Rektor Markicabs Instititute, Dzawin Nur Ikram, mengatakan bahwa para peserta yang mengikuti pelatihan ini membutuhkan ketekunan dalam mengikuti pelatihan. Ia juga tak segan "membuang" orang yang dirasa tidak serius mengikuti program pelatihan ini.

"Kita akan mengeluarkan orang yang malas di sini. Buat apa kita mempertahankan mereka yang tidak serius. Jangan pernah berkumpul sama orang-orang yang malas, itu bisa menular," tegas Dzawin menyampaikan pesan.

Komika asal Bogor ini juga menuturkan bahwa kelas Jurnalistik dan Fotografi ini diharapkan menjadi pijakan awal para peserta yang hendak menggeluti dunia penulisan dan seni fotografi lebih luas lagi nantinya.

Sebetulnya, sambung Dzawin, kelas dasar jurnalistik dan fotografi bisa jadi pondasi. Bila jurnalistik telah menjadi bagian dari kemampuan kompetitif, maka akan membentuk kerangka berpikir kalian. Sedangkan seni fotografi harus diketahui teknik dasarnya, seperti mengenal segitiga eksposure dan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Shira Sahira, perwakilan dari Lazismu, mengaku senang bisa berkolaborasi dengan Markicabs Institute dalam pelatihan ini. Menurutnya, hal ini sejalan dengan gerakan filantropi yang diusung Lazismu yang selalu mendukung kegiatan-kegiatan serupa.

"Sebagai perwakilan Badan Pengurus Harian (BPH) Lazismu merasa cukup senang karena bisa terlibat dalam acara Markicabs Institute. Sebenarnya Lazismu sering memberi dukungan bantuan untuk pelatihan seperti ini," ucapnya.

Pada sesi diskusi, bersama alumni batch sebelumnya, seperti Bonar Manalu, Mulud Hidayat dari angkatan batch 1, hingga Nawi Alkaf angkatan batch 2, semua peserta berbagi cerita dan pengalamannya. Apa perubahan yang didapat seusai mengikuti kelas ini ke depannya.

Dengan pengalaman yang diperoleh, kata Alkaf, ada nilai yang didapat secara ekonomi sehingga dapat menambah uang jajan dan bisa bayar sewa kos. Dalam artian, bisa kerja dari ilmu yang saya dapat lewat pelatihan ini.

Pandangan lain disampaikan Bonar, bahwa kita harus punya tujuan yang jelas dalam mengikuti pelatihan ini. Ia juga mengimbau jangan sampai ikut hanya karena ada nama "Dzawin" yang kental di Markicabs Institute.

"Sayang nantinya jika tidak punya tujuan yang jelas, ini akan buang-buang waktu untuk hal yang gak jelas. Harus punya tujuan setelah ikut dan mau apa selanjutnya. Jangan sampai ada yang ikut hanya karena ada Dzawin, lebih baik mengundurkan diri, dan itu tidak bakal ngaruh” tutup Bonar.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
1 Juni 2026
Sasar Komunitas Muslim di Mancanegara, Lazismu Salurkan Hewan Kurban di Dua Madrasah Palawan Filipina

Sasar Komunitas Muslim di Mancanegara, Lazismu Salurkan Hewan Kurban di Dua Madrasah Palawan Filipina

FILIPINA -- Komunitas muslim di Desa Rio Tuba, Kabupaten Bataraza, Provinsi Palawan, Filipina begitu bahagia. Pasalnya, pada hari raya Idul Adha 1447 H, Lazismu mengirimkan hewan kurban berupa satu ekor sapi.

Kegiatan diawali dengan penyembelihan dan pendistribusian daging daging segar kurban kepada keluarga muslim dan masyarakat yang membutuhkan di Palawan, Filipina. Sebanyak 100 penerima manfaat menerima paket daging segar kurban yang disalurkan secara langsung oleh panitia dan relawan.

Penanggung jawab program, Ketua Muhammadiyah Philippines, Nhelbourne K. Mohammad, mengatakan pelaksanaan program ini berlangsung pada 29 – 31 Mei 2026, bertepatan dengan perayaan Idul Adha.

“Lokasi kegiatanada di dua titik, yaitu Madrasah Al-Qurtuba, Desa Rio Tuba, Kabupaten Bataraza, Provinsi Palawan, Filipina dan Madrasah Antipuluan, Kabupaten Narra, Provinsi Palawan, Filipina”, kata Mohammad.

Mohammad mengatakan, program Qurbanmu Bahagiakan Sesam aini bekerja sama dengan Palawan Da’wah Committee (MILF). Pada hari pertama, sebanyak 100 penerima manfaat menerima daging segar kurban di madrasah yang dihuni para santri.    

Pada hari kedua, kegiatan silaturahim dilaksanakan dengan jamuan kurban, yang melibatkan partisipasi santri, pengasuh dan guru, dan masyarakat sekitar di lingkungan Madrasah Al-Qurtuba, Desa Rio Tuba, Kabupaten Bataraza, Provinsi Palawan.

“Jumlah peserta yang menerima manfaat dari program Qurbanmu Lazismu terdiri dari santri putra berjumlah 33 orang, asatidz putra sebanyak 10 orang, santri putri sekitar 28 orang dan asatidz putri sejumlah 8 orang,” terangnya.

Di hari terkahir, kegiatan berlanjut dengan melakukan silaturahim dan jamuan serupa di Madrasah Antipuluan, Kabupaten Narra, Provinsi Palawan, yang diikuti oleh santri sebanyak  50 orang dan asatidz putri sejumlah 3 orang.

Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahim untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menghidupkan syiar dan nilai-nilai Idul Adha di kalangan masyarakat muslim setempat.

Atas nama Muhammadiyah Philippines dan Palawan Da’wah Committee, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada saudara-saudara Muhammadiyah Indonesia, khususnya LAZISMU, atas amanah hewan kurban berupa 1 ekor sapi yang telah disalurkan kepada masyarakat muslim di Palawan, Filipina.

Bantuan ini telah memberikan kebahagiaan dan manfaat yang besar bagi para santri, asatidz, dan masyarakat penerima manfaat di wilayah Kabupaten Bataraza dan Kabupaten Narra, Provinsi Palawan.

Sementara itu, Koordinator Program Qurbanmu Lazismu Pusat, Rizky Saragih, mengatakan, program ini juga memperkuat nilai solidaritas, kepedulian sosial, serta ukhuwah Islamiyah di antara sesama muslim.

Program Qurban Internasional 2026, telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Muslim di Palawan melalui pembagian daging segar kurban dan kegiatan jamuan bersama. Selain memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,

Puji syukur, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan masyarakat menyambut program ini dengan penuh antusias dan rasa bahagia. Tidak hanya di Filipina, Lazismu juga menyalurkan kurban untuk warga Palestina.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
1 Juni 2026
Warga Terdampak PSN Berjuang Tanpa Henti, LHKP dan Lazismu Salurkan 20 Hewan Kurban Berbagi Kebahagiaan

Warga Terdampak PSN Berjuang Tanpa Henti, LHKP dan Lazismu Salurkan 20 Hewan Kurban Berbagi Kebahagiaan  

PURWOREJO -- Warga desa Wadas pasca-penambangan batu andesit untuk pembangunan bendungan Bener, aktivitasnya tak seproduktif dulu. Tambang Andesit telah mengubah kebun dan lahan subur jadi lubang-lubang galian.

Nasib warga Wadas tak bisa diprediksi di kemudian hari. Nasib serupa dialami warga lainnya yang mengalami ketidakadilan ekologis seperti Pakel di Banyuwangi, Pracimantoro di Wonogiri, Pulau Rempang di Kepulauan Riau, serta Sagea di Kabupaten Halmahera Tengah.

Semua warga tersebut wilayahnya terdampak konflik sumber daya alam. Bahkan merembet menjadi konflik agraria dan krisis lingkungan yang berkepanjangan yang mengakibatkan mata pencaharian mereka terganggu.

Pada hari raya Idul Ahda 1447 H, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang berkolaborasi dengan Lazismu berbagi kebahagiaan. Lazismu memercayakan 20 ekor kambing kurban melalui LHKP untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak krisis ekologis. Penyembelihan dan pendistribusian daging segar kurban dilaksanakan pada 28 Mei 2026.  

Ketua LHKP PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh dari Lazismu. Ia menyatakan bahwa Idul Adha mengajarkan makna pengorbanan, solidaritas, dan keberpihakan kepada mereka yang lemah dan tersingkirkan.

“Melalui kurban yang difasilitasi oleh Lazismu, Muhammadiyah berupaya hadir membersamai warga yang terus mendapat tekanan, kerentanan sosial, kriminalisasi, hingga potensi kehilangan mata pencaharian”, tuturnya.

Krisis yang dialami warga di lima wilayah itu sangat kompleks. Di Wadas, misalnya, masih konsisten berhadapan dengan rencana penambangan batu andesit untuk bendungan Bener. Dalam kondisi berbeda, warga Rempang terancam relokasi akibat Proyek Strategis Nasional (PSN).

Hal yang sama dirasakan masyarakat Sagea karena ancaman kerusakan ekologis akibat industri tambang nikel di kawasan karst. Sementara itu, Warga Pakel dan Pracimantoro terus berjuang di tengah kusutnya tata kelola sumber daya alam di daerahnya.

Menyapa Warga, Menyerap Aspirasi

Mewakili Lazismu, Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah, David Efendi yang turun langsung ke beberapa wilayah penerima manfaat di Jawa Tengah memastikan Amanah kurban Lazismu tepat sasaran. Kehadirannya untuk berdialog langsung dan menyerap aspirasi warga di akar rumput.

Davis mengatakan, kunjungan pertama dilakukan pada Jumat, 29 Mei 2026, ke Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, yang kemudian dilanjutkan pada hari Sabtu, 30 Mei 2026, ke Desa Wadas, Kabupaten Purworejo.

Program Qurbanmu Bahagiakan Sesama mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Warga bergembira karena mendapat dukungan moral lewat program kurban di tengah perjuangannya mempertahankan kelestarian desa.

Selama proses penyaluran daging segar kurban, tim di lapangan turut menyaksikan kuatnya aspirasi warga yang terekspresikan di ruang publik. Seperti tulisan “Tolak Pabrik Semen” di Pracimantoro. Kondisi yang sama di Desa Wadas lewat semboyan “Wadas Melawan: Jaga Alam, Jaga Masa Depan”.

Realitas tersebut menjadi bukti nyata bahwa konflik ini menyentuh hati terdalam antara manusia dengan alam dan ikhtiar menjaga dan melestarikan alam bagi generasi mendatang.

Kurban dari para donatur Lazismu ini diharapkan menjadi pesan yang kuat bahwa ibadah sosial harus mampu menghadirkan empati dan membangun keberpihakan nyata terhadap masyarakat yang selalu berada di garis terdepan dalam menjaga kelestarian alam.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/LHKP]

SELENGKAPNYA
1 Juni 2026
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross