Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Gubernur DKI, Jalin Kerja Sama dengan 21 Lembaga, Organisasi dan Perusahaan Atasi Banjir

Jakarta – LAZISMU. Banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya saat menjelang pergantian
tahun direspons Gubernur DKI Jakarta dengan menjalin kerja
sama dengan sejumlah
lembaga amil zakat, NGO dan organisasi perusahaan. Di balai kota, Jum’at, 3
Januari 2020, Anies Baswedan mengundangnya untuk melakukan penandatanganan
kerja
sama (MoU) menanggulangi bencana banjir yang terjadi di beberapa titik Ibu Kota.

Sebelum melakukan penandatanganan, dalam sambutannya, Anies menyampaikan izin mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada semua pihak yang hadir untuk memilih turun tangan, bukan sekadar turun angan. Anies menilai, mengapa kita kumpul semua, karena mengajak bersama-sama untuk melakukan kebaikan. Di Jakarta banyak orang baik karena orang-orang baik di sini memilih untuk kebaikan.

Tanggung jawab kami bukan sekadar pemerintah melaksanakan kewajiban menyelamatkan warga negara. Tanggung jawabnya memfasilitasi saudara-saudara kita untuk berbuat baik. “Jika pemerintah tidak memfasiltasi itu karena yang memiliki informasi, data adalah pemerintah,” katanya.

Kita memilih memfasilitasi dengan harapan bisa menjadi manfaat. Yang hari ini sedang menjadi korban, siapa mengerjakan apa dan kapan, di mana semua dikumpulkan di sini, kata Anies. Anies melanjutkan, untuk itu kita berkomunikasi agar tidak ada friksi.

 

Setelah sambutan, penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan satu-persatu oleh masing-masing utusan lembaga dan organisasi yang disaksikan oleh Kepala BPBD DKI Jakarta, Subejo. Isi perjanjian ini dalam pelaksanaannya berisi komitmen penanganan tanggap darurat bencana banjir mulai dari evakuasi, logistik, layanan kesehatan, komunikasi teknologi informasi, sampai dengan laporan penggunaan dana, monitoring dan evaluasi.

Perjanjian kerja sama berlaku untuk jangka waktu 6 bulan terhitung sejak waktu penandatanganan. Anies berharap, dengan kolaborasi kita bisa bekerja dengan cepat, efisien, dan masyarakat merasakan manfaatnya.

Adapun 21 lembaga, organisasi dan perusahaan yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, sebagai berikut:

1.   Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta

2.   Rumah Zakat

3.   Yayasan Wahana Visi Indonesia

4.   Yayasan Kita Bisa

5.   Palang Merah Indonesia

6.   PT Grab Teknologi Indonesia

7.   PT Aplikasi Karya Anak Bangsa

8.   PT Virtual Online Exchange

9.   Yayasan Jakarta Amanah Mulia

10. Mandiri Amal Insani Foundation

11. Lembaga Amil Zakat Al-Azhar

12. Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat

13. Yayasan Pkpu Human Initiative

14. Kamar Dagang dan Industri Indonesia

15. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya

16. DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia DKI Jakarta

17. Yayasan Turun Tangan

18. Hotel Borobudur

19. Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah

20. Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Bekasi dan Sekitarnya Tak Luput dari Terjangan Banjir

Jakarta – LAZISMU. Januari 2020, diawali dengan musibah banjir. Banjir menggenangi
wilayah yang cukup luas di wilayah Jabodetabek. Demikian disampaikan Agus
Wibowo selaku Kapusdatinkom yang diterima Lazismu dalam pesan elektronik pada
Rabu, 1 Januari 2020. 

Dalam pantauan BNPB sebagaimana dalam keterangannya, ada 169 titik banjir di seluruh wilayah Jabodetabek dan Banten. Titik banjir terbanyak berada di Provinsi Jawa Barat 97 titik, DKI Jakarta 63 titik dan Banten 9 titik.

Rinciannya disampaikan bahwa di Provinsi Banten mempunyai 9 dengan cakupan Kota Tangerang 3 titik dan Tangerang Selatan 6 titik. DKI Jakarta mempunyai 63 titik dengan rincian Jakarta Barat 7 titik, Jakarta Pusat 2 titik, Jakarta Selatab 39 titik, Jakarta Timur 13 titik, dan Jakarta Utara 2 titik.

Sedang di Jawa Barat mempuyai 97 titik banjir dengan rincian antara lain, Kabupaten Bekasi 32 titik, Kota Bekasi 53 titik dan Kabupaten Bogor 12 titik. Menurutnya, dapat disimpulkan, wilayah yang paling terdampak banjir adalah Kota Bekasi (53), Jakarta Selatan (39), Kab. Bekasi (32),  dan Jakarta Timur (13).

 
Kedalaman banjir tertinggi sebesar 2,5 m terjadi di Perum Beta Lestari, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi. Sedang genangan dengan kedalaman 1 - 2 m terdapat 49 titik.

Berdasarkan pantauan Lazismu sendiri, selepas subuh pada 1 Januari 2020, debit air di Kanal Banjir Timur, kawasan Pulogebang, Jakarta Timur meningkat drastis. Pulogebang yang berbatasan dengan daerah Bekasi, ada sejumlah rumah warga yang sudah terendam banjir dengan ketinggian sepaha orang dewasa. Di perumahan Harapan Baru misalnya, ketinggian air juga melebihi lulut orang dewasa termasuk di perumahan Harapan Baru Regency.

Di sepanjang jalur Banjir Kanal Timur terutama yang berdekatan dengan Kelurahan Pulogebang, warga perumahan sekitar mengevakuasi kendaraannya hingga sampai jembatan. Hingga hari ini, debit air di Kanal Banjir Timur masih tinggi meski tak setinggi di hari pertama. (na).     

 

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu – MDMC Jatim Kirim 4 Dokter dan 12 Relawan Tanggap Darurat Banjir ke Jabodetabek

Surabaya – LAZISMU. Banjir besar yang terjadi pada kawasan Jabodetabek, di awal tahun 2020  menimbulkan banyak kerugian baik materil dan non materil. Korban jiwa diperkirakan yang meninggal di hari kedua mencapai 50 orang. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengabarkan potensi terjadinya hujan masih akan berlangsung
dengan intensitas yang bervariasi
.

Merespons bencana banjir itu, Muhammadiyah mengerahkan relawan untuk masa tanggap darurat membantu para korban sesuai kebutuhan di lapangan. Pos induk tanggap darurat berada di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jl Menteng Raya 62 Jakarta Pusat yang dikoordinasikan melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Indonesia.

Di Jawa Timur, MDMC sendiri, menurut M. Rofii selaku Ketua MDMC Jawa Timur, menindaklanjuti instruksi gugus tugas OMOR (One Muhammadiyah One Response). Karena itu, MDMC Jawa Timur yang didukung penuh Lazismu memberangkatkan tim relawan bantuan ke Ibu Kota Jakarta pada Sabtu, 4 Janauri 2020.

Menurut Lazismu Jawa Timur, tim yang diberangkatkan terdiri dari 4 orang dokter, 10 orang Relawan SAR (Search and Rescue) dan 2 manajemen Posko beserta beberapa unit mobil SAR dan perlengkapannya.

Tim relawan tersebut akan bergabung dengan entitas MDMC-OMOR dari berbagai wilayah dan daerah serta akan ditugaskan di beberapa titik terparah yang terendam banjir di Jabodetabek. Tim juga akan membawa serta berbagai logistik bantuan seperti ransum kemanusiaan, sembako, obat-obatan, selimut, alat kebersihan dan alat kesehatan.

Mereka
akan bertugas
kurang lebih selama satu
minggu
. Jika
situasi masih memungkinkan untuk berada di lapangan seuai kebutuhan maka masa
tugas akan diperpanjang dan dilakukan penambahan personil dari Jawa
Timur
secara bergantian. (adt)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Tim Relawan Muhammadiyah Prioritaskan Layanan Kesehatan Penyintas Banjir di Bekasi

Bekasi
– LAZISMU
. Memasuki hari ke empat
setelah
banjir di Jabodetabek jelang pergantian tahun, tim kesehatan Muhammadiyah melakukan penanganan di wilayah terdampak di antaranya Pasar
Baru, Puri Nusaphala, Villa Nusa Indah, Pondok Gede Permai dan Pesona Mahkota
yang berada di kawasan Bekasi.

Pada Jum’at kemarin, Muhammadiyah menerjunkan 7 orang tim kesehatan untuk lakukan survei lokasi untuk melengkapi data di wilayah terdampak. Adapun hasil kajian tim kesehatan Muhammadiyah setelah survei bahwa masih banyak lokasi terdampak yang belum mendapatkan pelayanan secara optimal.

Di hari berikutnya, Sabtu, 4 Januari 2020, tim kesehatan Muhammadiyah telah memberikan pelayanan kesehatan di Pondok Gede Permai dengan jumlah penyintas 49 orang yang dilayani dan di daerah Duren Jaya sebanyak 35 orang dilayani. Dua wilayah tersebut mengindikasikan tren penyakit berupa demam, vulnus, hipertensi dan gangguan pada kulit.

Dokter dari RSIJ Pondok Kopi, Syilvianti selaku tim kesehatan Muhammadiyah di lokasi banjir mengatakan beberapa fakta di lokasi. “Dari kasus - kasus yang kita temui di dua tempat variasi tren kasus yang banyak diketahui antara lain kasus luka - luka (luka lecet, tusuk, robek) tampak saat bersih - bersih warga banyak tidak pakai alat pengaman” ungkapnya.

Selama surveitim kesehatan Muhammadiyah terkendala oleh akses jalan yang tertutupi oleh lumpur dan puing - puing pasca banjir. Selain itu, tim juga kesulitan untuk menghubungi koordinator lapangan di wilayah terdampak sehingga menghambat proses melakukan pelayanan kesehatan.

Dilaporkan dari beberapa wilayah terisolir, tim relawan Muhammadiyah telah mendirikan pos kesehatan di antaranya di Puri Nusaphala, Pondok Gede Permai dan Vila Nusa Indah. Beberapa warga di perumahan Mahkota juga sudah memulai kembali kegiatannya. Namun untuk pelayanan kesehatan yang didapatkan oleh warga belum terpenuhi dengan baik, bahkan jumlah anak terjangkit diare juga terus bertambah. Selain itu bantuan logistik bagi penyintas juga belum terpenuhi secara optimal.

Dokter Syilvianti menyatakan,kondisi rumah warga saat ini terendam oleh lumpur dan puing - puing bekas banjir “warga bersatu padu membersihkan rumah masing - masing, memulihkan tempat - tempat umum untuk tempat sementara penerimaan bantuan logistik,katanya.

Untuk saat ini tim kesehatan Muhammadiyah sedang mengupayakan pendirian pos pelayanan kesehatan dan melakukan serah terima bantuan logistik kepada petugas pendistribusian di tiap pos pelayanan. Adapun kebutuhan mendesak bagi penyintas saat ini adalah perlengkapan bayi seperti popok bayi dan pemberian makan bayi juga dukungan kepada ibu menyusui, pakaian dalam bagi wanita, alat kebersihan, karpet, terpal, sepatu boot, persediaan cairan infus dan obat - obatan, serta selang untuk membersihkan lumpur. (sapari/azza)

Fotografer : Tim media MDMC

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Andalkan Transportasi Berkuda, Relawan MDMC Antar Bantuan ke Kawasan Terisolir

Bogor –
LAZISMU
.
Pos
pelayanan
Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Indonesia di Kampung Parigi, Desa
Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor
, Rabu kemarin mengandalkan kuda
sebagai alternatif transportasi
mengangkut
logistik ke
kawasan terisolir pasca banjir dan longsor beberapa waktu lalu (7/1/2020). S
eorang kader Tapak Suci asli Bogor yang bermukim di Serang, Fajar Suryani, memeroleh tiga ekor kuda untuk aksi tanggap
darurat ini
.

Dengan berkuda relawan MDMC Pos Layanan Parigi mengangkut logistik berupa obat-obatan, hygiene kit dan sembako. Jarak tempuh dari Pos Layanan Parigi ke kawasan terisolir itu dengan berkuda kurang lebih 15 km. Desa Cisarua sebagai lokasi tujuan sejak awal terjadi longsor menjadi desa terjauh yang sulit diakses dengan kendaraan.

Sepanjang perjalanan kuda tersebut mendapat sambutan yang antusias dari warga yang selama ini terisolasi oleh longsor. Fajar Suryani sebagai pemilik kuda ikut langsung mendistribusikan logistik sampai Kampung Pojok.

Sepanjang perjalanan dengan berkuda, tantangan medan yang berat dan ekstrim menjadi cerita tersendiri. Jalur yang dilalui adalah jalur alternatif yang sebenarnya jalan kampung berupa gang-gang sempit, pematang sawah dan lereng bukit terjal, untuk menghindari jalur jalan utama yang longsor dari Balai Desa Harkat Jaya menuju desa-desa yang lebih jauh letaknya.

Ketua MDMC Kabupaten Bogor, Nana Muljana mengatakan, ide penggunaan kuda sebagai alat angkut logistik
ke desa-desa terisolir di Kecamatan Sukajaya
berangkat dari kondisi medan yang cukup ekstrim. 

“Melihat kondisi di lapangan dengan medan yang sangat terjal salah satu kader Muhammadiyah alumni Muallimin Muhammadiyah Leuwiliang, Fajar Suryani bersedia membantu mengangkut logistik menggunakan kuda,” katanya.

Selanjutnya Nana menyampaikan selain sebagai alat angkut ternyata di lapangan, kehadiran kuda menjadi hiburan tersendiri bagi warga kampung-kampung yang menjadi jalur perjalanan kuda karena belum pernah ada kuda masuk ke daerah mereka.  “Alhamdulillah, kehadiran kuda sebagai alat angkut logistik ini mendapat respon positif dari warga,” pungkasnya.

 
Bersamaan dengan penyaluran bantuan logistik, relawan MDMC Pos Layanan Parigi juga menerjunkan tenaga kesehatan dari RSIJ Sukapura sejumlah 4 personil untuk menjalankan pelayanan medis di Pos Pelayanan Kesehatan (posyankes) MDMC di Kampung Pojok Tengah, Desa Cisarua, Sukajaya.

Tim medis ini, tim medis ketiga setelah hari sebelumnya dikirimkan tim medis dari Klinik PKU Muhammadiyah Leuwiliang sebagai tim perintis posyan dan tim medis RSIJ Pondok Kopi, sebagai tim medis utama. Tim medis dari Klinik PKU Muhammadiyah Leuwiliang hanya menjalankan tugas merintis pendirian pos, kemudian pada sore harinya kembali ke Leuwiliang.

Sedangkan tim medis RSIJ Pondok Kopi akan menjalankan tugas hingga 5 hari mendatang bersama tim medis RSIJSukapura. Sehingga Posyankes MDMC di Kampung Pojok ini akan dijalankan oleh dua tim untuk melakukan pelayanan tetap dan keliling di Desa Cisarua. Mengingat Desa Cisarua sebagai desa terdampak paling ujung dan terisolir di dalamnya ada 10 kampung dengan wilayah yang luas.

Sumber:
(Sapari-MDMC)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Pelatihan Amil Lazismu Kabupaten Tasikmalaya 2020

SINGAPARNA–Indonesia, dengan populasi penduduk beragama Islam sangat besar, menyimpan potensi zakat, infak dan shadaqah (ZIS) yang sangat besar. Potensi akan tanpa arti jika tak ada yang mampu menggalinya.

Atas dasar itu, antara lain, Lembaga Zakat, Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kab. Tasikmalaya menggelar pelatihan pengelola ZIS. Acara ini terselenggara di Aula SMA Muhammadiyah Singaparna, Sabtu-Ahad (4-5 Januari 2019).

Sekitar 50 orang warga Muhammadiyah se-Kab. Tasikmalaya, yang terdiri atas perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan amal usaha Muuammadiyah (AUM), mengikuti kegiatan dengan tema “Membangun Profesionalitas Amil Berkemajuan”.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Kh. Acep Thohir Fuad, Ketua Baznas Kabupaten Tasikmalaya.

“Sejauh yang kami ketahui, untuk wilayah Priangan Timur, belum pernah ada Muhammadiyah yang mengadakan acara pelatihan semacam ini. Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan, karena ternyata Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya mampu melakukannya,” ujar Dedi Efendi, ketua panitia pelaksana kegiatan.

Di lain pihak, Ketua LazisMu Jawa Barat Zaini Abdul Malik; menginformasikan bahwa potensi zakat Indonesia yang terserap masih sangat kecil. Hal tersebut dikarenakan, sekurang-kurangnya, oleh dua hal.

“Pertama, rendahnya kesadaran masyarakat untuk membayar zakat, terutama zakat mal, bukan zakat fitrah. Kedua, karena faktor pengelolaan zakat itu sendiri yang jauh dari profesional,” papar Zaini.

Dengan demikian, terang Zaini lebih lanjut, adalah tugas amil memberi penyuluhan hingga menyadarkan masyarakat akan kewajiban membayar zakat. Selanjutnya, menunjukkan bahwa amil mengelola zakat dengan benar dan profesional.

Profesionalitas pengelolaan zakat menjadi penting, supaya para muzakki tidak kehilangan kepercayaan. Jika tidak ada kepercayaan, muzakki malah akan mengelola zakatnya sendiri, sehingga tidak berdampak pada pembenahan tatanan sosial.

“Tapi perlu dipahami juga, bahwa profesionalitas itu bukan berarti besar-kecilnya upah; melainkan kesesuaian dengan pengetahuan dan ketentuan yang semestinya,” tambah Zaini.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross